Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:47 WIB. Rupiah - Pukul 10.45 WIB, rupiah melemah 0,04% ke level Rp14.185. 
  • 10:14 WIB. KA- Jokowi diagendakan meninjau panel reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut.
  • 09:00 WIB. IHSG - Akhir pekan, IHSG dibuka menguat 0,32% ke level 6.444,21. 
  • 08:54 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast dan Wika Beton telah mengantongi pipeline sejumlah proyek baru.
  • 08:53 WIB. Pertamina - Produksi minyak dan gas dalam negeri tercatat mencapai 768 ribu MBOEPD.
  • 08:50 WIB. Pertamina - Pertamina resmi mengoperasikan DPPU KS Tubun di Maluku Tenggara.
  • 08:47 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV dan Bea Cukai Sulawesi bersinergi di bidang pelabuhan.
  • 08:40 WIB. WSKT - Waskita memulai implementasi perencanaan sumber daya perusahaan dengan platform baru.
  • 08:39 WIB. WSKT - Tahun ini Waskita mengharapkan bisa menggenggam total kontrak senilai Rp116 triliun.
  • 08:35 WIB. Pelni - Pelni akan memangkas secara bertahap pendapatan dari kegiatan yang disubsidi pemerintah.
  • 08:20 WIB. SMF - SMF menetapkan target senilai Rp2,3 triliun untuk penyaluran KPR.
  • 08:08 WIB. SMF - SMF telah menyalurkan dana KPR FLPP, kepada 28.932 debitur dengan total penyaluran dana Rp948 miliar.
  • 08:07 WIB. SMF - SMF kembali melakukan penandatanganan PKO dengan bank penyalur KPR FLPP.
  • 08:04 WIB. Telkomsel - Telkomsel menggerakkan 15 karyawannya ikut program Employee Volunteering di Purwakarta.
  • 08:03 WIB. PLN - Dirut PLN, Sofyan Basir menjanjikan tarif listrik turun.

AS Catatkan Rekor Defisit Tertinggi Sejak 2012

Foto Berita AS Catatkan Rekor Defisit Tertinggi Sejak 2012
Warta Ekonomi.co.id, Washington -

Pemerintah AS menutup tahun fiskal 2018 sebesar $779 miliar dalam signal merah, defisit tertinggi dalam enam tahun, karena pemotongan pajak yang dipimpin oleh partai Republik yang menekan pendapatan dan pengeluaran meningkat pada utang nasional yang sedang tumbuh, menurut data yang dirilis pada hari Senin (15/10/2018) oleh Departemen Keuangan AS.

Pengeluaran pemerintah baru juga memperluas defisit federal selama 12 bulan hingga September, anggaran tahunan penuh pertama di bawah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump. Itu adalah defisit terbesar sejak 2012.

Data juga menunjukkan surplus anggaran $119 miliar pada bulan September, yang lebih besar dari yang diharapkan dan rekor untuk bulan tersebut. Seorang pejabat senior Treasury mengatakan surplus bulanan lebih kecil ketika disesuaikan dengan pergeseran kalender.

Para ekonom umumnya melihat pemotongan pajak perusahaan dan individu yang disahkan oleh Kongres AS yang dikuasai partai Republik akhir tahun lalu, dan peningkatan belanja pemerintah yang disepakati pada awal Februari berimbas kepada membengkaknya defisit negara.

Trump dan rekan Republikannya telah memuji pemotongan pajak sebagai dorongan untuk pertumbuhan dan pekerjaan.

"Ekonomi booming Amerika akan menciptakan peningkatan pendapatan pemerintah, sebuah langkah penting menuju keberlanjutan fiskal jangka panjang," Direktur Manajemen dan Direktur Anggaran Mick Mulvaney mengatakan dalam sebuah pernyataan yang menyertai data tersebut, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (16/10/2018).

Defisit dalam 12 bulan hingga September adalah $113 milyar, atau 17 persen, lebih besar dari pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. Menyesuaikan untuk efek kalender, kesenjangannya bahkan lebih besar, kata pejabat Departemen Keuangan.

Pusat Kebijakan Bipartisan menyebut laporan itu sebagai peringatan bagi pembuat kebijakan untuk membalikkan keadaan.

“Fakta bahwa pemerintah kita mendekati defisit triliunan dolar di tengah ekspansi ekonomi harus menjadi masalah serius bagi pemilih dan kandidat,” William Hoagland penantang Trump dalam pemilu AS pada November.

Sebagian besar pelebaran defisit berasal dari lebih banyak pengeluaran untuk pembayaran bunga pada utang nasional. Pinjaman telah meningkat selama setahun terakhir, sebagian untuk menutupi pertumbuhan lebih lambat dalam pendapatan pajak karena pemotongan pajak, sementara pengeluaran militer juga meningkat.

Departemen AS menambahkan biaya pembayaran utang, Federal Reserve AS yang menaikkan suku bunga sekitar sekali per kuartal dalam menghadapi pasar tenaga kerja yang panas, dan beberapa tanda-tanda inflasi. Beberapa pejabat Fed telah memperingatkan bahwa meningkatnya defisit AS dapat menghambat respon fiskal AS terhadap tren penurunan.

Trump pada gilirannya mengkritik pengetatan moneter The Fed, dengan mengatakan pekan lalu bahwa bank sentral AS tersebut telah "gila."

Tag: Dolar Amerika Serikat (AS), Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Unsplash/Patrick Hendry

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6423.780 10.420 625
2 Agriculture 1585.056 4.391 21
3 Mining 1869.559 5.276 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.324 6.713 71
5 Miscellanous Industry 1416.122 3.773 46
6 Consumer Goods 2620.437 -2.533 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.732 -7.343 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.331 -2.336 71
9 Finance 1224.233 5.952 91
10 Trade & Service 792.311 2.820 153
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 200 270 70 35.00
2 HOME 108 145 37 34.26
3 AGRS 374 466 92 24.60
4 SQMI 246 306 60 24.39
5 CANI 210 254 44 20.95
6 ASBI 252 300 48 19.05
7 PADI 780 920 140 17.95
8 TIRT 66 75 9 13.64
9 TNCA 183 206 23 12.57
10 CNTX 478 535 57 11.92
No Code Prev Close Change %
1 ABDA 4,480 3,360 -1,120 -25.00
2 NOBU 1,000 840 -160 -16.00
3 INCF 350 296 -54 -15.43
4 TIRA 312 270 -42 -13.46
5 BGTG 110 97 -13 -11.82
6 GLOB 545 482 -63 -11.56
7 VICO 119 107 -12 -10.08
8 SAFE 208 190 -18 -8.65
9 NIPS 398 364 -34 -8.54
10 APEX 1,295 1,190 -105 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 VICO 119 107 -12 -10.08
3 INDY 1,935 2,090 155 8.01
4 UNTR 26,050 26,850 800 3.07
5 KPAS 224 210 -14 -6.25
6 ERAA 2,450 2,310 -140 -5.71
7 BBRI 3,780 3,810 30 0.79
8 ADRO 1,460 1,460 0 0.00
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BUMI 159 164 5 3.14