Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

September 2018, IHK Sumut Stabil

Foto Berita September 2018, IHK Sumut Stabil
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Indeks Harga Komoditas (IHK) Sumatera Utara pada September 2018 stabil. IHK Sumut bulan September tercatat 0,07% (mtm) dan 1,63% (yoy). Realisasi ini jauh dibawah rata-rata historis 3 tahun terakhir pada bulan September (0,50%, mtm). Dengan demikian, inflasi tahun kalender (ytd) mencapai 0,28%, lebih rendah dibandingkan inflasi berjalan tahun sebelumnya (1,82%).

Dikatakan Direktur BI Kantor Perwakilan Sumut, Hilman Tisnawan bahwa secara spasial, tekanan inflasi terjadi di tiga kota IHK di Sumatera Utara. Kota Sibolga menjadi kota dengan inflasi tertinggi di Sumatera Utara yaitu, 0,39% (mtm). Kota Medan dan Kota Padangsidimpuan mengalami inflasi masing – masing 0,09% (mtm) dan 0,04% (mtm). Sementara itu, Inflasi Kota Pematangsiantar mengalami deflasi 0,24% (mtm).

"Cabai merah kembali mendorong tekanan inflasi pada bulan berjalan, dengan andil inflasi 0,32%. Kenaikan disinyalir disebabkan oleh pasokan yang lebih sedikit akibat intensitas hujan yang tinggi pada pertengahan September 2018," katanya, Selasa (2/10/2018).

Berdasarkan pemantauan PIHPS, puncak harga cabai merah di Sumatera Utara terjadi pada minggu ke III September 2018, yaitu mendekati Rp40,000 dan kemudian perlahan menurun di level Rp30,700 pada minggu ke IV. Penurunan ini disebabkan oleh masuknya periode panen cabai merah di Jawa, sehingga konsumsi dipenuhi pasokan dari Jawa.

"Selain itu kenaikan beberapa komoditas pada kelompok makanan jadi, minuman, dan rokok juga meningkatkan tekanan inflasi pada bulan berjalan. Kenaikan harga mie, nasi dengan lauk, dan kue basah mendorong laju inflasi kelompok tersebut menjadi 0,73% (mtm). Kenaikan tersebut diperkirakan didorong oleh penyesuaian harga bahan baku makanan jadi," ujarnya. 

Keseluruhan tekanan inflasi September terbilang rendah dibandingkan historisnya, September didorong penurunan harga komoditas bahan pangan. Sejalan dengan fenomena nasional, komoditas yang mengalami deflasi adalah daging ayam dan bawang merah dengan andil masing – masing -0,19% dan -0,07%. Melimpahnya persediaan di pasaran mendorong penurunan harga kedua komoditas tersebut.

"Tekanan inflasi akhir tahun diperkirakan berada di batas bawah sasaran inflasi nasional. Tekanan inflasi yang cukup rendah hingga September diperkirakan akan mendorong inflasi yang rendah di akhir tahun 2018. Meski demikian, masih terdapat potensi risiko tekanan inflasi pada tiga bulan terakhir yang umumnya didorong oleh kenaikan permintaan jelang HBKN dan libur sekolahMerespon hal tersebut," ujarnya. 

Untuk itu, KPw Bank Indonesia Sumatera Utara dan Pemerintah Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara fokus untuk mengelola pasokan dan distribusi, khususnya bahan kebutuhan pokok.

Tag: Bank Indonesia (BI)

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46