Portal Berita Ekonomi Selasa, 02 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,98% di akhir sesi II.
  • 13:13 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1133 USD/EUR.
  • 13:16 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.737 USD/troy ounce. 
  • 13:15 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yen pada level 107,72 JPY/USD.
  • 13:12 WIB. Valas Dollar AS melemah 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2502 USD/GBP.
  • 13:06 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 38,51 USD/barel.
  • 13:04 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 35,63 USD/barel.

Wagub Jabar Pastikan RUPS Bank BJB November 2018

Wagub Jabar Pastikan RUPS Bank BJB November 2018
WE Online, Bekasi -

Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memastikan pihaknya akan melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank BJB pada November 2018 mendatang. 

Menurutnya, hal ini penting dilakukan mengingat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan melakukan suntikan modal untuk bank pelat merah tersebut.

Uu menjelaskan, Pemprov Jabar selaku pemegang saham mayoritas harus mempertahankan porsinya agar tidak dikalahkan pemerintah kabupaten/kota dalam penyertaan modal. Ini pun sesuai dengan arahan Bank Indonesia terkait porsi pemegang saham mayoritas.

"BJB sepakat akan mengadakan RUPS pada November mendatang," kata Uu kepada wartawan di stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/10/2018).

Menurutnya, saat ini pemerintah kabupaten/kota terus menyuntikkan anggaran untuk Bank BJB demi menambah keuntungan yang tercatat sebagai pendapatan asli daerah.

"Kita angkanya kalah kalau tidak menyetor. Kabupaten/kota ramai-ramai menyetor juga ke BJB, karena mungkin ingin labanya besar," ujarnya.

Meski begitu, Uu tidak menyebut berapa jumlah dana yang akan disetorkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Bank BJB pada semester dua 2018 ini. "Saya tidak bisa menyebutkan. Nanti saja, nilainya lebih besar dari sekarang," katanya.

Lebih lanjut, Uu menambahkan RUPS ini akan digelar setelah tuntasnya evaluasi Kementerian Dalam Negeri terkait APBD Perubahan Provinsi Jawa Barat 2018. Setelah dievaluasi, pihaknya akan menunggu persetujuan DPRD Jawa Barat untuk selanjutnya diterbitkan peraturan gubernur terkait itu.

"DPRD disepakati, baru Pergub, baru RUPS," ujarnya.

Sebelumnya, Uu menyebut dalam RUPS ini pun akan dibahas sejumlah hal lain seperti mekanisme pengangkatan direksi.

Dia ingin kultur Jawa Barat dan Banten lebih terlihat di bank pelat merah tersebut. "Orang Jawa Barat harus menjadi ruh nya, urat nadi dalam pengelolaan BJB ini. Bukan berarti yang lain tidak boleh," katanya.

Meski begitu, Uu memastikan dirinya akan menyerahkan kualifikasi direksi ini kepada keputusan Otoritas Jasa Keuangan selaku otoritas perbankan di Tanah Air. "Semuanya harus sesuai aturan, seperti lolos fit proper test di OJK," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan menilai, saat ini kondisi bank yang dipimpinnya masih stabil. Dia menyebut, nilai aset Bank BJB terus bertambah meski tidak disebutkan nominalnya.

Selain itu, kredit macet pun cukup baik meski juga tak menyebut angk.a pastinya. Disinggung apa saja yang dibahas dalam pertemuan dengan Uu, Irfan tidak merincinya.

Baca Juga

Tag: Uu Ruzhanul Ulum, PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.91 3,843.25
British Pound GBP 1.00 18,199.19 18,015.22
China Yuan CNY 1.00 2,046.41 2,025.73
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,574.51 14,429.49
Dolar Australia AUD 1.00 9,881.52 9,780.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.34 1,861.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,360.04 10,254.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.77 16,047.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.32 3,355.70
Yen Jepang JPY 100.00 13,541.31 13,402.83
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10