Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. WeChat - WeChat butuh 7 tahun untuk jadi aplikasi super.
  • 20:58 WIB. Huawei - Huawei bikin asisten pintar penantang Amazon dan Google.
  • 20:49 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo resmi cabut izin frekuensi First Media, Bolt, dan Jasnita.
  • 16:25 WIB. Asus - Asus ZenBook Pro 15, laptop 2 layar seharga Rp36 juta.

Ada Masalah Operasional, Vale Revisi Target Produksi

Foto Berita Ada Masalah Operasional, Vale Revisi Target Produksi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perusahaan tambang nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) merevisi target produksi untuk tahun 2018. Dimana target tersebut menjadii 75.000 metrik ton dari target sebelumnya yaitu 77.000 metrik ton.

CEO dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Niko Kanter mengatakan hal ini diakibatkan dari akitivitas pemeliharaan yang tidak direncanakan. "Untuk mengatasi masalah operasional yang teridentifikasi dan juga untuk memastikan keselamatan operasi kami,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (15/10/2018).

Pada triwulan III di tahun ini perseroan memproduksi sebanyak 18.193 metrik ton nikel. Angka ini justru turun dibandingkan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni 20.163 ton.

Selain itu, secara year-on-year, produksi di triwulan III tahun 2018 Vale sekitar 10% lebih rendah dibandingkan produksi di triwulan ketiga tahun 2017. Volume produksi di triwulan ini juga hanya sekitar 4% lebih rendah dibandingkan volume produksi yang direalisasikan di kuartal II tahun 2018.

Meski perseroan memajukan jadwal pemeliharaan yang sebelumnya direncanakan di triwulan empat ke triwulan tiga di tahun ini, pihaknya tetap optimis bahwa aktivitas pemeliharaan tidak akan bertambah besar.  "Kami berharap tidak ada lagi tambahan aktivitas pemeliharaan besar hingga akhir tahun," tandas Nico.

Tag: PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Nikel

Penulis: Nadya Zul El Nuha

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Vale.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35