Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:13 WIB. Renault - Renault rancang Van listrik untuk China.
  • 09:12 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo kaji aturan batasi pemakaian smartphone di sekolah.
  • 09:11 WIB. Go-Pay - Go-Pay kini bisa dipakai untuk bayar SIM.
  • 09:08 WIB. Microsoft - Bill Gates sebut tanpa Paul Allen, Microsoft tak akan pernah ada.
  • 09:08 WIB. NASA - NASA susun konsep kirim manusia ke Venus.
  • 09:07 WIB. Path - Path resmi pamit hari ini.
  • 06:31 WIB. Telkomsel - Telkomsel: 90.000 gamer main game mobile ShellFire.
  • 06:30 WIB. Facebook - Facebook bekukan misinformasi terkait pemungutan suara jelang Pemilu AS.
  • 06:28 WIB. EU - KPPU Uni Eropa selidiki kemungkinan langkah Sony setelah pembelian EMI.
  • 06:25 WIB. Dell - Dell lanjutkan rencana masuk bursa saham meski ditentang investor.
  • 06:22 WIB. DreatOut - Sekuel gim DreatOut ditargetkan rilis tahun depan.
  • 06:20 WIB. Gim - Mahasiswa Surabaya bikin gim edukasi penanggulangan bencana.
  • 06:17 WIB. Apple - Apple perbaiki emoji bagel yang bikin netizen marah.
  • 06:16 WIB. Apple - Apple minta maaf atas akun yang kena hack di China.
  • 06:09 WIB. Netflix - Netflix tambah 7 juta pengguna baru di Juli-September.

Jadi Dosen di UI, Dirut PNM Kenalkan Program Mekaar

Foto Berita Jadi Dosen di UI, Dirut PNM Kenalkan Program Mekaar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Arief Mulyadi mendapatkan kesempatan menjadi Dosen Tamu di Universitas Indonesia, Kamis (4/10). Dalam kesempatan tersebut, Ia memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa UI Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dengan mengambil materi "Kredit Mikro, Pemberdayaan Perempuan dan Pengurangan Kemiskinan”.

Pria yang sering disapa ARM ini menjelaskan mengenai pembinaan program PNM Mekaar dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Sejak didirikan pada 1 Juni 1999, PNM sebagai BUMN yang mengemban tugas khusus memberdayakan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi. Tugas pemberdayaan tersebut dilakukan melalui penyelengaraan jasa pembiayaan dan jasa manajemen, sebagai bagian dari penerapan strategi pemerintah untuk memajukan UMKMK." ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Ia mengatakan salah satu program PNM ialah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar)yang berhasil diluncurkan pada tahun 2016. Sambungnya, PNM Mekaar ini seperti layanan pemberdayaan berbasis kelompok bagi perempuan pra sejahtera pelaku usaha mikro.

"Program PNM Mekaar dibentuk oleh PT PNM untuk mendidik dan menanamkan mental usaha untuk jujur, disiplin dan kerja keras, peningkatan kerukunan, kekeluargaan, dan gotong royong, dan membangun budaya menabung." katanya.

Lebih jauh, Arm mengatakan Program PNM Mekaar dilandasi pemikiran bahwa bantuan sosial tidak membangun kemandirian dalam meningkatkan kesejahteraan. Tambahnya, Ia menceritakan program PNM Mekaar dicoba pertama kali pada November 2015 untuk masyarakat miskin di perkotaan yang berada di Cilincing, Jakarta Utara.

“Program ini memiliki beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, uji kelayakan, persiapan pembiayaan, pencairan dana, dan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) yang dilakukan seminggu sekali guna untuk membuktikan bahwa uang yang diberikan oleh PT PNM digunakan untuk usaha,” tuturnya.

Selain itu, Ia mengatakan klasterisasi Nasabah Program Mekaar antara lain adalah Kluster Pengrajin Gula Kelapa di Banyuwangi, Kluster Jahit Menjahit di Tasikmalaya, Kluster Petani Sayuran di Garut, Lembang dan Rancabali, Kluster produsen kue di Rancaekek, Bandung dan masih banyak lagi.

“PT PNM berharap program seperti Program Mekaar dan Program Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM)  ini dapat memutus rantai kemiskinan di Indonesia,” tukasnya.

Sekedar informasi, hingga saat ini, Program PNM Mekaar sudah memiliki 1.754 cabang di 30 provinsi dan 3.459.564 nasabah di seluruh Indonesia.

Tag: PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), Arief Mulyadi

Penulis: Redaksi

Editor: Vicky Fadil

Foto: PT PNM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74