Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:41 WIB. Tik Tok - Tik Tok rilis pusat keamanan.
  • 20:40 WIB. Smartphone - Samsung dan LG bakal pamer ponsel 5G di MWC 2019.
  • 20:39 WIB. Taiwan - Tahun depan, Taiwan dikabarkan cuma layani 4G.
  • 20:37 WIB. Asus - 3 laptop tipis Asus segera muluncur di Indonesia.
  • 20:36 WIB. Tik Tok - Tik Tok masih dihantui pengguna di bawah umur.
  • 20:35 WIB. Cydia - Toko aplikasi bajakan untuk iPhone, Cydia akhirnya ditutup.
  • 20:34 WIB. Tumblr - Tumblr minta maaf karena blokir konten porno salah sasaran.
  • 20:33 WIB. Apple - Apple dituduh sengaja sembunyikan notch pada iPhone X, XS, dan XS Max dalam promosinya.
  • 20:31 WIB. Huawei - Huawei resmi luncurkan Nova 4 dengan kamera 48 megapixel.
  • 20:27 WIB. Mitsubishi - Susul Suzuki Carry, Mitsubishi recall Colt T12OSS.
  • 20:25 WIB. Nissan - Nissan gagal mufakat tentukan pengganti Ghosn.

Kurang Nyaman dengan Fluktuasi Pasar, Coba Produk Investasi Ini

Foto Berita Kurang Nyaman dengan Fluktuasi Pasar, Coba Produk Investasi Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menyarankan untuk berinvestasi di reksa dana pasar uang bagi investor yang tidak nyaman menghadapi  fluktuasi pasar saham dan obligasi. 

Chief Economist & Investment Strategist MAMI, Katarina Setiawan, mengatakan bahwa reksa dana pasar uang merupakan pilihan yang tepat, karena memiliki tingkat risiko yang paling konservatif dibandingkan jenis reksa dana lainnya.  Komposisi reksa dana pasar uang terdiri dari deposito perbankan dan obligasi yang jatuh tempo di bawah 1 tahun, sehingga risiko dan fluktuasinya minimal.

“Hingga akhir tahun ini, prospek investasi di reksa dana pasar uang masih menarik.  Hal ini didukung oleh tren kenaikan suku bunga Bank Indonesia.  Perlahan-lahan, suku bunga deposito perbankan juga akan mengalami kenaikan, yang tentunya akan berdampak positif bagi reksa dana pasar uang,” katanya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (04/10/2018)

Lebih lanjut Katarina mengatakan, reksa dana pasar uang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan deposito, seperti dana investasi yang terjangkau (penempatan minimal hanya Rp10 ribu) dan penarikan dana bisa dilakukan kapan saja tanpa dikenakan biaya.

“Dari sisi imbal hasil, reksa dana pasar uang memiliki imbal hasil yang kompetitif dengan deposito perbankan,” terangnya.

Saat ini MAMI mengelola dua reksa dana pasar uang, yang salah satunya adalah Manulife Dana Kas Syariah (MDKS).  Meski baru diluncurkan sebulan lalu (pada 31 Agustus 2018), reksa dana ini telah memiliki dana kelolaan sejumlah Rp28,07 miliar di akhir September 2018.  Dalam sebulan, reksa dana MDKS tercatat memberikan imbal hasil 0,46%.

Saat ini reksa dana MDKS dipasarkan oleh MAMI melalui online platform transaksi reksa dana klikMAMI.com.  Memeriahkan bulan inklusi keuangan yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan di sepanjang bulan Oktober 2018, MAMI memberikan modal investasi sejumlah Rp10.000 di reksa dana MDKS bagi 1.000 nasabah baru yang mulai berinvestasi secara online.

Tag: PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Kumairoh

Foto: PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6081.867 -7.438 621
2 Agriculture 1530.458 0.983 20
3 Mining 1720.067 -20.197 47
4 Basic Industry and Chemicals 829.258 6.156 71
5 Miscellanous Industry 1407.197 10.701 46
6 Consumer Goods 2485.081 -0.352 49
7 Cons., Property & Real Estate 442.497 -5.069 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1050.648 2.298 71
9 Finance 1157.320 -4.652 91
10 Trade & Service 782.748 -0.305 153
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 282 352 70 24.82
2 AGRS 230 286 56 24.35
3 TRUS 268 322 54 20.15
4 KICI 270 320 50 18.52
5 KONI 424 500 76 17.92
6 LUCK 655 770 115 17.56
7 ABBA 89 104 15 16.85
8 DUCK 1,435 1,615 180 12.54
9 TFCO 590 660 70 11.86
10 VIVA 117 130 13 11.11
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 478 400 -78 -16.32
2 POLL 1,760 1,550 -210 -11.93
3 SDRA 850 750 -100 -11.76
4 TIRA 150 133 -17 -11.33
5 ENRG 63 56 -7 -11.11
6 AHAP 68 61 -7 -10.29
7 SQMI 300 270 -30 -10.00
8 POOL 4,690 4,240 -450 -9.59
9 ETWA 79 72 -7 -8.86
10 HEAL 2,850 2,600 -250 -8.77
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 362 2 0.56
2 BBCA 25,825 25,325 -500 -1.94
3 BBRI 3,600 3,630 30 0.83
4 TLKM 3,710 3,740 30 0.81
5 LPPF 5,825 5,825 0 0.00
6 PTBA 4,390 4,230 -160 -3.64
7 UNTR 28,700 29,125 425 1.48
8 RIMO 140 141 1 0.71
9 ADRO 1,280 1,240 -40 -3.12
10 ITMG 20,150 20,000 -150 -0.74