Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:26 WIB. Bursa - SPN03181018 senilai Rp3 triliun jatuh tempo hari ini.
  • 10:25 WIB. Bursa - BORN: Kami tidak berkaitan dengan perkara korupsi pembangunan PLTU Riau-1. 
  • 09:13 WIB. Renault - Renault rancang Van listrik untuk China.
  • 09:12 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo kaji aturan batasi pemakaian smartphone di sekolah.
  • 09:11 WIB. Go-Pay - Go-Pay kini bisa dipakai untuk bayar SIM.
  • 09:08 WIB. Microsoft - Bill Gates sebut tanpa Paul Allen, Microsoft tak akan pernah ada.
  • 09:08 WIB. NASA - NASA susun konsep kirim manusia ke Venus.
  • 09:07 WIB. Path - Path resmi pamit hari ini.
  • 06:31 WIB. Telkomsel - Telkomsel: 90.000 gamer main game mobile ShellFire.
  • 06:30 WIB. Facebook - Facebook bekukan misinformasi terkait pemungutan suara jelang Pemilu AS.
  • 06:28 WIB. EU - KPPU Uni Eropa selidiki kemungkinan langkah Sony setelah pembelian EMI.
  • 06:25 WIB. Dell - Dell lanjutkan rencana masuk bursa saham meski ditentang investor.
  • 06:22 WIB. DreatOut - Sekuel gim DreatOut ditargetkan rilis tahun depan.
  • 06:20 WIB. Gim - Mahasiswa Surabaya bikin gim edukasi penanggulangan bencana.
  • 06:17 WIB. Apple - Apple perbaiki emoji bagel yang bikin netizen marah.

Kemenkeu Dorong Skema Pembiayaan Inovatif dan Kreatif

Foto Berita Kemenkeu Dorong Skema Pembiayaan Inovatif dan Kreatif
Warta Ekonomi.co.id, Nusa Dua, Bali -

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus meningkatkan upaya membangun skema pembiayaan inovatif dan kreatif untuk memperkuat ketahanan fiskal. Pemerintah dalam hal ini, menginisiasi beberapa skema pembiayaan inovatif dan kreatif dengan bentuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan menugaskan BUMN di bawah Kemenkeu, serta skema Blended Finance.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, salah satu tujuan yang ingin dicapai dari implementasi skema pembiayaan yang inovatif dan kreatif untuk mencapai target pembangunan, namun tetap menjaga agar APBN tetap sehat dan akuntabel.

Sri Mulyani menyampaikan bahwa pembiayaan yang inovatif dan kreatif sendiri menitikberatkan pada upaya mencari sumber pembiayaan alternatif yang tidak bergantung pada APBN.

"Hal tersebut bertujuan agar ketahanan fiskal tetap terjaga dengan mendorong peningkatan partisipasi sektor/pihak di luar pemerintah turut serta dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan," ujar Sri Mulyani dalam Diskusi Media Pembiayaan Kreatif dan Inovatif: Showcase Model Indonesia dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Nusa Dua, Bali, kemarin, Senin (9/10/2018).

BUMN dan instansi di bawah Kemenkeu diharapkan dapat memainkan peran penting sebagai instrumen fiskal sekaligus aktor pembiayaan kreatif untuk mengimplementasikan Value for Money dalam upaya mengakselerasi pembangunan nasional.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, selama ini tugas Kementerian PUPR untuk belanja infrastruktur jika hanya memakai APBN tidak akan cukup.

"Untuk belanja jalan tol sudah Rp360 triliun, dengan pembiayaan alternatif kita bisa mempercepat dan mempermudah pelaksanaan program yang dicanangkan bersama," katanya dalam kesempatan yang sama.

Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyampaikan, KPBU memiliki keunggulan, yaitu menjaga governance (transparan, akuntabel, dan mempertimbangkan risiko).

"Dengan KPBU kita bisa mengakses the best talent available dan bisa memperkaya produk-produk keuangan kita," ucap Rudiantara.

Skema pembiayaan yang inovatif dan kreatif, antara lain KPBU merupakan skema penyediaan dan pembiayaan infrastruktur yang berdasarkan pada kerja sama antara pemerintah dan badan usaha (swasta). 

Pada 2019, direncanakan beberapa proyek infrastruktur yang dibangun melalui skema KPBU-Availability Payment (pembayaran ketersediaan layanan) dengan nilai diperkirakan Rp9,38 triliun. Skema lain adalah pemberian penugasan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam hal ini, dukungan pemerintah diberikan dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN), pemberian pinjaman, atau penjaminan. 

Satu lagi skema inovatif yang dikembangkan adalah skema Blended Finance sebagai salah satu instrumen keuangan, di mana proses pembiayaan melibatkan pihak swasta dan industri jasa keuangan untuk mendukung proyek-proyek dalam pembangunan yang berkelanjutan. 

Tag: Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pembiayaan

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Nico Martiano Akbar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74