Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:44 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah berupaya mendorong UMKM dalam menerapkan aktivitas hijau.
  • 08:43 WIB. Pelindo II - Pelindo II siap berkompetisi dengan Thailand yang berambisi menjadi alternatif hub ekspor Asean.
  • 08:18 WIB. KAEF - Kimia Farma mendorong penjualan segmen OTC dan kosmetik.
  • 08:12 WIB. Tol - tarif tol untuk Jalan Tol Sei Rampah-Tebing Tinggi resmi diberlakukan.
  • 08:11 WIB. Bulog - Bulog Sumut menambah stok daging kerbau untuk mengamankan pasokan menjelang Ramadan.
  • 05:58 WIB. SBR006 - Hasil penjualan SBR006 lebih rendah daripada SBR005.
  • 05:57 WIB. BTN - BTN masuk Finraya melalui perusahaan modal ventura.
  • 05:56 WIB. Pendapatan Negara - Pertumbuhan pendapatan negara melambat di Kuartal I 2019.
  • 05:56 WIB. HIN - Hotel Indonesia Natour mencatatkan pendapatan Rp157 miliar di kuartal I-2019.
  • 05:55 WIB. Investree - Hingga Maret 2019, Investree salurkan pinjaman Rp1,96 triliun.
  • 23:43 WIB. Go-Jek - Go-Jek rilis dua fitur baru di aplikasi: Go-Mall dan Go-News.
  • 23:41 WIB. Mbiz - Mbiz hadirkan Mbizmarket bidik pasar UMKM.
  • 22:01 WIB. Oppo - Oppo F11 Pro edisi Avengers rilis di Indonesia pada 24 April.

Pelindo IV: PLB Tekan Biaya Logistik di Pelabuhan Makassar

Pelindo IV: PLB Tekan Biaya Logistik di Pelabuhan Makassar - Warta Ekonomi
WE Online, Makassar -

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo IV, Farid Padang, menyampaikan kehadiran Pusat Logistik Berikat (PLB) di Pelabuhan Makassar ditujukan untuk menekan biaya logistik. Rencananya, PLB akan dibangun di sekitaran area Pelabuhan Makassar seluas 3-4 hektar. 

Farid mengharapkan PLB di Pelabuhan Makassar yang dibangun kelak menjadi hub PLB di Kawasan Indonesia Timur atau KTI. "Dan bisa menjadi contoh bagi pelabuhan-pelabuhan yang lain di KTI," kata dia, di Makassar. 

Farid menekankan bahwa kehadiran PLB akan meringankan beban bagi stakeholder. Musababnya, PLB  bisa mengefisiensi biaya logistik. Apalagi, pihaknya juga akan menerapkan free bea masuk bagi stakeholder pada tiga tahun pertama.

Ia juga menuturkan pembangunan PLB di Pelabuhan Makassar adalah untuk peningkatan pelayanan yang lebih baik di Indonesia Timur. "PLB adalah suatu ide yang bagus, tapi kita tidak bisa bekerja sendiri tetapi harus bekerja bersama-sama," ujarnya. 

Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Rahmatullah, mengatakan melihat nilai ekspor, utamanya dari Pelabuhan Makassar yang semakin tinggi, makanya ide membangun PLB adalah sesuatu yang akan sangat menguntungkan. "Tentunya menguntungkan bagi semua pihak, terlebih bagi stakeholder sebagai pengguna jasa kepelabuhanan," ujarnya.   

Sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi, ekspor dan investasi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut orang nomor satu di Indonesia ini potensi pasar non-tradisional perlu digali dan dikembangkan. Sehingga, perlu terobosan untuk menggenjot kinerja ekspor ke negara non tradisional.

Di Sulsel, menurut data yang ada, tujuh besar komoditas ekspor yang melalui pintu Pelabuhan Makassar terus menunjukkan angka peningkatan yang cukup signifikan beberapa tahun belakangan ini, yaitu rumput laut, marmer, cocoa beans, ikan beku, biji mente, plywood dan marble yang masing-masing peningkatan ekspornya berada diangka 144%, 186%, 198%, 178%, 625%, 231% dan 35% pada 2017 lalu. 

Sekedar perbandingan, untuk ekspor komoditas rumput laut, tahun 2016 lalu hanya mengalami pertumbuhan sebesar 66%. Pada 2017, angka pertumbuhannya meningkat jadi 144%.

Kemudian ekspor marmer yang berada diangka pertumbuhan sebesar 186% pada 2017. Angka itu melesat jauh dari pertumbuhan yang berhasil diraih pada 2016 yaitu hanya 43%. 

Tag: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) IV - Pelindo IV

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Pelindo IV

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.34 3,729.10
British Pound GBP 1.00 18,352.50 18,169.21
China Yuan CNY 1.00 2,107.26 2,086.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,126.00 13,986.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.79 9,987.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.52 1,782.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,418.17 10,313.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,876.21 15,717.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.20 3,378.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,620.39 12,490.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6414.743 -92.478 632
2 Agriculture 1465.003 -23.397 21
3 Mining 1781.165 -2.123 47
4 Basic Industry and Chemicals 831.329 -16.797 71
5 Miscellanous Industry 1307.550 -48.206 46
6 Consumer Goods 2475.827 -70.443 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.877 -6.552 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1148.843 -15.603 73
9 Finance 1300.817 -9.558 91
10 Trade & Service 809.674 -1.726 156
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 134 168 34 25.37
2 HRME 374 466 92 24.60
3 ESTI 94 109 15 15.96
4 RAJA 262 302 40 15.27
5 MDLN 260 286 26 10.00
6 IKBI 254 278 24 9.45
7 CSAP 585 640 55 9.40
8 LUCK 780 840 60 7.69
9 VOKS 260 280 20 7.69
10 FREN 290 312 22 7.59
No Code Prev Close Change %
1 KIOS 1,100 930 -170 -15.45
2 MAYA 8,100 7,000 -1,100 -13.58
3 IIKP 144 125 -19 -13.19
4 PTIS 306 266 -40 -13.07
5 AHAP 69 61 -8 -11.59
6 ABBA 163 147 -16 -9.82
7 LMPI 155 140 -15 -9.68
8 BMSR 138 125 -13 -9.42
9 INTD 166 151 -15 -9.04
10 JSKY 1,185 1,080 -105 -8.86
No Code Prev Close Change %
1 HMSP 3,630 3,440 -190 -5.23
2 MABA 55 52 -3 -5.45
3 JAYA 134 168 34 25.37
4 FREN 290 312 22 7.59
5 BBRI 4,460 4,440 -20 -0.45
6 CPRI 177 168 -9 -5.08
7 TLKM 3,860 3,780 -80 -2.07
8 BBCA 28,125 28,125 0 0.00
9 ANTM 885 855 -30 -3.39
10 WIKA 2,420 2,380 -40 -1.65