Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Abyor International Bangun Huntara Korban Gempa Lombok

Foto Berita Abyor International Bangun Huntara Korban Gempa Lombok
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Abyor International, perusahaan penyedia jasa konsultasi Teknologi Informasi (TI) dan manajemen solusi enterprises resource planning (ERP) dari SAP di Indonesia, bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Mataram (Unram) membangun hunian sementara bagi masyarakat Lombok yang menjadi korban dari musibah gempa bumi. Untuk memantau keberlanjutan program tersebut, Abyor International meresmikan posko bersama di Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Director Professional Delivery Services PT Abyor International Dony Rivai mengatakan, manajemen dan karyawan Abyor International menyampaikan duka mendalam dan prihatin atas rentetan gempa yang menimpa masyarakat Nusa Tenggara Barat yang terjadi sejak Juli lalu, hingga menyebabkan banyak bangunan runtuh termasuk rumah penduduk. Keprihatinan tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan berupa hunian sementara (huntara) dengan harapan membantu warga hingga mampu untuk memiliki hunian permanen. 

Berdasarkan informasi dari lapangan, sumbangan berupa pangan dan sandang dinilai sudah mencukupi, sementara hal yang sangat diperlukan adalah pembangunan kembali rumah, sekolah dan bangunan lainnya. Hal ini sinkron dengan program yang sedang direncanakan oleh rekan-rekan dari Ikatan Alumni ITB yang merencanakan pembangunan rumah dan bangunan dengan konsep hunian sementara dari bambu, termasuk di dalamnya: family shelter, communal shelter, hunian, MCK dan posko untuk relawan. 

Hunian sementara hasil rancangan arsitek ITB terbuat dari bambu karena beberapa pertimbangan. Penggunaan bamboo dalam konstruksi disebabkan strukturnya lebih ringan, lebih elastis, dan tidak mudah pecah sehingga lebih dapat diandalkan. Agar dapat lebih awet, bambu yang digunakan diplester untuk mencegah risiko kerusakan akibat hujan, kelembaban, jamur, rayap, dan kebakaran. 

“Selain dapat diandalkan, pemakaian bambu sebagai bahan utama huntara juga lebih mengoptimalisasi biaya karena hanya membutuhkan biaya Rp20 juta untuk bahan bambu yang dipakai,” ujar Dony. 

Ada beberapa bangunan yang dibuat di tahap awal sebagai percontohan yakni 1 unit family shelter, 1 unit communal shelter, 1 unit rumah huntara, dan 1 unit Geodome untuk Poskorelawan. Pembangunan seluruhnya berlokasi di Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Huntara yang dibangun memiliki luas 4 m x 6 m dengan 1 kamar di mezzanine yang bisa dipisah menjadi dua. 

Tim relawan gabungan Abyor-ITB-Unram memulai proses pembangunan di area yang tertimpa bencana sejak awal September di Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Selain itu juga didirikan posko hasil kerjasama PT Abyor International, Yayasan LAPI-ITB, Ikatan Alumni ITB dan Yayasan Solidarity Forever sebagai pusat koordinasi dari kegiatan bantuan. 

Dalam peresmian hadir Director Professional Delivery Services PT Abyor International Dony Rivai, Ketua LPPM-Unram Muhammad Ali, Sekretaris Bidang Pengabdian kepada Masyarakat LPPM-ITB Irwan Meilano, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Alumni ITB, mahasiswa KKN Unram dari 10 Fakultas serta masyarakat setempat.

Wakil Rektor Unram, Lalu Wiresapto Karyadi mengucapkan terima kasih kepada PT Abyor International dan ITB atas segala bantuan yang telah dilakukan dalam rangka rehabilitasi pasca gempa Lombok. Ia mengatakan, Unram akan terbuka dengan inisiasi yang dikembangkan dari Abyor dan ITB untuk masyarakat Lombok, dengan bantuan donasi yang diberikan Abyor ini mempercepat inisiatif awal implementasi dari hunian sementara yang sudah di desain oleh teman-teman arsitektur ITB. 

“Kami berharap dan berdoa agar warga Lombok dapat kembali bangkit, baik secara fisik, maupun secara moral,” tutup Dony Rivai.

Tag: Gempa, Lombok

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Vicky Fadil

Foto: PT Abyor International

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56