Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:27 WIB. Antam - Antam belum bisa eksplorasi tambang Blok Bahodopi Utara dan tambang Matarape.
  • 11:27 WIB. Tambang - ORI dan KESDM tunda izin WIUPK blok tambang Antam di Sulawesi. 
  • 11:26 WIB. Jasa Marga - PT Jasa Marga alihkan 50.000 saham JTT kepada anak usahanya, JMTO.
  • 09:25 WIB. Rupiah - Pukul 09.25, rupiah melemah 0,09% ke level Rp14.620 per dolar AS. 
  • 09:02 WIB. IHSG - IHSG dibuka melemah 0,10% ke level 6.163,63. 
  • 06:06 WIB. BRI - BRI memproyeksi hingga pengujung tahun, kredit Agribisnis BRI bisa bertambah Rp2 triliun.

90% SPBU Pertamina di Palu Sudah Beroperasi

Foto Berita 90% SPBU Pertamina di Palu Sudah Beroperasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas'ud Khamid mengatakan, sepekan setelah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, 32 SPBU dari total 36 SPBU di Kota Palu atau hampir 90% telah beroperasi kembali.

"Stok BBM juga lebih dari cukup, stok bensin di atas 10 hari dan solar 20 hari," kata Mas'ud dari Palu, Minggu (7/10/2018).

Ia mengatakan, pasokan BBM disuplai dari 3 kapal tanker, yakni Kapal Karmila, Kasim, dan Talise yang secara bergantian memasok BBM ke TBBM Donggala, selama 3 hari terakhir.

"Jika sebelumnya suplai BBM melalui jalur darat yaitu lewat Tolitoli, Poso, Parepare, dan Makassar, kini dilakukan dengan kapal tanker," katanya.

Ia menyatakan, Pertamina memulihkan layanan BBM di 5 SPBU di Kota Palu, yakni SPBU Jalan M Yamin, SPBU Jalan Kyai Hajar Dewantara, SPBU Jalan Ngurah Rai, SPBU Soekarno-Hatta, dan SPBU Dewi Sartika. Dengan tambahan itu, total SPBU yang beroperasi di Palu menjadi 15 unit dari 17 SPBU yang ada.

Menurutnya, antrean pembeli BBM di SPBU-SPBU sudah mulai terurai, seperti misalnya di SPBU Jalan Maluku, Jalan Muh Yamin, dan Jalan Talise yang sebelumnya banyak antrean, kini sudah kembali normal dan kendaraan yang mengisi BBM hanya di sekitaran halaman SPBU.

"Di Palu, tinggal dua SPBU yang sedang proses pemulihan yakni SPBU Cumi-cumi dan Mamboro karena rusak berat dan ditargetkan Senin atau Selasa sudah pulih kembali," katanya.

Sementara SPBU di Donggala yang berjumlah 4, kata dia, telah beroperasi 3 SPBU dan di Sigi dari 2 SPBU, 1 sudah beroperasi.

"Kemudian 13 SPBU lain yang beroperasi tersebar di Parigi Moutong 7 SPBU, Mamuju Tengah 3 SPBU, dan Mamuju Utara 3 SPBU," katanya.

Dalam pekan pertama masa tanggap darurat, kata dia, Pertamina telah mengoperasikan 41 SPBU portable dengan mesin engkol, kemudian Pertamina juga menindaklanjuti instruksi Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sulteng, dalam mempercepat pemulihan layanan SPBU.

"Pertamina juga sudah melayani BBM dengan mobile dispenser atau truk tanki yang memiliki nozzle. Hari ini sudah ada dua tanki dispenser dan nanti malam Insya Allah akan datang kembali 10 unit tanki dispenser," katanya.

Selain layanan mobil tanki dispenser, lanjut Mas'ud, Pertamina juga mulai Sabtu (6/10/2018) melayani penjualan BBM kemasan 5 liter untuk motor dan Kemasan BBM 10 liter untuk mobil dan harga jual sama dengan harga di SPBU, dengan pola pelayanan mengadopsi masa Satgas Ramadhan Idul Fitri lalu.

"Pertamina mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah bersedia antre dengan tertib. Kami harap masyarakat tenang dan mengisi BBM secukupnya. Pertamina akan terus berupaya, apapun caranya untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat, yang penting tertib tetap menjaga standar keamanan dan keselamatan di area SPBU," katanya.

Tag: PT Pertamina (Persero), Gempa Palu

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00