Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Kabut Asap Kembali Selimuti Sejumlah Wilayah Kalsel

Foto Berita Kabut Asap Kembali Selimuti Sejumlah Wilayah Kalsel
Warta Ekonomi.co.id, Banjarmasin -

Kabut asap tipis kembali menyelimuti beberapa kawasan di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut, Minggu (7/10/2018).

Pantauan di Banjarmasin, Minggu, melaporkan, kabut asap tipis itu antara lain terlihat di beberapa kawasan Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut (Tala), serta sebagian pinggiran wilayah ibu kota provinsi tersebut.

Sebelumnya atau Sabtu (6/10/2018) pagi hingga siang hari wilayah "kota idaman" Banjarbaru, Banjar dan "kota seribu sungai" Banjarmasin kabut asap sempat menghilang karena guyuran hujan.

Namun karena musim kemarau masih berlangsung, sehingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi, seperti terlihat kepulan asap di wilayah Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan "Bumi Tuntung Pandang" Tala.

Sebab, selain guyuran hujan selama ini yang tidak merata atau kurang mengena kawasan karhutla, juga intensitasnya tak sama, yaitu ada yang lebat dan kurang, serta lama waktu hujan tersebut.

Begitu pula sebagai sebab-akibat karhutla dan kabut asap tersebut, bau udara terasa sengak atau kurang segar, sehingga banyak masyarakat memakai masker (penutup mulut dan hidung) guna mengurangi terhirup udara yang tidak mengenakan.

"Jika hujan lebat merata atau persis di atas kawasan karhutla dengan waktu yang agak sama lamanya, kemungkinan api jadi padam dan kabut asap tak akan kembali," ujar Hasan, warga Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

"Kami berharap, musim kemarau segera berakhir agar kabut asap tak ada lagi, dan air di Banjarnasin yang sudah mulai asin menjadi tawar kembali," ujar ayah dari satu anak tersebut.

Tag: kabut asap

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Syifa Yulinnas

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00