Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:36 WIB. Bisnis - Dafam Property mengembangkan tiga bisnis hunian di Madiun dan satu hunian di Magetan. 
  • 12:12 WIB. Telkomsel - Telkomsel bekerja sama dengan lebih dari 80 Bank di Indonesia untuk permudah transaksi finansial.
  • 12:03 WIB. BCSA - Bank Indonesia dan Bank Sentral Tiongko sepakat ubah nilai BCSA dari ¥100 miliar menjadi ¥200 miliar.
  • 12:03 WIB. Finansial - Bank Indonesia dan Bank Sentral Tiongkok perbarui perjanjian bilateral currency swap arrangement (BCSA).
  • 12:03 WIB. Pelindo I- Pelindo I kerja sama pembiayaan investasi sebesar Rp 1,3 triliun bersama 3 bank Himbara.
  • 12:02 WIB. First Media - Saham First Media anjlok 20 poin atau 5,37% di awal perdagangan sesi I. 
  • 10:21 WIB. BTN - BTN mengaku siap menyerap realisasi KPR FLPP bank BPD.
  • 10:06 WIB. HK - Hutama Karya tengah mempersiapkan pembangunan ruas Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 37 kilometer.

LPEI Undang Menkeu Negara Mitra Bahas Skema Pembiayaan di Indonesia

Foto Berita LPEI Undang Menkeu Negara Mitra Bahas Skema Pembiayaan di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Nusa Dua, Bali -

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/ Indonesia Eximbank berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, Kementeriam Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Luar Negeri serta para BUMN strategis menyelenggarakan suatu Parallel Event yang fokus membahas skema Pembiayaan Indonesia, dalam rangkaian acara Pertemuan Tahunan IMF-WB di Nusa Dua, Bali.

Parallel Event yang bertajuk Working Luncheon on Indonesia Financing Scheme ini merupakan pertemuan bersejarah dan memiliki nilai strategis dimana Indonesia secara individu melakukan pertemuan dengan para Menteri Keuangan negara mitra di pasar prospektif. Pertemuan ini menjadi terobosan konkret Indonesia terutama dalam penguatan skema pembiayaan Indonesia untuk memajukan ekspor dan outbound investment Indonesia.

Pertemuan ini mengundang para Menkeu dari sejumlah negara Afrika dan Asia, seperti Angola, Bangladesh, Kamerun, Ethiopia, Gabon, Mozambik, Namibia, Niger, Tanzania, Timor Leste, Somalia dan sejumlah negara lainnya. Turut hadir Lembaga luar negeri seperti The African Export-Import Bank (Afreximbank), Central African States Development Bank (BDEAC), dan Institute for Transportation & Development Policy (ITDP).

Sementara itu, BUMN strategis yang menghadiri pertemuan ini adalah PT Pindad, PT LEN Industri, Bio Farma, PT Timah, PT INKA, PT Dirgantara Indonesia, PT Kimia Farma, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Peruri.

Dalam pertemuan ini, Menkeu RI Sri Mulyani Indwarati menjelaskan bahwa Indonesia berkomitmen meningkatkan kerja sama ekonomi dengan pasar prospektif, sesuai arahan Presiden RI.

"Saya berharap dengan adanya pertemuan bersama mitra RI di pasar prospektif, dapat disusun sebuah kebijakan dan terobosan yang sesuai dengan harapan para mitra RI," kata Sri Mulyani di Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10/2018).

Pemerintah Indonesia sendiri telah mengeluarkan serangkaian kebijakan fiskal, termasuk pemberian Penugasan Khusus Ekspor kepada LPEI atau yang disebut juga dengan National Interest Account (NIA) untuk mendukung program ekspor nasional atas biaya Pemerintah.

Hal ini ditempuh untuk memperkuat ekspor dan outbound investment Indonesia yang merupakan dua kunci yang menjadi perhatian pemerintah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, LPEI melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Timah Tbk. dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Ruang lingkup kesepahaman adalah terkait pengerjaan proyek bersama serta komitmen LPEI untuk memberikan dukungan pembiayaan investasi dan/atau modal kerja ekspor hasil tambang.

"Kami berharap dengan adanya pertemuan bersama mitra RI di pasar prospektif, dapat disusun sebuah kebijakan dan terobosan yang sesuai dengan harapan para mitra Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk terus memperkuat regulasi nasional dan menciptakan inovasi-inovasi untuk menghadapi kendala yang dirasakan BUMN dan pelaku usaha Indonesia ketika melakukan ekspansi usahanya, terutama ke pasar Afrika.

"Salah satu alternatif yang dapat ditempuh Pemerintah Indonesia adalah dengan mengembangkan skema counter-purchase," kata dia.

Sekadar informasi, hingga tahun 2018, melalui keputusan yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan, LPEI telah menerima sebanyak 5 penugasan khusus dengan total alokasi dana sebesar Rp 2,7 triliun.

Adapun kelima PKE tersebut adalah ekspor gerbong kereta api ke Bangladesh, fasilitas pembiayaan kepada UKM supplier eksportir dalam rangka ketahanan usaha, ekspor gerbong barang dan penumpang ke Bangladesh dan Srilanka, ekspor pesawat udara ke Thailand, Nepal, Uni Emirat Arab, dan negara di Kawasan Afrika, ekspor komoditas ke Kawasan Afrika. Tiga proyek terakhir masih berjalan hingga saat ini.

Tag: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)

Penulis/Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35