Portal Berita Ekonomi Kamis, 15 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:55 WIB. Mandiri - Mandiri mengintegrasikan portal lelangnya dengan portal www.lelang.go.id.
  • 18:55 WIB. PGN - PGN masih menghadapi tekanan harga dan risiko dari kebijakan pemerintah.
  • 18:54 WIB. Garuda - Garuda mengambil-alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air.
  • 18:54 WIB. PLN - PLN menandatangani PPA PLTA Merangin 350 MW.
  • 18:54 WIB. PLN - PLN area Timika melakukan pemadaman aliran listrik secara total menyusul stok BBM di tangki mesin PLTD sudah habis.

Siap-siap, Harga Makanan dan Minuman Bakal Naik Tahun Depan

Foto Berita Siap-siap, Harga Makanan dan Minuman Bakal Naik Tahun Depan
Warta Ekonomi.co.id, Serang -

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berlanjut hingga saat ini. Terkait hal tersebut, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) pun memprediksikan jika pada tahun depan harga makanan dan minuman (mamin) pun akan terkerek naik.

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengungkapkan bila nilai tukar rupiah hingga tahun depan belum stabil kemungkinan harga mamin akan mengalami kenaikan sebesar 5 persen. 

"Dengan USD seperti ini kita mau tidak mau akan evaluasi harga di tahun depan. Perkiraan saya kenaikan harga karena depresiasi rupiah sekitar 5 persenan lah naiknya. Karena untuk mamin naik 5 persen itu cukup pbesar. Itu kompensasi yg terjadi saat ini," katanya, saat ditemui dalam acara Groundbreaking Kawasan Industri Modern Halal Valley di Serang, Banten.

Lebih lanjut, Ia mengemukakan jika anggota Gapmmi pada tahun ini sudah satu suara untuk tidak menaikan harga mamin. Namun, hal tersebut membuat margin perusahaan mamin terkoreksi sebesar 3-5 persen. Akan tetapi, untuk perusahaan mamin yang berskala kecil tercatat sudah menaikan harga jualnya. 

"Kalau perusahaan besar memang punya strategi ya udah rugi dulu gapapa tapi jangka panjang tetap jalan karena masih punya kekuatan. Tahun ini gak naik, industri kecil naik tapi belum ada yang tutup mudah-mudahan daya tahannya masih kuat," ucapnya. 

Adhi meminta kepada pemerintah agar melakukan upaya agar nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bisa stabil dan tidak fluktuatif seperti saat ini.

Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah untuk melakukan kajian kembali pada regulasi yang telah ada, guna memberikan angin segar kepada perusahaan-perusahaan mamin. Meski, para perusahaan mamin telah melakukan efisiensi agar margin tidak tergerus lebih dalam. 

"Antisipasi, kita mencari alternatif bahan baku, alternatif kemasan dan sebagainya. Tapi kita juga berkoordinasi dengan pemerintah bagaimana agar membuat stabilitasi dinilai tukar ini. Kita harapkan juga ada pembahasan lagi mereview regulasi-regulasi yang ada supaya regulasi yang ada tidak menghambat dan bisa kurangi biaya-biaya yang tidak perlu. Ini penting sekali untuk mengkompensasi pelemahan rupiah yang berakibat terhadap harga pokok," pungkasnya. 

Tag: Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi), Rupiah

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Unsplash/Peter Bond

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,955.01 3,915.25
British Pound GBP 1.00 19,289.40 19,089.66
China Yuan CNY 1.00 2,138.29 2,116.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,838.00 14,690.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,791.68 10,682.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.12 1,876.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,775.60 10,664.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,807.00 16,637.89
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,538.76 3,499.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,069.67 12,935.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00