Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:26 WIB. AWS - Amazon Web Services akuisisi TSO Logic.
  • 12:01 WIB. IHSG - Menutup jeda siang, IHSG menguat 0,19% ke level 6.420,89. 
  • 11:40 WIB. Divestasi - Arpeni Pratama Ocean Line divestasi kapal Padma Indah senilai Rp26,58 miliar.
  • 11:10 WIB. Rupiah - Hingga pukul 11.10 WIB, dolar AS masih tekan rupiah sebesar 0,12% ke level Rp14.110. 
  • 11:01 WIB. Pertamina - Pertamina melaksanakan lifting perdana crude oil bagian PT CPI di Blok Rokan.
  • 10:58 WIB. JNE - JNE menaikkan tarif ongkir dengan kenaikan rata-rata sebesar 20%.
  • 10:58 WIB. PGN - PGN akan menyalurkan gas bumi untuk salah satu pelanggan industri di Lampung.
  • 10:25 WIB. Diskon - Jelang tutup bisnis, Central Neo Soho adakan dskon besar-besaran hingga 90%. 
  • 10:24 WIB. Retail - Central Department Store di Neo Soho Mall akan ditutup pada 18/02/2019 mendatang. 
  • 08:36 WIB. ULN - BI: Total utang Indonesia baik utang pemerintah maupun swasta mencapai US$372,9 miliar.
  • 08:35 WIB. Citilink - Akhir Januari, Citilink akan hapus layanan bagasi gratis.
  • 08:35 WIB. BNI - Kuartal II 2019 BNI berencana menerbitkan surat utang hingga Rp8 triliun.
  • 08:10 WIB. PTBA - PTBA membidik penjualan batu bara pada tahun ini mencapai 24 juta-26 juta ton.

Tren Defisit Berhenti, Neraca Dagang Cetak Surplus US$0,23 Miliar

Foto Berita Tren Defisit Berhenti, Neraca Dagang Cetak Surplus US$0,23 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada September 2018 mengalami surplus sebesar US$0,23 miliar. Capaian ini lebih baik bila dibandingkan bulan lalu yang defisit US$1,02 miliar.

Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti, nilai ekspor mencapai US$14,83 miliar dan impor US$14,60 miliar. Dengan demikian, neraca perdagangan Januari-September 2018 masih mengalami defisit US$3,78 miliar.

Ia mengatakan bahwa selama Agustus-September 2018, pergerakan komoditas nonmigas masih mengalami ketidakpastian. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, antara lain cokelat dan gula. Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga, yakni nikel, minyak kernel, batu bara, dan perak.

"Harga minyak mentah mengalami kenaikan. Jika pada Agustus 2018 sebesar US$69,36 per barel, maka pada September 2018 sebesar US$74,88 per barel," ujarnya.

Yunita mengatakan, nilai ekspor September 2018 sebesar US$14,83 miliar atau mengalami penurunan sebesar 6,58% dibandingkan ekspor Agustus 2018 yang sebesar US$15,82 miliar. Berbanding terbalik bila dibanding September 2017 yang meningkat 1,70% (US$14,58 miliar).

"Pola tiga tahun terakhir, ekspor di September selalu mengalami penurunan," tambahnya.

Ia mengungkapkan, penurunan ekspor disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas 5,67% dan migas yang turun 15,81%. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–September 2018 mencapai US$134,99 miliar atau meningkat 9,41% dibanding periode yang sama pada 2017. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai US$122,31 miliar atau meningkat 9,29 %.

Sementara itu, nilai impor nasional pada September 2018 sebesar US$14,60 miliar atau turun 13,18% dibanding impor pada Agustus 2018 sebesar US$16,84 miliar. Berbanding terbalik jika dibandingkan September 2017 yang meningkat 14,18% atau sebesar US$12,79 miliar.

Penurunan impor tersebut disebabkan oleh penurunan, baik impor migas dan nonmigas masing-masing sebesar 25,20% dan 10,52%. Sehingga, nilai impor kumulatif Januari–September 2018 adalah US$138,77 miliar atau meningkat 23,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$112,52 miliar.

Tag: Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca Perdagangan

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Bambang Ismoyo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6408.784 72.668 625
2 Agriculture 1585.036 -7.210 21
3 Mining 1844.340 15.139 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.845 21.295 71
5 Miscellanous Industry 1394.631 2.064 46
6 Consumer Goods 2652.095 37.658 51
7 Cons., Property & Real Estate 480.742 8.835 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1130.455 19.871 71
9 Finance 1213.694 9.336 91
10 Trade & Service 786.524 2.437 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 186 250 64 34.41
2 INPP 525 650 125 23.81
3 LPCK 1,900 2,340 440 23.16
4 OCAP 268 330 62 23.13
5 MLPL 84 99 15 17.86
6 MTSM 177 206 29 16.38
7 SDMU 55 62 7 12.73
8 UNIT 240 268 28 11.67
9 IMAS 2,560 2,840 280 10.94
10 HDFA 158 174 16 10.13
No Code Prev Close Change %
1 ARTA 1,310 1,000 -310 -23.66
2 ABDA 5,600 4,480 -1,120 -20.00
3 BEEF 318 268 -50 -15.72
4 TFCO 765 665 -100 -13.07
5 KICI 290 260 -30 -10.34
6 SKBM 560 510 -50 -8.93
7 TPMA 242 222 -20 -8.26
8 POLI 1,575 1,445 -130 -8.25
9 INTD 175 161 -14 -8.00
10 RIGS 228 210 -18 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 INPC 74 79 5 6.76
3 UNTR 26,000 25,600 -400 -1.54
4 WSKT 1,975 2,090 115 5.82
5 TRAM 182 190 8 4.40
6 ASII 8,150 8,150 0 0.00
7 PTSN 1,630 1,520 -110 -6.75
8 TLKM 3,850 3,930 80 2.08
9 KPAS 220 222 2 0.91
10 BBRI 3,790 3,780 -10 -0.26