Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:33 WIB. La Liga Spanyol - Celta Vigo 0 vs 1 Deportivo Alaves
  • 23:01 WIB. PEP - PEP Asset 3 mengkover tiga lapangan migas, yaitu Subang Field, Jatibarang Field, dan Tambun Field.
  • 23:00 WIB. BTN - Pertumbuhan kredit BTN didominasi oleh KPR.
  • 22:59 WIB. BTN - BTN mencatat disbursement kredit sampai kuartal III 2018 sebesar Rp 56 triliun, naik 14% yoy.
  • 22:55 WIB. WSKT - Waskita meningkatkan modal disetor dan ditempatkan oleh perusahaan ke PT Waskita Toll Road.
  • 22:06 WIB. Pertamina - Pertamina sudah melakukan penyesuaian harga sembilan kali sepanjang Januari-Oktober 2018.
  • 22:00 WIB. BTN - BTN mengaku tak memiliki eksposur KPA di pembangunan proyek apartemen Meikarta.
  • 21:59 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance memperbesar pembiayaan multiguna dan mengandalkan nasabah tetap yang kini telah mencapai 350.000 orang.
  • 21:58 WIB. MTF - Sampai September 2018, Mandiri Tunas Finance telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp20 triliun, naik 30% yoy.
  • 21:57 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp25 triliun di tahun 2018.
  • 19:02 WIB. Khashoggi - Otoritas Turki mengatakan belum membagikan audio terkait dengan pembunuhan Khashoggi dengan siapa pun.
  • 19:01 WIB. Laut China Selatan - AS gaet Jepang tangkis pengaruh China di LTS.
  • 19:01 WIB. Kanada - Pasokan ganja di Kanada dilaporkan telah ludes.
  • 19:00 WIB. TSLA - Tesla meluncurkan mobil Model 3 dengan harga US$45.000.
  • 18:59 WIB. Afghanistan - Aksi penembakan tunda pemilu Afghanistan di Kandahar.

Rupee India Terjun ke Rekor Terendah

Foto Berita Rupee India Terjun ke Rekor Terendah
Warta Ekonomi.co.id, New Delhi -

Rupee yang terjun ke rekor terendah tahun ini diporyeksikan tidak akan melambat, bahkan jika Bank Sentral India menaikkan suku bunga pada pekan ini, menurut para ahli yang dengan hati-hati mengawasi kebijakan Reserve Bank of India.

Analis mengharapkan India, sebagai ekonomi terbesar ketiga di Asia, akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada pertemuan pekan ini, dengan peningkatan lebih pada pekan ini dan tahun depan. Sementara kenaikan suku bunga biasanya diharapkan untuk mendukung mata uang, sedangkan rupee tetap akan mengalami kerugian lanjutan ke depan," menurut Prakash Sakpal, wakil presiden penelitian di Dutch bank ING.

"Bahkan jika naik sebesar 25 (basis poin) seperti yang diharapkan itu tidak akan membantu mata uang. RBI harus melakukan lebih banyak, meskipun itu terlihat tidak mungkin dengan alasan inflasi on-target dan tekanan di sektor keuangan," tuturnya, seperti dilansir dari CNBC, Rabu (2/10/2018).

Sakpal memperkirakan bank sentral hanya akan cocok dengan tiga kenaikan suku bunga Federal Reserve AS tahun ini tanpa memberikan rupee kelonggaran untuk bersaing terhadap dolar.

Rupee mencapai serangkaian rekor terendah terhadap dolar dalam dua bulan terakhir, melemah menjadi sekitar 73 rupee terhadap greenback. Itu menandai penurunan lebih dari 14 persen sejak awal tahun ini, membuatnya menjadi negara dengan kinerja terburuk di kawasan itu, di samping rupiah Indonesia dan peso Filipina.

Depresiasi mata uang India telah dikaitkan dengan kenaikan harga minyak yang notabene India juga merupakan importir minyak mentah utama, dan defisit neraca berjalan yang semakin melebar. Para ahli mengatakan bahwa kekhawatiran global yang lebih luas, yang naik ke garis terdepan dalam mata uang menyusul masalah ekonomi di Turki dan Argentina, juga membebani sentimen investor.

Shashank Mendiratta, seorang ekonom yang mencakup Asia Selatan dan India di ANZ, menambahkan: "Meskipun suku bunga yang lebih tinggi dapat membantu, kenaikan suku bunga tunggal tidak akan cukup. Ini akan membutuhkan serangkaian kenaikan suku bunga seperti yang telah terjadi di Indonesia," pungkasnya.

Tag: India, Rupee

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Via Asia Times

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46