Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:14 WIB. Kebakaran - Kebakaran Plaza Kalibata sudah dalam penanganan petugas. 
  • 19:13 WIB. Industri - Industri makanan dan minuman siap saji tetap ekpansif di tahun 2019. 
  • 19:12 WIB. Akuntansi - Radana Finance siap implementasikan standar akuntansi PSAK 71.
  • 19:12 WIB. Alumunium - Harga alumunium berpotensi menguat di tengah polemik perang dagang. 
  • 17:23 WIB. Infrastruktur - Menhub cek kesiapan penerapan one way dari Cikarang hingga Brebes. 
  • 17:21 WIB. Finansial - BCA naikkan pencadangan pembiayaan BCA Finance 1,7%.
  • 17:21 WIB. Batubara - PTBA jual batubara kalori tinggi 526.000 ton hingga April 2019.
  • 17:20 WIB. Pajak - Sri Mulyani: Gerakan boikot bayar banyak penolakan.
  • 17:18 WIB. Hijab - Produsen hijab Marbi rilis produk hijab anti tembem baru.

Luhut Bantah Acara IMF-WBG 2018 Bermewah-mewahan

Luhut Bantah Acara IMF-WBG 2018 Bermewah-mewahan - Warta Ekonomi
WE Online, Nusa Dua, Bali -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membantah bahwa pemerintah bermewah-mewahan dan terlalu boros dalam penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WBG pada 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali.

"Jadi, kalau orang bilang IMF mewah, itu salah, ya kami begini saja. Ada yang bilang sewa mobil mewah, padahal itu Mercedes tahun 2013. Jadi, jangan buat kami susah, down grade negeri sendiri, saya kritik itu," ujar Luhut yang juga Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 saat konferensi pers di Nusa Dua, Bali, Senin (8/10/2018).

Terkait pendanaan, Luhut bilang pemerintah dan DPR telah menyetujui anggaran yang digunakan berasal dari APBN 2017 dan 2018 sebanyak Rp855,5 miliar, di mana sebesar Rp45,4 miliar dari APBN 2017 dan Rp810,1 miliar dari APBN 2018. Dari total tersebut, Luhut menyatakan, baru Rp556 miliar yang telah digunakan untuk Pertemuan Tahunan IMF-WBG kali ini.

"Itu yang dialokasikan, saya sebagai ketua, sampai hari ini yang digunakan Rp556 miliar, yang sudah dibayarkan Rp192,1 miliar. Nanti ada tambahan dari situ, jadi angka ini kami hemat yang tidak perlu," jelasnya.

Sebagai contoh, kata Luhut, pihaknya tidak membiayai akomodasi para peserta selama di Nusa Dua, Bali.

"Sekarang yang hadir, hasil registrasi terakhir 34.223 peserta. Itu asing ada 14.003 peserta, kami tidak hitung keluarganya, tapi di hotel banyak yang datang dengan anak dan istri. Itu terserah, dia bayar sendiri, kami tidak bayarin. Semua hotel ini dibayar oleh peserta, tapi masa venue dia yang sewa, jadi itu kami," tegasnya.

Menurutnya, penyelenggaraan ini akan membawa manfaat dan keuntungan bagi Indonesia, khususnya Bali sendiri.

"Kami buat untung RI dengan pariwisata, itu kami perbaiki apron pesawat di Bali, kami percepat, sehingga turis Bali naik 1,2 juta per tahun, sehingga okupansi hotel naik dari 60-70% menjadi 70-80%," ucap Luhut.

Kemudian, pihaknya melakukan perbaikan lapangan terbang di Banyuwangi, Danau Toba, dan Labuan Bajo, serta infrastruktur di Mandalika, dan lain-lain.

"Dulu Pak SBY buat tol di Bali, kami buat underpass juga. Jadi, jangan berikan berita yang tidak tahu, terutama tokoh-tokoh yang itu, sudah saya telepon juga sih. Saya bilang, Anda datang saja ke saya, saya berikan angkanya tidak akan diambil, tidak main-main kami, memang kami sudah gila? Kami masih waras, mungkin yang ngomong yang tidak waras. Jadi, jangan bohong, nanti kena operasi lagi," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk menggelar Pertemuan IMF-WBG di Bali sebesar Rp855 miliar terlampau besar. Padahal untuk menggelar acara internasional seperti itu cukup dengan anggaran US$10 juta atau sekitar Rp150 miliar.

"Biasanya 10 juta dolar sudah hebat dan mewah," ujar Rizal di kediaman Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Sementara Koordinator Juru Bicara Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, penyelenggaraan IMF-WB di Bali menggeluarkan anggaran yang cukup besar, sehingga kegiatan itu tidak tepat untuk dilakukan. Padahal, seyogyanya ada penghematan anggaran.

"Iya betul (menolak), karena hal tersebut menurut kami sangat substantif, kami pahami Annual Meeting IMF-WB tidak bisa dibatalkan karena anggaran yang sangat besar tersebut sudah dikeluarkan pemerintah dari APBN, namun kami menyarankan melakukan penghematan," ujarnya.

Menurutnya, anggaran yang besar untuk menyelenggarakan pertemuan itu terkesan foya-foya. Pasalnya, Indonesia masih berusaha bangkit dari bencana gempa-tsunami di Sulawesi Tengah. Selain itu, dana tersebut bisa dihemat dan dialihkan untuk penanganan bencana.

Tag: World Bank (Bank Dunia), Luhut Binsar Pandjaitan

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Nico Martiano Akbar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10