Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:59 WIB. Indosat - Indosat Ooredoo kenalkan kualitas jaringan 4G Plus.
  • 15:46 WIB. Impor - Menko Darmin tak percaya BPS menyebut impor minyak goreng RI naik.
  • 15:22 WIB. PON XX - PUPR targetkan konstruksi 4 venue PON XX di Papua selesai Juni 2020.
  • 14:53 WIB. UMKM - Ada 5.000 UMKM yang ditargetkan go digital di tahun ini.
  • 14:35 WIB. Jokowi - Infrastruktur dan pariwisata jadi andalan Presiden Jokowi.
  • 14:25 WIB. Ekspor - BPS: ekspor pertanian naik 25,19%.
  • 14:16 WIB. Menpar - Menpar: endorser pariwisata kita adalah Presiden Jokowi.
  • 14:03 WIB. Pesawat - Penurunan harga tiket pesawat hanya di jadwal tertentu.
  • 06:22 WIB. Uang kripto - Bitcoin diperdagangkan di atas US$11.000 Senin kemarin.

IFC Investasi US$3,4 Miliar di Asia Timur dan Asia Pasifik

IFC Investasi US$3,4 Miliar di Asia Timur dan Asia Pasifik - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

International Finance Corporation (IFC), anggota Kelompok Bank Dunia, menginvestasikan US$3,4 miliar pada tahun fiskal 2018 di Asia Timur dan Pasifik, memacu pertumbuhan sektor swasta yang berkembang di kawasan tersebut untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan antara lain melalui inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan infrastruktur. IFC menyediakan US$2 miliar dalam bentuk pembiayaan dari dananya sendiri dan memobilisasi US$1,4 miliar dari investor lain dalam tahun fiskal tersebut.

Direktur Regional IFC untuk Asia Timur dan Pasifik, Vivek Pathak, mengatakan, dengan keterbatasan sumber daya publik yang dihadapi sejumlah negara, IFC telah secara aktif mencari solusi untuk mengumpulkan semua sumber keuangan, inovasi, dan keahlian untuk membantu negara-negara tersebut untuk menjawab tantangannya.

"IFC membuka peluang di pasar negara berkembang dan menciptakan lapangan kerja dengan tujuan untuk mencapai keberlanjutan melalui biaya yang lebih rendah dan penyampaian layanan yang efisien di sektor-sektor utama seperti keuangan, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan," kata Vivek Pathak berdasarkan keterangan rilisnya di Jakarta, Jumat (05/10/2018).

IFC menyatakan bahwa karya nyata IFC telah membantu memacu pengembangan obligasi hijau di kawasan ini. IFC memimpin dukungan Kelompok Bank Dunia guna mendukung Fiji menjadi pasar pertama di dunia yang menerbitkan obligasi hijau negara (sovereign green bond).

"IFC berhasil mengumpulkan USD50 juta untuk membantu negara tersebut beradaptasi dengan perubahan iklim. IFC juga merupakan investor tunggal dalam obligasi hijau BDO Unibank Inc. senilai US$150 juta - obligasi pertama yang diterbitkan oleh bank komersial di Filipina dan juga merupakan investasi IFC pertama di lembaga keuangan di kawasan ini," ungkap IFC.

IFC juga mengkatalisasi investasi serupa di Thailand dan Indonesia. IFC juga menjadi yang pertama untuk menerbitkan obligasi hijau dalam denominasi peso - setara dengan sekitar US$90 juta - untuk mendukung pasar modal dan investasi cerdas iklim di Filipina.

Sementara itu, di Vietnam, di mana hanya sekitar 35% penduduk yang terhubung dengan air pipa, IFC meminjamkan US$15,3 juta kepada salah satu perusahaan air swasta pertama - DNP Water JSC - untuk meningkatkan ketersediaan air bersih bagi rumah tangga perkotaan dan penduduk di kota-kota provinsi.

Saat sektor swasta menyumbang 90% pekerjaan di kawasan ini, IFC telah meningkatkan dukungannya kepada usaha kecil dan menengah (UKM) guna mendorong penciptaan lapangan kerja, yang merupakan kunci untuk mengurangi kemiskinan di wilayah tersebut. Paket pinjaman IFC senilai US$100 juta kepada PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) akan membantu mengembangkan kawasan industri hijau baru seluas 2.000 hektar dan menyediakan lebih dari 34.000 pekerjaan di Subang, Jawa Barat.

Pinjaman IFC kepada pabrik furnitur Morris Holdings Limited juga akan memungkinkan pemasangan fasilitas produksi modern di Sihanoukville Special Economic Zone di Kamboja serta menciptakan sekitar 800 pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Selain pembiayaan, IFC juga memberikan saran kepada pemerintah dan sektor swasta di wilayah tersebut untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bisnis dan meningkatkan standar keberlanjutan. Pada akhir tahun fiskal 2018, program layanan konsultasi IFC di Asia Timur dan Pasifik mencakup 108 proyek aktif senilai gabungan USD244,1 juta.

Melalui dukungan IFC, pebisnis dapat menyediakan lebih dari 550.000 pekerjaan, mendistribusikan listrik kepada 4,4 juta orang, menyediakan air untuk 9,6 juta orang, dan meningkatkan penghidupan bagi lebih dari 710.000 petani.

Tag: International Finance Corporation (IFC)

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83