Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:15 WIB. Google - Google prediksi pemilu dan tokoh politik bakal jadi trending di 2019.
  • 07:02 WIB. California - California berencana kenakan pajak untuk SMS. 
  • 07:00 WIB. Fintech - Kemenkominfo telah blokir 400 Fintech ilegal dari OJK. 
  • 06:58 WIB. YLKI - YLKI sebut perlindungan konsumen belanja online rendah. 
  • 06:54 WIB. Apple - Apple investasikan Rp14,5 triliun untuk kampus di Texas. 

Furnitur Kayu Jati Indonesia Hasilkan US$1 Juta di AS

Foto Berita Furnitur Kayu Jati Indonesia Hasilkan US$1 Juta di AS
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Produk furnitur luar ruangan berbahan kayu jati dari Indonesia menghasilkan transaksi potensial sebesar US$1 juta. Selain itu, produk tersebut mendapatkan trial order senilai US$324,48 ribu dari tujuh importir Amerika Serikat (AS).

Menurut Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago, Billy Anugrah, pencapaian ini diraih melalui pameran Casual Market 2018 yang berlangsung pada 25–28 September 2018 di Merchandise Mart, Chicago, AS.

"Pangsa pasar furnitur luar ruangan di AS tumbuh pesat sebanyak 6% per tahun. Melalui pameran ini diharapkan penetrasi produk tersebut ke AS akan semakin meningkat," kata Billy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/10/2018).

Casual Market merupakan pameran furnitur luar ruangan terbesar di dunia yang dihadiri 90 perusahaan dan 250 eksibitor dari berbagai negara. Partisipasi Indonesia merupakan hasil kerja sama ITPC Chicago dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago dengan dua perusahaan eksportir Indonesia, yaitu PT Evoline Furniture Industry dan PT Indoexim International.

PT Evoline merupakan salah satu produsen furnitur ternama di Indonesia dengan spesialisasi pada furnitur berbahan kayu jati premium berkualitas tinggi. Perusahaan ini telah mengekspor produk-produknya ke berbagai negara, terutama Uni Eropa dan Kanada.

Sedangkan PT Indoexim adalah salah satu produsen furnitur terbesar di Indonesia dengan rekam jejak yang sangat baik. Perusahaan ini telah mengekspor ke lebih dari 102 negara di lima benua dan telah memenangkan Primaniyarta Award dari Kemendag sebanyak empat kali.

Casual Market merupakan pameran tahunan yang telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Tahun ini merupakan tahun ke-6 bagi Indonesia dalam keikutsertaannya pada pameran tersebut. Sementara itu, bagi PT Evoline merupakan tahun ke-3, dan bagi PT Indoexim adalah yang pertama kalinya.

Bertemakan Indonesian Furniture: Sustainability, Craftsmanship, Quality, Paviliun Indonesia mendapatkan respons positif dan ramai dikunjungi oleh hampir 100 buyers potensial yang merupakan penjual grosir dan pengecer.

"Produk furnitur berbahan kayu jati sangat diminati pasar AS. Selama pameran, sebagian besar penjual grosir atau pengecer AS melakukan kerja sama dengan para produsen dan perajin furnitur di Indonesia, khususnya yang berbahan kayu jati," imbuh Billy.

Selain itu, lanjut Billy, terdapat tiga perusahaan Indonesia yang mempunyai kantor perwakilan di AS juga turut mengikuti pameran secara mandiri.

"Pameran ini merupakan upaya kami dalam meningkatkan ekspor Indonesia ke AS," ujarnya.

Tag: Furnitur, Ekspor

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00