Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:51 WIB. Bursa - RBMS tambah 9,7 juta saham hasil HMETD.
  • 15:51 WIB. Beras - Palu menerima tambahan beras 500 ton dari pemerintah.
  • 15:50 WIB. Padi - Barito Utara targetkan tanam padi 10.200 Ha.
  • 15:49 WIB. UPT - Riau bentuk UPT khusus peremajaan sawit.
  • 15:47 WIB. UKM - Pinjaman lunak PTPNV kepada pelaku usaha baru untuk memulai usahanya maupun yang sudah pernah menerima bantuan.
  • 15:46 WIB. UKM - Kasubbag PKBL PTPN V,: total bantuan dana kemitraan untuk UKM ini dalam bentuk dana bergulir.
  • 15:45 WIB. UKM - PTPNV salurkan dana pinjaman modal usaha PKBL sebesar Rp235 juta kepada 8 pelaku UKM di Siak.
  • 14:45 WIB. OONA - Indonesia Aiports adalah cara baru menonton tayangan televisi generasi milenial.
  • 14:45 WIB. OONA - Aplikasi Indonesia Airports memberi pengalaman digital yang unik bagi pengguna dan pengunjung bandara. 
  • 14:33 WIB. Australia - Badan Intelijen Australia beri peringatan soal kebijakan PM Morrison yang ingin pindahkan kedubes ke Yerusalem.
  • 13:45 WIB. PKS - Usulan kaca antipeluru di DPR, buang-buang duit.
  • 13:45 WIB. PKS - Tidak perlu memasang kaca antipeluru di gedung DPR.
  • 13:43 WIB. Prasetio Edi Marsudi - Saat ini tengan diselidiki pemasang videotron Jokowi-Ma'ruf.
  • 13:43 WIB. TKD Jokowi-Ma'ruf - Bisa saja videotron dipasang oleh relawan pendukung.
  • 13:43 WIB. TKD Jokowi-Ma'ruf - Tidak pernah memerintahkan pemasangan videotron.

50% Orang Tua Belum Pahami Kebahagiaan Anak

Foto Berita 50% Orang Tua Belum Pahami Kebahagiaan Anak
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Studi Child Happiness menemukan bahwa anak merasa bahagia saat bermain bersama orang tua, bahkan lebih bahagia dari ketika mereka bermain bersama adik atau kakaknya. Namun nyatanya ditemukan lebih dari 50% orang tua merasa belum cukup hadir dan terlibat dalam kegiatan bersama si kecil. 

Demikian diungkapkan Psikolog Elizabeth Santosa dalam workshop yang diadakan Nestlé Lactogrow, Rabu (3/10/2018).

Di samping memaparkan tentang arti kebahagiaan keluarga serta kecukupan gizi anak Indonesia, studi ini juga mengungkapkan bahwa saat menilai karakteristik kebahagiaan anak, kebanyakan orang tua hanya memperhatikan ciri-ciri fisik. Misalnya saja saat anak menunjukkan ekspresi ceria dan aktif bergerak. Padahal, menurut Myers & Diener (1995), kebahagiaan anak bukanlah kegembiraan sesaat saja, namun lebih kepada rasa nyaman, aman, dan diterima dengan baik di lingkungan sosialnya. 

Menurut Elizabeth pada umumnya orang tua sudah mengerti teori pentingnya mendukung anak tumbuh bahagia, seperti menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak. Namun pada kenyataannya, banyak orang tua yang masih belum bisa memaksimalkan keterlibatan emosional mereka bersama anak meskipun telah susah payah menyisihkan waktu. 

"Tantangan hidup modern seperti tingkat stres yang lebih tinggi atau interaksi dengan handphone misalnya, membuat keterlibatan emosional menjadi tantangan baru bagi orang tua," katanya.

Elizabeth juga menilai bahwa tekanan hidup modern ini berdampak pada kebahagiaan orang tua itu sendiri. Orang tua yang bahagia akan menghasilkan anak yang memiliki ketahanan terhadap stres dan tantangan hidup dimasa depan, anak-anak ini dihasilkan melalui pola asuh orang tua yang bahagia dan terlibat dalam aktivitas anak. 

“Bagaimana bisa menularkan kebahagiaan kepada anak, apabila orang tuanya sendiri tidak mengetahui bagaimana membahagiakan diri sendiri? Panduan inilah yang dibutuhkan para orang tua agar bisa membangun rantai tumbuh bahagia dalam keluarga,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Dokter Spesialis Anak dr. Fatima Safira Alatas mengatakan selain mengukur arti kebahagiaan keluarga, studi tersebut juga mengungkapkan bahwa anak Indonesia berpotensi kekurangan asupan nutrisi yang seimbang, yang dapat memengaruhi tumbuh kembang dan kebahagiaan mereka. 

"Studi ini sejalan dengan hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa masalah kekurangan gizi pada anak Indonesia masih tinggi," ujarnya.

Menurutnya, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui dan mengerti nutrisi seimbang termasuk susu dengan kandungan gizi yang spesifik untuk melengkapi asupan nutrisi bagi buah hatinya. Anak yang mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang akan memiliki saluran pencernaan yang sehat, sehingga dapat menyerap nutrisi dengan baik.  

"Pada akhirnya, anak akan memiliki selera makan dan pola tidur yang baik yang dapat menunjangnya untuk tumbuh dan berkembang secara lebih bahagia dan optimal," imbuhnya.

Adapun, Brand Manager Nestlé Lactogrow Gusti Kattani Maulani (Lani) menambahkan untuk tumbuh bahagia, dibutuhkan keselerasan antara nutrisi, stimulasi, dan keterlibatan orang tua dalam membangun dan memupuk kondisi grow happy tersebut. Peran orang tua yang semakin menantang dimasa yang lebih dinamis dan modern, membuat Nestlé LACTOGROW berusaha membantu orang tua dengan menggelar workshop “Grow Happy Parenting” untuk berbagi informasi mengenai pola asuh anak serta tips memberikan nutrisi seimbang dan lengkap untuk tumbuh bahagia, yang bisa diterapkan dengan mudah. 

“Kunci tumbuh bahagia dimulai dari pilihan orang tua. Karena itu, kami berupaya membantu para orang tua melalui upaya edukasi atas bagaimana menemukan formulasi tumbuh bahagia melalui keselarasan nutrisi, stimulasi, dan keterlibatan orang tua yang sesuai dengan kondisi mereka masing-masing. Karena pilihan orang tua akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka di masa depan," pungkasnya.

Tag: Pendidikan, Anak-anak

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Unsplash/Annie

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74