Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:46 WIB. Pegadaian - Pegadaian menyetorkan dividen sebagai penerimaan negara sebesar Rp1,387 triliun.
  • 13:15 WIB. Trans Sumatra - Tol Trans Sumatra bisa melayani masyarakat pada libur Lebaran 2019.
  • 12:29 WIB. AP I - AP I menyebut terjadi penurunan jumlah extra flight untuk musim lebaran tahun ini.
  • 11:49 WIB. Pelindo I - Pelindo I menyiapkan aspek pelayanan dan kenyamanan penumpang mudik lebaran.
  • 10:39 WIB. Telkomsel - Telkomsel bekerjasama dengan Samsung dan HCI menghadirkan program “Low-Cost Bundling 4G”.
  • 10:37 WIB. Telkom - Telkom membagikan dividen Rp16,23 triliun.
  • 10:36 WIB. Jiwasraya - Jiwasraya menerbitkan MTN Rp500 miliar.
  • 10:35 WIB. Perbankan - Pertumbuhan kredit masih di kisaran 11,05% secara yoy di kuartal I 2019.
  • 10:33 WIB. PSSI - PSSI mendapatkan pinjaman US$10 juta dari Citibank untuk menambah armada kapal.
  • 10:32 WIB. Game Online - Indonesia jadi tuan rumah turnamen PUBG Mobile Asia Tenggara.
  • 10:30 WIB. Pupuk - Pupuk Indonesia menyiapkan 1,32 juta ton stok lebaran.

Proyek RS Universitas Udayana Rugikan Negara Hampir Rp26 Miliar

Proyek RS Universitas Udayana Rugikan Negara Hampir Rp26 Miliar - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Duta Graha Indah yang telah berubah nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjineering didakwa merugikan keuangan negara dari proyek pembangunan Rumah Sakit Khusus Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran 2009 dan 2010 sebesar Rp25,953 miliar.

"Bahwa terdakwa PT NKE bersama-sama dengan Dudung Purwadi (direktur utama terdakwa dari tahun 1999-2012), Muhammad Nazarudin (anggota DPR RI 2009-2014), dan Made Meregawa membuat kesepakatan memenangkan terdakwa dalam lelang proyek pembangunan Rumah Sakit Khusus Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran 2009 dan 2010 yang merugikan keuangan negara sejumlah Rp25,953 miliar," kata Jaksa Penuntut Umum KPK Lie Putra Setiawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Sidang tersebut adalah sidang perdana untuk KPK menjadikan korporasi sebagai terdakwa. Orang yang duduk di kursi terdakwa adalah Direktur Utama PT NKE Djoko Eko Suprastowo. Nilai Rp25,953 miliar berasal dari perhitungan BPKP dari kerugian fisik.

"Perbuatan terdakwa PT NKE telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yaitu memperkaya diri terdakwa selaku korporasi sejumlah Rp24,778 miliar," tambah jaksa. Selain itu, perbuatan PT NKE memperkaya Muhammad Nazarudin beserta korporasi yang dikendalikannya yakni PT Anak Negeri, PT Anugerah Nusantara dan Grup Permai sejumlah Rp10,29 miliar.

Kasus ini berawal pada 2009, pihak Anugerah Grup, yaitu Mindo Rosalina Manulang dan Clara Maureen melakukan pertemuan dengan pihak Universitas Udayana, yaitu Made Meregawa dan I Dewa Putu Sutjana di Hotel Century, Jakarta, membahas rencana proyek pembangunan rumah sakit dan alat-alat kesehatan pada Universitas Udayana yang anggarannya sedang diurus Muhammad Nazarudin di DPR.

"Pertemuan berikutnya dilakukan di kantor Anugerah Grup dengan kesepakatan bagian pekerjaan pembangunan rumah sakit pendidikan khusus penyakit infeksi dan pariwisata di Universitas Udayana akan dikerjakan oleh terdakwa," ucap Jaksa.

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62