Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Setelah Kebocoran Data, Facebook Fokus Pulihkan Kepercayaan Pengguna

Foto Berita Setelah Kebocoran Data, Facebook Fokus Pulihkan Kepercayaan Pengguna
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kebocoran data yang menyerang 29 juta akun Facebook beberapa waktu lalu merupakan pencurian data terbesar pada Facebook. Pihak perusahaan pun menderita kerugian terkait biaya pelanggaran privasi yang terjadi. Tak hanya itu, keresahan pun muncul di antara pengguna Facebook.

Komisaris Perlindungan Data Irlandia selaku Pengatur data UE utama di Facebook membuka penyelidikan terhadap pelanggaran tersebut. Pihak berwenang di yurisdiksi lain termasuk negara bagian AS dari Connecticut dan New York juga ikut menyelidiki serangan cyber itu.

Mengutip Reuters, Wakil Presiden Facebook Guy Rosen berujar, “Kami akan melakukan segala cara untuk kembali mendapatkan kepercayaan para pengguna.”

Untuk menghadapi masalah bulan lalu, Facebook meminta 90 juta pengguna agar login kembali ke akun mereka sebagai tindakan pencegahan. Pakar keamanan mengatakan, pengungkapan pelanggaran Facebook tiba lebih awal daripada yang kemungkinan akan terjadi sebelum diberlakukannya Peraturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa pada bulan Mei, yang mengamanatkan pemberitahuan dalam 72 jam setelah mempelajari kompromi.

Sementara, regulator di seluruh dunia menanyakan tentang masalah lain pada Maret lalu, yakni bagaimana rincian profil dari 87 juta pengguna Facebook tidak diakses secara tepat oleh perusahaan data politik Cambridge Analytica.

Menurut surat kabar Nikkei pada Jumat (12/10/2018) lalu, Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Jepang (JPPC) telah melaksanakan penyelidikan ke perusahaan media sosial.

"Kami bekerja sama dengan regulator lokal termasuk JPPC tentang pelanggaran data," tulis pihak Facebook melalui surat elektronik, dikutip dari Reuters.

Tiga kesalahan dalam perangkat lunak Facbook memungkinkan seseorang menggunakan “lihat sebagai” untuk memposting dan menelusuri dari akun Facebook milik pengguna lainnya. Fitur “lihat sebagai” dianggap sebagai kelemahan yang dimiliki Facebook. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk memeriksa pengaturan privasi dengan memperlihatkan tampilan profil mereka kepada orang lain. Kerentanan tersebut dimanfaatkan oleh peretas mulai dari Juli 2017 hingga akhir bulan lalu, saat pihak Facebook menyadari peningkatan penggunaan fitur “lihat sebagai” yang tidak biasa.

Rosen mengatakan, para penyerang memanfaatkan fitur “lihat sebagai” dari akun yang mereka kontrol untuk mendapatkan data dari teman di akun tersebut. Kemudian, mereka menggunakan alat yeng mereka kembangkan untuk melakukan hal yang sama pada teman-teman dari akun tersebut, dan seterunya.

Tag: Facebook

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56