Portal Berita Ekonomi Rabu, 08 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 3,18% di akhir sesi II.
  • 13:30 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,27% terhadap Poundsterling pada level 1,2299 USD/GBP.
  • 13:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,50% terhadap Euro pada level 1,0837 USD/EUR.
  • 13:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,14% terhadap Yen pada level 108,91 JPY/USD.
  • 13:12 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.645 USD/troy ounce.
  • 13:11 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 32,75 USD/barel.
  • 13:11 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 25,13 USD/barel.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 3,16% di akhir sesi I.

Marak Investasi Ilegal, Apa Upaya OJK?

Marak Investasi Ilegal, Apa Upaya OJK? - Warta Ekonomi
WE Online, Bogor -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menurunkan 40 satuan tugas waspada investasi untuk menghentikan aktivitas investasi ilegal yang ada di daerah.

"Kita menurunkan satgas waspada investasi agar semua aktifitas investasi ilegal yang masuk dihentikan terlebih dahulu sebelum merugikan masyarakat banyak," kata Ketua Tim Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, saat mengisi materi pelatihan wartawan bersama OJK, di Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Ia mengatakan OJK membentuk satgas investasi yang awalnya hanya berasal dari 6 kementerian menjadi 13 kementerian/lembaga. Yakni OJK, Bank Indonesia, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan, Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian Agama RI, Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Kemudian Kejaksaan Agung, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

OJK bertindak sebagai ketua dan sekretaris satgas waspada investasi, yang tugasnya mengkoordinasikan pelaksanaan tugas sesuai kewenangan masing-masing, memberi upaya perlindungan konsumen dan masyarakat serta mengkomunikasikan pengamanan dengan instansi terkait.

"Dari 13 lembaga tersebut, kita membentuk 40 anggota satgas waspada investasi yang mengawasi dan menghentikan aktifitas investasi ilegal di daerah, sesuai laporan yang masuk dari masyarakat," ujarnya.

Sejak 2017, satgas waspada investasi berhasil menghentikan 80 kegiatan investasi ilegal, dan hingga September 2018, sudah 108 kegiatan ilegal yang dihentikan oleh satgas.

"Salah satu contoh investasi ilegal, seperti money games yang jelas dilarang oleh karena karena investasi uang yang tidak masuk akal," ujarnya.

Oleh karena itu, OJK mengimbau masyarakat agar bijak dan cerdas melihat peluang investasi. Dua hal yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi yakni legal, lihat legalitas investasinya dan logis, berfikir positif apa benar peluang investasi yang ditawarkan.

"Kita imbau masyarakat agar membeli barang yang dibutuhkan saja dan berusahalah masuk ke investasi yang legak, bukan ilegal karena ada perlindungan dan ada yang mengawasinya," ujarnya.

Ia menambahkan jika masyarakat menemukan ada investasi ilegal, segera lapor ke pihak kepolisian, karena semakin banyak laporan masyarakat yang masuk, maka satgas waspada investasi akan segera bekerja menghentikan aktivitas mereka.

"Semakin banyak laporan masyarakat terkait investasi ilegal, maka akan semakin mudah bagi satgas waspada investasi menghentikan aktifitas mereka agar tidak merugikan masyarakat," ujarnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Investasi

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4778.639 -33.188 686
2 Agriculture 1012.487 28.878 22
3 Mining 1262.596 6.021 49
4 Basic Industry and Chemicals 676.943 -3.768 78
5 Miscellanous Industry 759.171 1.911 51
6 Consumer Goods 1756.664 -33.329 57
7 Cons., Property & Real Estate 347.664 -1.666 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 853.285 -17.792 78
9 Finance 1024.623 -3.220 92
10 Trade & Service 608.266 -0.049 170
No Code Prev Close Change %
1 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
2 MTPS 270 336 66 24.44
3 SQMI 200 248 48 24.00
4 ERAA 990 1,210 220 22.22
5 AMIN 284 342 58 20.42
6 MFIN 1,030 1,240 210 20.39
7 ESTA 105 125 20 19.05
8 GSMF 100 116 16 16.00
9 PPRO 50 58 8 16.00
10 BFIN 290 334 44 15.17
No Code Prev Close Change %
1 SSIA 400 372 -28 -7.00
2 ARTA 400 372 -28 -7.00
3 LTLS 488 454 -34 -6.97
4 MARI 158 147 -11 -6.96
5 TNCA 230 214 -16 -6.96
6 ATIC 720 670 -50 -6.94
7 DFAM 346 322 -24 -6.94
8 SKBM 346 322 -24 -6.94
9 HRME 464 432 -32 -6.90
10 INDS 1,740 1,620 -120 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 3,030 10 0.33
2 REAL 77 72 -5 -6.49
3 MNCN 1,050 1,040 -10 -0.95
4 TLKM 3,330 3,220 -110 -3.30
5 BBCA 28,675 28,275 -400 -1.39
6 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
7 PPRO 50 58 8 16.00
8 WSKT 635 665 30 4.72
9 BBNI 4,290 4,310 20 0.47
10 ANTM 540 555 15 2.78