Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:59 WIB. Bawaslu - Jika politik uang dilakukan selain peserta pemilu maka tak ada unsur pelangaran.
  • 13:58 WIB. Bawaslu - Ada celah politik uang di UU Pemilu.
  • 13:57 WIB. Harga - Harga holtikultura di Aceh mengalami penurunan yang drastis.
  • 13:56 WIB. Fadli Zon - Mengapa dana kelurahan baru di programkan Jokowi?
  • 13:55 WIB. BMN - BMN yang telah dilakukan penilaian kembali sebanyak 945.460 nomor urut pendaftaran.
  • 13:54 WIB. Pengamat - Ada kelemahan dana kelurahan dan operasional desa 2019, yakni jika tak merata pembagiannya.
  • 13:54 WIB. BMN - Nilai pemeriksaan BMN naik menjadi Rp5.728 triliun.
  • 13:53 WIB. Pengamat - Dana kelurahan dan operasional desa untuk 2019 jadi senjata Jokowi di Pilpres.
  • 13:52 WIB. Polda Metro Jaya - Berkas eks Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail belum lengkap.
  • 13:51 WIB. Polda Metro Jaya - Nur Mahmudi Ismail dicegah ke luar negeri.
  • 13:51 WIB. BMN - Menkeu: pemerintah kembali melakukan penilaian terhadap BMN berupa aset tetap milik pemerintah.
  • 13:50 WIB. BEI - BEI Jambi resmikan Galeri Investasi BEI CitraRaya City pada Minggu (21/10/2018). 
  • 13:47 WIB. Industri - Walikota Makassar siap lakukan percepatan pembangunan di era Revolusi Industri 4.0.
  • 13:45 WIB. UMP - SPSI Jawa Barat tolak penetapan UMP.
  • 13:43 WIB. Beras - Dinas Pertanian Bangka Belitung: 81,5 persen beras di wilayah itu dipasok dari Pulau Jawa dan Sumatera.

Pramuka Jabar Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Sulteng

Foto Berita Pramuka Jabar Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Sulteng
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Ratusan anggota Gerakan Pramuka Kwarda Jawa Barat melakukan doa bersama dalam membantu meringankan beban korban bencana gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. 

Ketua Kwarda Pramuka Jabar, Dede Yusuf mengatakan pihaknya berinisiatif menggelar kegiatan tersebut sebagai wujud kecintaan terhadap sesama. Hal itu sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka yang menyatakan bahwa setiap anggota harus berbagi dengan sesama dan rela berkorban demi tanah air dan bangsa. 

"Pramuka harus melakukan gerakan kerelawanan untuk korban bencana di Palu, Donggala dan Lombok," katanya kepada wartawan di taman Pramuka JL. LRE Martadinata Bandung, Minggu (7/10/2018).

Dede menjelaskan Pramuka Jabar sudah menggalang dana bantuan sejak tiga minggu yang lalu untuk diberikan kepada korban bencana gempa di Lombok NTB. Namun, kejadian bencana gempa kembali terjadi di Palu dan Donggala Sulteng sehingga Pramuka Jabar berkoordunasudengan Pramuka Kwarda Sulteng untuk mengirinkam relawan. 

"Kami mendengar kabar di Palu kekurangan relawan sehingga Pramuka Jabar mengirimkan sebanyak 10 relawan ke sana," ujarnya.

Dia menilai jumlah relawan tersebut dirasa kurang, untuk iru Kwarda Jabar berencana mengirimkan relawan pada kloter II bersama dengan dukungan bantuan dana dan logistik yang sempat dimumpulkan. 

"Memang bantuan ini kita bagi menjadi dua yakni untuk korban bencana gempa Lombok dan Palu," imbuhnya.

Menurut Dedi, berbagai bantuan sudah sampai Palu namun terkendala pendistribusiannya sehingga belum sampai ke beberapa lokasi bencana secara merata.

"Informasi terakhir beberapa lokasi benvana sudah minim pasokan bantuan sehingga dibutuhkan pendistribusian  yang lebih merata," ungkapnya.

Dede menyebutkan saat ini yang dibutuhkan lebih banyak tenaga medis dan tim evakuasi karena jumlah korban bencana tersebut sudah mencapai ribuan jiwa. Untuk itu, relawan yang dkirimkan oleh Pramuka Jabar sudah memiliki kemampuan dan terdidik secara profesional. 

"Ini yang baru bisa kita lakukan sampai menunggu kabar kepastian dari Pramuka SultenG bahwa kondisi di likasi sudah kondusif. Saat ini akses ke lokasi bencana juga masih sulit," pungkasnya.

Tag: Pramuka, Dede Yusuf

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46