Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:05 WIB. Jasindo - Jasindo memanfaatkan tingginya minat umroh dan liburan untuk menjual produk asuransi perjalanan.
  • 06:26 WIB. Pertamina - Pertamina bekerja sama dengan Bank Sumut menggelar promo untuk menggaet pendaftar baru aplikasi MyPertamina.
  • 06:23 WIB. AP II - Pembangunan Bandara Soekarno-Hatta kedua menelan dana sekitar Rp100 triliun.
  • 06:22 WIB. AP II - AP II menargetkan pembangunan Bandara Soekarno-Hatta kedua bisa direalisasikan mulai 2021.
  • 06:06 WIB. ADHI - Target harga saham ADHI berada pada level Rp3.000 per saham.
  • 06:04 WIB. ADHI - Analis menilai bahwa pertumbuhan laba bersih yang dibukukan ADHI pada kuartal III/2018 menjadi yang tertinggi dalam rerata 5 tahun terakhir.
  • 06:01 WIB. Mandiri - Mandiri menyarankan pemerintah meningkatkan porsi pendapatan di luar komoditas misalnya manufaktur.
  • 06:00 WIB. Mandiri - Bank Mandiri masih menyalurkan KPR di beberapa daerah dengan jumlah terbatas.

Tim Optimis Jokowi-Ma'ruf Bisa Raih 60% Suara di Jawa Barat

Foto Berita Tim Optimis Jokowi-Ma'ruf Bisa Raih 60% Suara di Jawa Barat
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Sekretaris Tim Kampanye Daerah Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut satu Joko Widodo-KH Ma'aruf Amin di Jawa Barat, Abdy Yuhana menargetkan pasangan capres-cawapres ini bisa meraih 60 persen suara di Jawa Barat.

"Jawa Barat merupakan salah satu wilayah strategis di Pilpres 2019 mendatang. Jumlah penduduknya sekitar 40 juta jiwa. Kami targetkan Pak Jokowi KH Ma'ruf bisa meraih 60 persen suara di Jawa Barat," kata Abdy Yuhana, di Kota Bandung, Sabtu.

Ditemui seusai Rakorda Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) di Kota Bandung, Abdy mengatakan terdapat sejumlah daerah di Jawa Barat yang perlu mendapat perhatian khusus agar Pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin bisa menang di wilayah ini.

"Dan berdasarkan pemetaan untuk daerah priangan timur dan barat, perlu mendapat perhatian khusus karena kurang menguntungkan bagi pasangan Jokowi-Ma'aruf Amin," kata dia.

Dia menuturkan dalam memperoleh suara dari sejumlah daerah tersebut, maka dibutuhkan komunikasi dan sosialisasi yang intens kepada para warganya, terutama terkait sejumlah program selama kepemimpinan Joko Widodo.

"Oleh karena itu akan dilakukan berbagai upaya dan komunikasi, tapi tidak boleh fitnah, hoaks atau bohong. Jadi tetap kampanye yang santun," tuturnya.

Dikatakannya dalam pemenangan pasangan Jokowi-KH Ma'aruf Amin di Jawa Barat, maka sejumlah tokoh siap membantu seperti TB Hassanudin, Dedi Mulyadi, Uu Ruzhanul Ulum dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

"Sejumlah nama dari pasangan calon gubernur dan gubernur terpilih Jawa Barat siap mendukung. Tentu ini menjadi sisi positif dalam pemenangan di Jawa Barat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bara JP DPD Jawa Barat, Dwi Subawanto mengatakan bahwa pihaknya akan berfokus kepada "urban people" karena kekalahan Jokowi pada Pemilihan Presiden 2014 di Jawa Barat dipengaruhi oleh "urban people" tersebut.

"Urban people sendiri tidak memiliki nilai atau ideologi politik, yang mudah berubah suaranya oleh berbagai faktor seperti sembako atau uang. Berdasarkan pemetaan ada di daerah Depok, Bogor dan Bekasi," imbuhnya.

Dia mengakui bahwa kekalahan Joko Widodo di Jawa Barat pada Pilpres 2014, disebabkan kurang maksimalnya suara dari urban people tersebut, sementara suara dari masyarakat ini memberikan dampak yang signifikan bagi suara di Jawa Barat.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Maruf Amin

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35