Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:10 WIB. Facebook - Spammer peretas 50 juta pengguna Facebook nyamar jadi digital marketer.
  • 12:08 WIB. Twitter - Twitter blokir akun bot pro Arab Suadi untuk kasus Khashoggi. 
  • 10:34 WIB. Samsung - Samsung uji coba kamera selfie dalam layar.
  • 10:33 WIB. Facebook - Hacker Facebook tak terkait negara tertentu.  
  • 08:28 WIB. Huawei - Huawei pastikan kelahiran ponsel 5G layar lipat Juni 2019.
  • 08:27 WIB. NASA - NASA abadikan Albert Einstein jadi nama rasi bintang.
  • 08:24 WIB. WeChat Pay - WeChat Pay asal China rambah pasar Amerika.
  • 08:21 WIB. Tokopedia - Tokopedia bakal ganti TokoCash dengan Ovo.
  • 08:20 WIB. Facebook - Investor Facebook mau tendang Zuckerberg dari posisi chairman.
  • 08:05 WIB. Kashoggi - Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi Jamal Kashoggi meninggal dunia di Konsulat Arab di Turki.
  • 08:01 WIB. Hino - Hino Motors Sales Indonesia menggelar Safety Riding Competition di Surabaya.

Prospek Bisnis Waralaba Cerah, Kopi Masih Favorit

Foto Berita Prospek Bisnis Waralaba Cerah, Kopi Masih Favorit
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bisnis Waralaba di Indonesia tengah menggeliat, terlihat dari bertumbuhnya jumlah waralaba Indonesia. Tahun lalu hanya ada 250 bisnis waralaba namun pada tahun ini terdapat 450 merek franchise, yang menujukkan respons masyarakat dan pelaku usaha yang bagus.

Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia Levita Supit mengatakan acara tersebut menandakan bisnis waralaba sangat memiliki prospek positif. Ditambah lagi, kata dia, pemerintah saat ini sudah membangun infrastruktur sehingga sangat mendukung perkembangan waralaba.

"Sampai saat ini perkembangan waralaba di tanah air tumbuh berkembang dengan baik. Karena kita bisa membuka bisnis waralaba sampai ke daerah. Dulu permasalahan utamanya ada di infrastruktur sehingga logistik amat sangat susah untuk mengirim dari satu daerah ke daerah yang lain," ungkapnya di Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Dengan bertambahnya bandara dan pelabuhan yang ada di Indonesia, Levita menilai hal tersebut banyak membuat para pelaku usaha bergairah. Untuk itu banyak pelaku usaha di Indonesia yang mau mengembangkan bisnis waralaba terutama kaum milenial.

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P Roeslani memastikan pihaknya sangat berkomitmen untuk mendorong terciptanya pengusaha baru.

"Ini untuk menggerakan perekonomian nasional dan menciptakan iklim usaha yang positif di industri waralaba," ujar Rosan.

Rosan mengharapkan pameran tersebut dapat memunculkan pelaku usaha waralaba baru di Indonesia. Terutama pelaku usaha yang kreatif dan inovatif serta mampu bersaing di pasar global.

Di dalam bisnis waralaba, kopi juga menjadi produk yang favorit dalam bisnis tersebut. Ketua Umum Asosiasi Kopi Specialty Indonesia A Syafrudin menuturkan kehadiran usaha cafe meningkatkan nilai kopi yang ada saat ini.

Syafrudin menjelaskan kopi yang tadinya hanya sekedar komoditas dapat menjadi karya seni dan gaya hidup.

"Nilai jualnya saat ini tinggi karena kita mau menikmati secangkir kopi di cafe akan berbeda harganya di kedai kopi pinggir jalan," ungkap Syafrudin.

Syafrudin berharap pameran bisnis tersebut dapat mempertemuka semua pebisnis atau pelaku usaha. Dengan begitu juga akan menghasilkan solusi terbaik untuk industri kopi dan waralaba.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengatakan transaksi di dalam pamerah tahun sebelumnya dibandingkan 2016 meningkat.

"Transksi selama pameran pada 2017 meningkat 13 persen dari 2016 hanya Rp884 miliar menjadi Rp1 triliun pada tahun 2017," jelas Tjahya.

Menurutnya, ekspor Indonesia saat ini tidak hanya komoditas namun juga waralaba yang mulai membuka gerai di luar negeri. Untuk itu Tjahya mengharapkan waralaba di Indonesia dapat melebarkan kiprahnya di luar negeri.

"Saat ini kita masih defisit neraca perdagangan. Kalau bisa jangan mereka (waralaba asing) masuk, kita yang kelua ekspansi, go international," tutur Tjahya.

Pameran bisnis tersebut digelar mulai 5-7 Oktober 2018 dari pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan tiket masuk Rp60 ribu. Diharapkan, pameran bisnis terbesar di Indonesia tersebut mampu didatangi 20 ribu pengunjung.

Tag: Kopi

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46