Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:53 WIB. Samsung - Best Buy batalkan semua pesanan Samsung Galaxy Fold.
  • 14:52 WIB. Redmi - Penampakan Redmi K2 muncul dengan kamera pop-up.
  • 14:51 WIB. Huawei - Simpati pada pengguna Huawei, restoran di Malaysia tawarkan diskon.
  • 14:51 WIB. Realme - Realme C2 jadi ponsel paling laris di Ramadan 2019.
  • 14:48 WIB. Milstage - Youtube bakal kedatangan pesaing baru asal AS, Milstage.
  • 14:45 WIB. BSSN - BSSN janji segera serahkan UU keamanan siber.
  • 14:44 WIB. PUBG - PUBG bakal batasi waktu main gim.
  • 14:43 WIB. Mobil - Pasar mobil bekas satt deno 22 Mei turun 40%.
  • 14:42 WIB. PUBG - 100 juta pengguna aktif mainkan PUBG di seluruh dunia.
  • 14:41 WIB. Hoaks - Kemenkominfo temukan 30 hoaks selama pembatasan media sosial.
  • 04:38 WIB. Scottish Cup Final: Hearts 1 vs 2 Celtic
  • 04:36 WIB. German DFB Cup: RB Leipzig 0 vs 3 Bayern Munchen
  • 04:33 WIB. Copa Del Rey: Barcelona 1 vs 2 Valencia¬†

UOB Prediksi Ekonomi 2019 Tumbuh 5,2-5,4%

UOB Prediksi Ekonomi 2019 Tumbuh 5,2-5,4% - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bank UOB Indonesia (UOB) menilai perekonomian Indonesia pada 2019 memiliki potensi baik untuk mencapai pertumbuhan pada kisaran 5,2-5,4%. Potensi itu didukung oleh fundamental ekonomi yang kuat.

Ekonom Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja mengungkapkan, beberapa faktor pendorong tumbuhnya ekonomi tahun depan, di antaranya konsumsi rumah tangga yang terjaga, harapan pemulihan ekspor yang berkelanjutan, terutama komoditas dan belanja pemerintah yang stabil.

"Selain itu, posisi cadangan devisa yang lebih tinggi dan defisit transaksi berjalan yang terkendali diharapkan akan terus menjadi faktor-faktor pendukung utama bagi pertumbuhan ekonomi," kata Enrico dalam forum Economic Outlook 2019: Riding the Wave of Progressive Economic Growth di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Enrico menambahkan bahwa perkembangan global tetap menjadi tantangan bagi daya tahan perekonomian nasional. Ia menilai, dalam jangka pendek, investor bakal memangkas investasi ke pasar negara berkembang.

"Kenaikan suku bunga Federal Reserve AS dan ketegangan perdagangan global antara AS dan Tiongkok telah mengakibatkan banyak investor membatasi portofolio investasi mereka. Hal ini akan menyebabkan lebih banyak tekanan pada mata uang dari pasar negara berkembang, termasuk rupiah," ujarnya.

Namun, kata dia, Indonesia dinilai tetap menjadi tujuan investasi asing langsung yang menarik berdasarkan potensi pertumbuhan ekonomi dan fundamental yang kuat.

"Perekonomian dan reformasi struktural negara yang berdaya tahan tinggi juga menciptakan landasan kuat bagi kemajuan di masa depan," pungkasnya.

Tag: Ekonomi Indonesia, PT Bank UOB Indonesia

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62