Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:49 WIB. Rupiah - Jelang sore, rupiah makin tertekan 0,40% ke level Rp14.180 per dolar AS. 
  • 14:11 WIB. SKK - SKK Migas genjot empat proyek strategis di 2019.
  • 14:10 WIB. Bisnis - Pelaku bisnis Indonesia-Thailand gelar business matching saling memperluas jejaring.
  • 14:09 WIB. HET - Harga beras eceran Indonesia menempati urutan ke-81 dari harga beras eceran termahal di dunia.
  • 14:07 WIB. Wisman - Kunjungan wisatawan mancanegara dari kawasan ASEAN hingga November 2018 sebanyak 4,861 juta atau tumbuh 21,02%.
  • 14:05 WIB. PAP - BPD Riau membukukan realisasi pendapatan PAP periode selama 2018 sebesar Rp28,7 miliar, meningkat Rp1,3 miliar.
  • 14:04 WIB. Padi - Bulog Riau targetkan serap padi 4.000 ton hasil produksi petani setempat di 2019.
  • 14:03 WIB. Harga - Musim hujan di Makassar memicu harga bawang merah naik menjadi Rp35.000/kg.
  • 14:02 WIB. Impor - Pertumbuhan nilai impor Sulut Desember 2018 bergerak melambat, penurunan lebih dari 25 persen.
  • 14:01 WIB. Carita - Kegiatan ekonomi masyarakat Pantai Carita pascatsunami kembali normal.
  • 14:00 WIB. Debat - Pengusaha kedai kopi di Kota Pekanbaru manfaatkan debat pilpres 2019 sebagai peluang bisnis.
  • 13:59 WIB. Sabang - Kemenpar RI harap Kota Sabang memiliki bandara.
  • 13:59 WIB. Ternak - Gubernur NTT dorong para pengusaha lokal di provinsi berbasis kepulauan bangun industri pakan ternak.
  • 13:57 WIB. Harga - Harga bawang putih di Ambon menurun dari Rp28.000 menjadi Rp26.000.
  • 13:56 WIB. Bawang - Harga bawang merah di Ambon Rp40.000/kg.

Rupiah Makin Melempem, BI: Jangan Lihat Angkanya

Foto Berita Rupiah Makin Melempem, BI: Jangan Lihat Angkanya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat dan pelaku pasar tidak melihat pelemahan nilai tukar rupiah dari angkanya, tetapi dari sisi volalitas (tingkat depresiasi) dan supply demand-nya (ketersediaan dolar AS di dalam negeri).

Berdasarkan data Bloomberg, hari ini, Jumat (5/10/2018), nilai tukar rupiah dibuka pada level Rp15.190 per dolar AS, melemah dibandingkan penutupan kemarin yang berada di level Rp15.179 per dola AS.

Sementara data Jisdor BI pada Kamis (4/10/2018) menyebutkan nilai tukar rupiah berada di angka Rp15.133 per dolar AS, jauh merosot dibandingkan posisi Rabu (3/10/2018) yang berada di posisi Rp15.088 per dolar AS.

"Kamu jangan lihat level. Jadi, kalau kurs jangan lihat angka 15 ribunya. tapi lihat bagaimana volatility-nya, bagaimana lihat supply demand-nya. Saat ini likuiditas masih cukup. BI pasti memperhatikan itu," ujar Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara saat ditemui di gedung BI, Jakarta.

Menurut Mirza, dalam kondisi seperti saat ini bukan mata uang Indonesia saja yang mengalami pelemahan. India, Filipina, Meksiko, Brasil, Afrika Selatan, bahkan negara maju yang suku bunganya lebih rendah dari AS juga mengalami pelemahan kurs.

Sementara terkait volatilitas, rupiah sudah mengalami volatilitas sejak 2013. Dari Rp10 ribu ke Rp11 ribu per dolar AS, kemudian ke Rp12 ribu ke Rp13 ribu per dolar AS. Namun secara volatilitas, Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara emerging lain.

Per 2 Oktober 2018, secara year to date depresiasi rupiah sebesar 9,82%, lebih rendah dibandingkan beberapa negara peers, termasuk India (12,40%), Afrika Selatan (13,83%), Brazil (17,59%), dan Turki (37,26%).

"Australia juga mengalami pelemahan kurs. Jadi, yang penting supply demand-nya berjalan dengan baik, inflasi juga terjaga dengan baik, jadi jangan terpaku pada level," jelas Mirza.

Tag: Rupiah, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: REUTERS/Edgar Su

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58