Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:37 WIB. Ligue 1 Prancis - Lyon 2 vs 0 Nimes
  • 06:35 WIB. Bundesliga Jerman - Eintracht Frankfrut 7 vs 1 Fortuna Duesseldorf
  • 06:33 WIB. La Liga Spanyol - Celta Vigo 0 vs 1 Deportivo Alaves
  • 19:02 WIB. Khashoggi - Otoritas Turki mengatakan belum membagikan audio terkait dengan pembunuhan Khashoggi dengan siapa pun.
  • 19:01 WIB. Laut China Selatan - AS gaet Jepang tangkis pengaruh China di LTS.
  • 19:00 WIB. TSLA - Tesla meluncurkan mobil Model 3 dengan harga US$45.000.
  • 18:59 WIB. Donald Trump - Trump yakin Khashoggi sudah meninggal dunia.

Tingkatkan Literasi, Bursa Lakukan Ini

Foto Berita Tingkatkan Literasi, Bursa Lakukan Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan situs web idxchannel.tv dan tampilan baru IDX Channel guna meningkatkan literasi tentang pasar modal yang masih rendah kepada masyarakat.

Direktur Utama BEI, Inarno, mengatakan, distribusi informasi akan lebih merata sehingga literasi masyarakat terhadap keuangan bisa lebih meningkat.

"Harapan ke depan, literasi meningkat maka inklusi pun juga akan mengikuti sehingga ritelnya makin maksimal dan kita bisa jadi tuan rumah di negeri kita sendiri sehingga kalau ada gejolak ekonomi global bisa diredam oleh investor kita," ujar Inarno di Jakarta, Senin (08/10/2018).

Hal sama disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan yang berharap jika pengembangan bisnis berbasis teknologi yang dilakukan BEI tersebut akan membantu mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Pasalnya, minat saham, reksadana maupun obligasi hingga saat ini masih terbilang cukup rendah.

"Sosialisasi tentang pasar modal diperkenalkan lewat edukasi dilakukan lewat media baik cetak maupun elektronik. Dan kami optimis ini akan membantu meningkatkan minat masyarakat untuk masuk menjadi investor di pasar modal," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal dan Anggota Dewan Komisioner OJK Hoesen dalm kesempatan yang sama.

Sementara, Chairman MNC Group, Harry Tanoesoedibjo, mengungkapkan jika situs web idxchannel.tv dan tampilan baru IDX Channel bertujuan untuk mendukung pengembangan pasar modal karena pasar modal merupakan salah satu sarana penting untuk perkembangan ekonomi nasional.

"IDX Channel maupun situs webnya digunakan untuk mensosialisasikan pasar modal dan pasar keuangan serta ekonomi secara umum kepada masyarakat sehingga pasar modal jadi bergairah," ucapnya.

Harry juga bilang, IDX Channel dan situs webnya juga secara tidak langsung akan mendorong peningkatan pajak bagi negara.

"Kalau perusahaan go public di bursa dan berinvestasi tentu akan membuka lapangan kerja. Perusahaan akan tumbuh dan pajaknya makin besar untuk negara jadi kita harus dorong ini," pungkasnya.

Ia melanjutkan, perkembangan ekonomi kita tidak bisa mengandalkan utang dari perbankan saja, tapi perlu juga mencari pendanaan lewat pasar modal.

"Baik yang kalangan atas maupun menengah bisa mencari pendanaan jangka panjang lewat pasar modal dalam bentuk ekuitas dan surat utang jangka panjang yang pada akhirnya membantu perekonomian kita sendiri," tambahnya.

Ia juga menyinggung bahwa peluncuran IDX Channel dan situs webnya juga bertujuan untuk memperkenalkan kepada kaum milenial tentang pasar modal Indonesia.

Pengembangan bisnis yang berbasis digital ini disalurkan 24 jam. Bisa dilihat lewat streaming, website, tulisan dan video. Dan pengembangannya tidak hanya fokus ke media saja tapi juga merambah sektor perbankan, ritel dan properti dengan mengembangkan konsep smart city maupun smart komplek," pungkasnya.

Tag: Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46