Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:01 WIB. Xiaomi - Xiaomi setop produksi smartphone Mi Note dan Mi Max.
  • 18:47 WIB. Asus - Asus bawa laptop gaming ROG dan TUF baru ke Indonesia.
  • 16:59 WIB. Indosat - Indosat Ooredoo kenalkan kualitas jaringan 4G Plus.
  • 15:46 WIB. Impor - Menko Darmin tak percaya BPS menyebut impor minyak goreng RI naik.
  • 15:22 WIB. PON XX - PUPR targetkan konstruksi 4 venue PON XX di Papua selesai Juni 2020.
  • 14:53 WIB. UMKM - Ada 5.000 UMKM yang ditargetkan go digital di tahun ini.
  • 14:35 WIB. Jokowi - Infrastruktur dan pariwisata jadi andalan Presiden Jokowi.
  • 14:25 WIB. Ekspor - BPS: ekspor pertanian naik 25,19%.
  • 06:22 WIB. Uang kripto - Bitcoin diperdagangkan di atas US$11.000 Senin kemarin.

Instruksi Jokowi: Kirim Makan Sebanyak-banyaknya ke Sulteng

Instruksi Jokowi: Kirim Makan Sebanyak-banyaknya ke Sulteng - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Presiden Joko Widodo menyatakan bantuan berupa makanan dan air minum akan dikirim ke Palu dalam jumlah sebanyak-banyaknya untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. 

"Bantuan makanan hari ini kita akan kirim, sebanyak-banyaknya dengan pesawat Hercules," kata Presiden Jokowi usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta Timur, Senin (1/10/2018). 

Kepala Negara menyebutkan dari Jakarta akan langsung dikirim menggunakan beberapa pesawat. Ada juga pengiriman dari Makassar dan Balikpapan yang lebih dekat. 

Menurut dia, pengiriman makanan dilakukan dalam jumlah besar karena memang keluhan dan masalah yang dihadapi di sana seperti itu. 

Presiden menyebutkan BBM diharapkan juga mulai masuk ke Palu menggunakan pesawat khusus BBM. 

Menurut Presiden, penanganan terhadap masalah-masalah mendasar seperti evakuasi korban, penyediaan bantuan kebutuhan korban, penyediaan listrik dan lainnya harus cepat ditangani. 

"Saya kira problem-problem itu secepatnya harus kita tangani sebelum masuk tahap yang kedua," katanya. 

Presiden menyebutkan penyediaan makanan menjadi masalah karena toko-toko tutup.  Ketersediaan air juga masalah karena tidak ada listrik. 

"Listrik enggak ada karena dari tujuh gardu yang ada, yang hidup hanya dua, yang lima ada masalah, ini harus diselesaikan tapi juga tidak bisa dalam waktu singkat," katanya. 

Presiden sudah memerintahkan penyediaan gardu listrik bergerak sehingga listrik tersedia kembali dan air bersih dapat diperoleh kembali.

Sementara itu mengenai adanya pengambilan makanan di toko-toko oleh warga, Presiden mengatakan tidak melihat kejadian seperti itu di lapangan karena toko-toko tutup. 

"Mungkin hanya satu atau dua peristiwa saja karena memang ada kebutuhan untuk membantu saudara-saudaranya," katanya.

Menurut Presiden, dalam kondisi darurat bencana yang diperlukan adalah saling membantu. "Jangan memaksakan hal-hal yang sebetulnya tidak menjadi masalah dasar," kata Presiden Jokowi. 

Sementara itu Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden menginformasikan bahwa pada Senin ini akan diberangkatkan bantuan Presiden ke Palu melalui Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Bantuan akan diberangkatkan sekitar pukul 10.30 WIB. 

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Gempa

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83