Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup wmbgaum041% ke level 6.507,35 di akhir sesi II.
  • 15:07 WIB. Adira - Premi kendaraan bermotor Adira Insurance tumbuh 12%. 
  • 15:06 WIB. Ponsel - Samsung rilis ponsel murah meriah mulai Rp1 jutaan.
  • 15:04 WIB. MTN - Mahkota Sentosa Utama terbitkan MTN berbunga 11,3% per tahun.
  • 15:04 WIB. Kargo - Garuda Indonesia akan operasikan empat pesawat kargo.
  • 15:03 WIB. Gerai - Ramayana ekspansi empat gerai di sepanjang tahun 2019.
  • 15:02 WIB. Capex - Ramayana siapkan capex Rp400 miliar di tahun ini.
  • 15:02 WIB. Dividen - Gihon Telekomunikasi bagikan dividen Rp7,45 miliar.
  • 15:01 WIB. Penjualan- Lotte Chemical Titan petok kenaikan penjualan 10% di tahun ini.
  • 15:00 WIB. Pendapatan - Gihon Telekomunikasi bidik pertumbuhan pendapatan 11% di 2019. 
  • 14:59 WIB. Asuransi - Bisnis asuransi kendaraan Wahana Tata (Aswata) menurun.
  • 14:59 WIB. BCA - Jahja Setiaatmadja beli 10 ribu saham BCA.
  • 14:58 WIB. Rupiah - Rupiah menguat 0,45% ke level Rp14.395 per dolar AS. 

Korban Gempa Palu Asal Medan: "Kejadian itu Seperti Kiamat"

Korban Gempa Palu Asal Medan:
WE Online, Medan -

Jam persis menunjukkan pukul 21.40 WIB malam saat pesawat Citylink yang terbang dari Balikpapan, mendarat mulus di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Rabu (4/10/2018).

Dengan bawaan barang seadanya, beberapa menit kemudian pasangan ibu dan anak, Salmah Nur dan Marty Pratiwi terlihat keluar dari pintu terminal kedatangan bandara sambil mendorong troli. Suasana pun mendadak haru. Isak tangis pecah seketika saat keluarga yang selalu harap-harap cemas dan merindukan mereka, menyambut kedatangan keduanya.

Ya, Salmah Nur dan Marty Pratiwi merupakan dua warga asal Medan yang turut menjadi korban peristiwa gempa dengan magnitudo 7,4 Skala Richter dan tsunami yang meluluhlantakkan Kota Palu, Donggala dan Sigi.

Marty menetap di Palu hampir 3 tahun di Palu ikut suami yang berdinas disana. Sedangkan Salmah Nur baru 3 minggu di kota itu untuk melepas rindu dengan putri bungsunya itu.

Alhamdulillah..Alhamdulillah” kata itu berulangkali diucapkan Marty, sebagai ungkapan syukur setelah ia dan sang ibu lolos dari bencana dahsyat yang merenggut ribuan nyawa itu.

Dalam kejadian Jumat, 28 September 2018 jelang Magrib itu, wanita 30 tahun ini mengisahkan, kala itu ia bersama ibunya sedang berada di kediamannya di sebuah komplek perumahan di Jl Karajalemba, Kel. Biroguli, Kec. Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah yang jaraknya sekitar setengah jam perjalanan dari Pantai Talise.

“Waktu itu orang lagi santai nunggu magrib. Itu susulan dari gempa sebelumnya. Susulan. Persis ketika azan, terjadilah gempa besar itu," ujarnya.

Hanya dalam beberapa detik, seluruh perabotan rumah bergeser. Kursi, meja dan lemari seolah berjalan. Piring dan gelas pun berpecahan.

“Kami hanya bisa mengucap. Ya Allah. Tidak tahu harus berbuat apa. Kami berdua hanya bisa pasrah. Karena untuk membuka grendel pintu rumah saja sudah setengah mati hingga akhirnya kami bisa keluar rumah dengan merangkak” ujarnya.

Lapangan terbuka di depan komplek tempat tinggal mereka pun menjadi pilihan untuk menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan akibat guncangan gempa.

“Untuk keluar dari rumah saja juga butuh perjuangan. Karena bumi terus bergoncang. Apalagi jalan-jalan sudah terangkat dan air memancur dari dalam tanah," katanya.

Tak lagi bisa berfikir jernih. Dalam benak hanya bisa berusaha untuk selamat dari bencana yang sudah mengepung.

“Suara gempanya tak seperti biasanya. Seperti suara dentuman. Kami sempat berfikir mungkin inilah kiamat itu," ujarnya. 

Di malam kejadian itu, mereka bersama ratusan orang penduduk sekitar pemukimannya terpaksa tidur di jalan beratapkan langit.

“Tak mungkin kembali ke rumah yang sudah retak-retak itu. Takut dan pasrah bercampur aduk. Kami hanya bisa mengucap nama Allah. Apalagi tidak ada kawan berbagi karena listrik padam total. Jaringan telepon juga blank. Enggak bisa berkomunikasi. Padahal kami terus mencoba menghubungi keluarga di Medan," katanya.

Rasa takut itupun semakin menjadi-jadi tatkala penjarahan terjadi dimana-mana. Upaya mencari pertolongan pun terpaksa ditunda.

“Pada tanggal 1 Oktober itu sebenarnya kami sudah dapat giliran untuk diterbangkan pesawat hercules keluar Palu. Tujuannya ke Makasar atau Balikpapan. Tapi batal karena pesawat dihadang ratusan warga lainnya yang berlomba minta naik pesawat itu. Padahal sudah dijelaskan muatan hanya 200 orang dan rencananya akan diangkut bertahap. Tapi karena semua warga ngotot mau lebih dahulu, terbang pun batal," ujarnya.

Malam itu, lanjut Wiwik, mereka bersama ratusan warga lainnya akhirnya tidur di runaway bandara.

“Besoknyalah baru bisa terbang ke Balikpapan. Dan alhamdulillah sangat bersyukur hari ini bisa kembali berkumpul dengan keluarga lagi di Medan," katanya.

Meski semuanya telah berlalu, Wiwik mengaku masih belum bisa lepas dari kisah kelam yang dialaminya langsung. “Semoga keberadaan saya di Medan bisa mengobati trauma itu,” pungkasnya.

Tag: Gempa, Palu

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62