Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Era Digital, Kemenko Maritim Bikin Aplikasi Pelaporan Masyarakat

Foto Berita Era Digital, Kemenko Maritim Bikin Aplikasi Pelaporan Masyarakat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman mengajak seluruh elemen masyarakat ikut andil dalam memajukan sektor kemaritiman nasional melalui aplikasi Pengelolaan Sistem Informasi Aspirasi Kemaritiman (Pesan). Melalui aplikasi ini, Kemenko Maritim menampung pertanyaan, komentar, aduan, atau saran terkait kemaritiman.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Informasi dan Hukum (BIH) Kemenko Bidang Kemaritiman, Latief Nurbana. Menurutnya, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. Oleh karenanya, untuk mewujudkannya, perlu dukungan dari seluruh masyarakat.

"Melalui aplikasi Pesan yang telah di-launching pada 4 September lalu, kami ingin seluruh masyarakat bisa memberikan aspirasinya, baik berupa komentar, saran, atau pun pengaduan. Hal ini, sebagai langkah memajukan kemaritiman nasional," kata Latief seperti pada keterangannya di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Mengingat, sambung Latief, dengan luas laut mencakup 2/3 dari seluruh luas wilayah Indonesia atau sekitar 5,8 juta km2 dan nilai perekonomian yang diperkirakan mencapai US$3-5 triliun atau sekitar Rp36-60 triliun per tahun, tentu saja sektor kemaritiman menjadi peluang untuk menciptakan ekonomi nasional yang kuat dan berkeadilan.

"Sesuai dengan nawa cita pemerintahan Jokowi-Jk yang ingin menjadikan sektor maritim sebagai tulang punggung ekonomi bangsa, maka dari itu, peran serta masyarakat, baik saran, usulan, atau gagasan sangat diperlukan untuk merealisasikan itu semua," sambungnya.

Sementara Khairul Hidayati (Hida), Kasubag Publikasi Kemenko Bidang Kemaritiman, sebagai penggagas inovasi tersebut, menuturkan, di era digital, semua bisa dilakukan dengan cepat, tepat, dan efisien karena teknologi. Dengan aplikasi "Pesan", informasi yang ada di masyarakat bisa dengan mudah dan cepat diterima Kemenko Maritim.

"Aplikasi ini menjawab kebutuhan informasi saat ini. Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa dengan mudah mengirim pesan ke kami, dan bisa langsung kami respons dengan cepat," ujarnya.

Aplikasi "Pesan", tambah Hida, mampu memutus mata rantai informasi dari masyarakat ke pusat. Indonesia sebagai negara kepulauan jika informasi dilakukan konvensial akan memakan waktu dan biaya besar.

"Dengan aplikasi ini, dalam hitungan detik, informasi maupun masukan dari masyarakat sudah kami terima," tambahnya.

Bagi masyarakat yang ingin ikut andil memberikan, saran, masukan, atau lainnya bisa membuka situs www.pesan.maritim.go.id dengan komputer maupun smartphone.

Berikut alur mekanisme dari aplikasi Pesan.

1. Masyarakat mengirimkan aspirasi melalui aplikasi Pesan.

2. Pesan diterima oleh admin atau humas yang akan dijawab langsung atau diteruskan kepada pihak yang terkait.

3. Unit kerja terkait memberikan jawaban sesuai dengan laporan atau aspirasi yang mereka terima pada sistem.

4. Output-nya atau jawaban akan diterima oleh admin atau humas yang akan difilter dan diverifikasi terlebih dahulu sebelum disampaikan kepada publik melalui email.

Tag: Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56