Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:30 WIB. Huawei - Startup asal AS, CNEX Labs tuding eksekutif Huawei curi rahasia perusahaan.
  • 20:28 WIB. Grab - Grab akan kenalkan GrabCar Premium, mobilnya lebih istimewa.
  • 20:27 WIB. Grab - Pemprov DKI Jakarta sediakan shelter untuk GrabBajay.
  • 20:25 WIB. Grab - GrabBajay resmi mengaspal di jalanan ibu kota Jakarta.
  • 20:25 WIB. Grab - Layanan skuter listrik GrabWheels akan hadir di Bandara Soetta.
  • 20:24 WIB. Facebook - Mantan bos Facebook, Alex Stamos sarankan Mark Zuckerberg mundur.
  • 20:23 WIB. Huawei - Sistem operasi Huawei siap gantikan Android tahun ini.
  • 20:17 WIB. Grab - Grab kenalkan solusi perjalanan bisnis terbaru dari Grab for Business.
  • 20:15 WIB. Huawei - ARM ikutan putus hubungan dengan Huawei.
  • 20:14 WIB. 5G - China nikmati jaringan 5G mulai 1 Oktober.
  • 20:13 WIB. Adobe - Adobe Premiere Rush tersedia untuk Android.
  • 20:12 WIB. NASA - Tahun depan, NASA ingin kirim makhluk hidup ke Deep Space.
  • 20:10 WIB. Kemenkominfo - Jualan online terjegal pembatasan medsos, Kemenkominfo minta maaf.
  • 20:09 WIB. Kemenhub - Kemenhub rancang tata cara recall kendaraan.
  • 20:08 WIB. Internet Mati - Kemenkominfo bantah isu internet mati malam ini.

Butuh untuk Mobilisasi, Ratusan Warga Palu Bongkar Penyimpanan BBM di SPBU

Butuh untuk Mobilisasi, Ratusan Warga Palu Bongkar Penyimpanan BBM di SPBU - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Hasil pantauan di seputar Kota Palu, Minggu (30/9/2018) pagi, menunjukkan aktivitas ratusan warga terdampak gempa berada di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dan terpaksa mengambil Bahan Bakar Minyak (BBM) karena sangat membutuhkan untuk keperluan mobilisasi dan transportasi.

Kepala LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah, Rolex Malaha via telepon melaporkan bahwa sejak Sabtu malam, atau pada malam kedua setelah gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter yang berpusat di Kabupaten Donggala, puluhan kilometer dari Kota Palu, ibukota Sulawesi Tengah, masyarakat kian sulit mendapatkan pasokan listrik dan BBM, dan berbagai kesulitan dalam mendapatkan logistik.

Para warga yang mengambil BBM di SPBU-SPBU menuturkan terpaksa karena SPBU tak ada yang beroperasi, lantaran tak ada pasokan listrik.

Selain itu, kebutuhan BBM sangat tinggi, sehingga terpaksa warga berinisiatif mengambil BBM dari SPBU-SPBU dengan cara membongkar tempat penyimpanan BBM dan menyedot secara manual dengan selang-selang.

Para warga membawa jerigen sebagai tempat dari BBM yang mereka ambil dari berbagai SPBU.

Kondisi di SPBU di Jalan Moh Yamin atau tak jauh dari Posko Satgas Khusus Penanggulangan Bencana yang berada di halaman kediaman dinas Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, misalnya, banyak warga mengantre untuk mengambil BBM dari SPBU itu.

Pemandangan yang sama terlihat di berbagai SPBU di Kota Palu. Situasi warga masyarakat yang tampak ingin cepat-cepat mendapatkan BBM dan kondisi bak penampungan BBM yang terbuka terlihat sangat berisiko bila ada percikan api, akan mengundang bahaya kebakaran.

Rolex melaporkan, dalam perbincangannya dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei bahwa saat ini memang sangat dibutuhkan BBM untuk mobilisasi berbagai kendaraan dan peralatan operasional.

Misalnya petugas Basarnas perlu menyusuri seluruh wilayah yang terdampak gempa di Palu dan Donggala dan memberikan berbagai bantuan dan evakuasi korban.

Selain itu, masyarakat juga membutuhkan pasokan bahan makanan dan minuman. Kondisi yang amat terbatas dan belum adanya kelancaran dalam pasokan bahan makanan dan minuman serta toko-toko banyak yang belum buka, membuat sebagian warga juga terpaksa mengambil berbagai bahan makanan dan minuman dari toko-toko serba ada.

Gubernur menyebutkan saat ini terdapat sekitar 14.300 orang di Kelurahan Kawatuna yang mengungsi dan tersebar di 60 titik lokasi pengungsian, seperti di kantor Gubernur, kantor Wali Kota, halaman bandara, lapangan-lapangan, berbagai tempat ibadah.

Disebutkan pula bahwa warga masyarakat masih trauma setelah gempa dahsyat mengguncang di daerah itu dan hingga kini masih terjadi serentetan gempa susulan, meskipun dengan guncangan yang relatif kecil tetapi tetap terasa.

Kondisi itu juga membuat warga masyarakat masih berpindah-pindah dari tempat tinggalnya yang sudah rusak terdampak gempa ke tempat-tempat pengungsian.

Rolex Malaha juga melaporkan bahwa banyak jaringan telekomunikasi yang masih terganggu.

"Signal jaringan banyak yang mati, dan baru ada di sebagian kecil tempat seperti di Posko Satgas Bencana," katanya.

Rolex juga menuturkan, belum ada kontak dengan rekan-rekan dan keluarga rekan di LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah.

"Sesaat sebelum kejadian gempa, saya mendapat kabar dari wartawan Adha Nadjemudin bahwa istrinya akan keluar dari rumah sakit setelah sekian lama dirawat, tetapi kemudian terjadi gempa, hingga saat ini belum ada kontak lagi," katanya sembari menambahkan bahwa kampung halaman Adha berada di Donggala utara yang merupakan wilayah pusat gempa.

Rolex dan keluarganya masih mengungsi di Kelurahan Kawatuna.

Tingkat kerusakan yang terjadi di Kabupaten Donggala dan Sigi parah, namun belum ada laporan mengenai korban dan tingkat kerusakan karena hambatan jaringan komunikasi.

Karena itu prioritas utama satgas saat ini adalah pencarian dan penyelamatan serta penanganan pengungsi. Cukup sulit, kata Wilem, untuk memenuhi makanan siap saji dari Kota Palu untuk para pengungsi, sehingga harus mendatangkan ribuan dus makanan dari Surabaya, Jawa Timur.

Jenazah korban masih disimpan di rumah-rumah sakit dan sebagian sudah dijemput oleh keluarganya. Menurut Wilem, korban tewas pasti masih bertambah karena banyak reruntuhan gedung, seperti hotel-hotel besar, ruko, gudang, perumahan dan lain belum bisa disentuh pencarian.

"Kami kesulitan mengerahkan alat-alat berat untuk mencari korban di bawah reruntuhan gedung karena jalur jalan menuju Kota Palu banyak yang rusak," ujarnya.

Tag: Gempa Palu, Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Rolex Malaha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.81 3,849.95
British Pound GBP 1.00 18,451.29 18,260.82
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,092.94
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,586.00 14,440.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,022.04 9,915.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,858.33 1,839.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,570.33 10,458.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,263.39 16,099.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.31 3,442.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,233.53 13,097.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6032.696 93.060 633
2 Agriculture 1370.530 9.038 21
3 Mining 1649.204 16.278 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.627 12.743 71
5 Miscellanous Industry 1239.630 17.875 46
6 Consumer Goods 2382.807 22.091 52
7 Cons., Property & Real Estate 444.574 2.807 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1101.266 30.131 74
9 Finance 1217.684 24.828 90
10 Trade & Service 796.572 4.890 156
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 478 590 112 23.43
2 POLA 940 1,145 205 21.81
3 IIKP 56 66 10 17.86
4 BEEF 164 189 25 15.24
5 HITS 570 650 80 14.04
6 RDTX 6,000 6,800 800 13.33
7 MBTO 126 139 13 10.32
8 CNTX 535 590 55 10.28
9 OKAS 150 165 15 10.00
10 MPRO 620 680 60 9.68
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 171 112 -59 -34.50
2 BMSR 130 86 -44 -33.85
3 MKNT 165 116 -49 -29.70
4 KONI 282 214 -68 -24.11
5 ARTA 486 380 -106 -21.81
6 POOL 2,780 2,260 -520 -18.71
7 INCF 312 254 -58 -18.59
8 DUTI 5,600 4,600 -1,000 -17.86
9 JSPT 1,245 1,040 -205 -16.47
10 BAYU 2,030 1,735 -295 -14.53
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,770 3,850 80 2.12
2 MNCN 950 1,030 80 8.42
3 TLKM 3,540 3,660 120 3.39
4 BBCA 27,300 28,025 725 2.66
5 BMRI 7,300 7,575 275 3.77
6 JPFA 1,360 1,400 40 2.94
7 JAYA 140 130 -10 -7.14
8 TAMU 4,810 4,830 20 0.42
9 PTBA 2,850 2,880 30 1.05
10 MAMI 135 132 -3 -2.22