Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:29 WIB. PRDA - Prodia Widyahusada mencatatkan laba bersih sebesar Rp175,45 miliar pada tahun 2018.
  • 07:41 WIB. Kualifikasi Euro Grup B - Portugal 0 vs 0 Ukraina
  • 07:39 WIB. Kualifikasi Euro Grup B - Luksemburg 2 vs 1 Lithuania
  • 07:38 WIB. Kualifikasi Euro Grup A - Inggris 5 vs 0 Republik Ceko
  • 07:16 WIB. Kualifikasi Euro Grup A -  Bulgaria 1 vs 1 Montenegro

IMF-WB, BUMN Raup Keuntungan Rp202,5 T

IMF-WB, BUMN Raup Keuntungan Rp202,5 T - Warta Ekonomi
WE Online, Nusa Dua -

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan sejumlah BUMN meraup kesepakatan investasi senilai US$13,5 miliar atau setara Rp202,5 triliun dari Pertemuan IMF-WB di Nusa Dua, Bali.

"Bisa lebih dari (US$13,5 miliar) itu, karena nilai sebesar itu hanya dari pertemuan teknis dalam Forum Investasi Infrastruktur di arena Pertemuan IMF-WB di Bali yang melibatkan Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, BI, dan OJK," katanya kepada Antara di sela kegiatan Paviliun Indonesia dalam rangkaian Pertemuan IMF-WB di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018).

Penandatanganan kesepakatan investasi tersebut telah dilakukan dalam Forum Investasi Infrastruktur di sela Pertemuan IMF-WB di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018).

Menurut Aloysius, hasil dari pertemuan teknis kalangan BUMN dengan investor yang mengikuti Pertemuan IMF-WB di Bali sebenarnya ada yang merupakan hasil perundingan dalam beberapa tahun terakhir, namun Pertemuan IMF-WB makin meyakinkan para investor untuk bekerja sama.

 "BUMN tidak hanya memanfaatkan momentum Pertemuan IMF-WB itu untuk pertemuan teknis dengan investor dunia, karena BUMN juga menjadi sponsorship pertemuan itu serta melakukan promosi dengan menggelar Paviliun Indonesia sebagai pameran atau etalase Indonesia," katanya.

Artinya, selain kesepakatan investasi dari hasil pertemuan teknis, katanya, juga ada transaksi dari hasil pameran di Paviliun Indonesia yang digelar di sela Pertemuan Tahunan IMF-WB senilai Rp211 juta hingga hari keempat (Kamis, 11/10) atau transaksi rata-rata Rp50 juta-Rp60 juta per hari dari penjualan produk UMKM.

"Jadi, kami dari BUMN memanfaatkan momentum Pertemuan IMF-WB di Bali itu untuk dua hal yakni pertemuan sebagai ajang promosi dan delegasi yang memiliki potensi bisnis, karena pertemuan tahunan IMF-WB itu juga dihadiri para pemegang saham dan investor," katanya.

Terkait adanya potensi bisnis itulah, Kementerian BUMN akhirnya meminta izin penyelenggaran Pertemuan IMF-WB untuk mengadakan pertemuan teknis antara BUMN dengan sejumlah investor dunia dalam empat sesi terkait energi, kelistrikan, teknologi, dan infrastruktur.

"Investasi terbesar dari nilai kerja sama sebesar Rp202,5 triliun atau US$13,5 miliar  itu diperoleh PT Pertamina (Persero) yakni senilai US$6,5 miliar  dari kerja sama dengan perusahaan minyak dan gas di Taiwan, CPC Corporation," katanya.

Pertamina bersama CPC akan bekerja sama membangun pabrik bahan baku petrokimia berskala internasional yang akan menghasilkan produk turunan dari minyak mentah yang bisa menjadi nilai tambah bagi Indonesia.

"Proyek bersama itu akan dapat mengurangi impor bahan baku petrokimia senilai US$2,4 miliar per tahun, karena akan menutupi separuh dari kebutuhan dalam negeri yang selama ini impor. Apalagi, juga ada keuntungan tenaga kerja dan kandungan lokal," katanya.

Selain Pertamina, di sektor ESDM juga ada proyek hilirisasi PT Antam Tbk dan PT Inalum (Persero) dengan perusahaan dari China yaitu Aluminium Corporation of China Limited (Chalco) di Mempawah, Kalimantan Barat dengan nilai investasi mencapai 850 juta dolar AS.

"Kerja sama Antam, Inalum dan Chalco ini mengubah bauksit jadi alumina hingga satu juta per ton. Alumina itu selama ini 100 persen impor, sehingga bisa menekan impor dan menghemat devisa hingga US$650 juta," katanya.

Aloysius juga menambahkan pertemuan teknis yang tertunda dua hari dari rencana Selasa (9/10) menjadi Kamis (11/10) karena menunggu kehadiran Presiden Joko Widodo itu juga menghasilkan pendanaan alternatif yang merupakan sinergi antara PT AIA dengan PT Taspen (Persero).

"Pendanaan alternatif yang mendapat dukungan dari OJK adalah dinfra atau dana infrastruktur yang nantinya akan dialokasikan untuk pembiayaan infrastruktur, seperti jalan tol dan proyek-proyek PT Jasa Marga (Persero)," katanya.

Tag: Badan Usaha Milik Negara (BUMN), International Monetary Fund (IMF)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Kementerian BUMN

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00