Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Multifinance - OJK mencatat penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 5,14% menjadi Rp433,9 triliun.
  • 15:03 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan optimis tingkat kepesertaan mencapai 95% pada tahun 2019 ini.

Kerja Sama dengan Visa, Cashlez Distribusikan mPOS ke Pelaku Usaha di Indonesia

Foto Berita Kerja Sama dengan Visa, Cashlez Distribusikan mPOS ke Pelaku Usaha di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Cashlez Worldwide Indonesia, perusahaan teknologi finansial (Fintech) di bidang pembayaran, bekerja sama dengan Visa untuk mendistribusikan 5.000 perangkat mobile Point of Sale (mPOS) kepada pelaku usaha di sejumlah destinasi  wisata populer di Indonesia, diantaranya Bali, Lombok, Yogyakarta – Solo, Surabaya – Malang, Medan, dan Bandung untuk memudahkan mereka dalam menerima pembayaran elektronik yang cepat, aman dan dapat diandalkan.

Selama kurang lebih empat bulan kerja sama telah berjalan, Cashlez melihat potensi pasar di Bali sangat besar. Wisatawan mancanegara yang telah terbiasa menggunakan pembayaran nontunai diharapkan dapat menjadi pendukung utama untuk mengedukasi merchant di Bali. Sebagai bentuk nyata pengembangan pasar di Bali, Cashlez membuka kantor representatif di Bali guna memudahkan merchant dan tim sales untuk melakukan akuisisi. 

CEO Cashlez, Teddy Tee Setiawan, mengatakan, sebagai perusahaan teknologi finansial Cashlez ingin berkontribusi banyak dalam Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang digalakkan oleh pemerintah.

"Kami ingin memberikan kenyamanan bertransaksi pada tamu-tamu mancanegara juga dapat memberikan citra yang baik terhadap pariwisata Indonesia. Lebih dari pada itu, penggunaan transaksi nontunai dapat meningkatkan pendapatan atau penjualan merchant yang juga akan meningkatkan devisa negara”, ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15/10/2018).

Teddy menambahkan bahwa sebagai perusahaan rintisan, Cashlez selalu mencari cara yang efisien dan cost effective, melihat dan menyesuaikan kebutuhan pasar adalah hal yang tidak dapat dihindari.

"Kami telah mempelajari bahwa mengajak atau mengedukasi merchant untuk dapat mengadopsi pembayaran nontunai tidaklah mudah, oleh karena itu kami kembangkan fitur Point of Sale, harapan kami, idealnya, merchant dapat beralih dari bon atau nota kertas ke sebuah aplikasi Point of Sale yang di dalamnya juga disediakan fitur pembayaran nontunai terintegrasi yang dapat menumbuhkan bisnis mereka”, tambah Teddy.

Sementara itu, Rahmat Bagas Santoso, Chief Technology Officer Cashlez menjelaskan, tahun ini berbagai development baik dari segi fitur maupun penambahan opsi jenis pembayaran telah kami kerjakan.

"Fitur Point of Sale adalah salah satu pengembangan yang kami lakukan setelah mempelajari kebiasaan dan kebutuhan merchant dalam dua tahun terakhir kami beroperasi,"

Selain itu, lanjut Rahmat, penambahan opsi jenis pembayaran seperti layanan pembayaran QR Payment T-Cash dan BNI YAP!, pre-authorization, recurring, installment, Virtual Account serta layanan pembayaran melalui GPN juga telah dikembangkan, harapannya merchant dapat menerima berbagai jenis pembayaran yang terintegrasi dalam satu platform.

"Ke depannya, akan ada fitur Mandiri e-money dan metode pembayaran berbasis QR terbaru yang dikeluarkan Bank Mandiri, Mandiri Pay, yang saat ini dalam tahap pengembangan," harap Rahmat.

PT Cashlez Worldwide Indonesia merupakan perusahaan teknologi finansial (Fintech) di bidang pembayaran yang memberikan solusi untuk merchant mengeluarkan fitur terbaru yaitu POS (Point of Sale) atau yang sering disebut software aplikasi kasir. Fitur Point of Sale ini diluncurkan pada bulan Oktober 2018 secara cuma-cuma atau gratis kepada merchant, guna meningkatkan strategi akuisisi merchant Cashlez. Saat ini, fitur Point of Sale telah tersedia di sistem operasi Android dan iOS. 
 
Selain pengembangan fitur Point of Sale, Cashlez yang beroperasi sejak September 2016 telah dapat menerima berbagai fitur pembayaran diantaranya fitur pembayaran berbasis kartu menggunakan mPOS, QR Payment, dan Cashlez Link, sebuah link pembayaran personal untuk transaksi online atau e-commerce. Sebelumnya, pada tahun 2017 Cashlez telah bekerja sama dengan Dimo Pay sehingga merchant dapat menerima pembayaran dengan metode QR. Di tahun ini, Cashlez menambah metode pembayaran berbasis QR dengan bekerja sama dengan TCASH, BNI YAP! dan QR Payment terbaru dari Bank Mandiri. 

Tag: PT Cashlez Worldwide Indonesia

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: Caahlez Indonesia Worldwide

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56