Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:23 WIB. Perundingan - Penasihat ekonomi AS sebut ada perkembangan dalam perundingan damai dagang AS-China. 
  • 08:23 WIB. PSSI - Kongres PSSI 2019 akan digelar di Bali, Minngu (20/01/2019). 
  • 07:54 WIB. Jambi - Jabatan Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi resmi dicabut.
  • 07:54 WIB. Diskon - JD.ID gelar diskon hingga 88%.
  • 07:53 WIB. Transportasi - Blue Bird akan lakoni bisnis bus AKAP.
  • 07:53 WIB. Hoaks - LIPI sebut daerah dengan nuansa agama yang kental paling mudah termakan hoaks.
  • 05:27 WIB. Eredivisie Belanda - Vitesse 3 vs 2 Excelsior
  • 05:23 WIB. Ligue1 Prancis - Lille 2 vs 1 Amiens
  • 05:21 WIB. Bundesliga Jerman - Hoffenheim 1 vs 3 FC Bayern München
  • 05:10 WIB. LaLiga Spanyol - Getafe 4 vs 0 Deportivo Alaves

SLIN Jadi Jurus Jitu KKP Genjot Produksi Perikanan

Foto Berita SLIN Jadi Jurus Jitu KKP Genjot Produksi Perikanan
Warta Ekonomi.co.id, Gorontalo -

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),  Rifky Efendi Hardijanto, menuturkan Indonesia merupakan negara kepulauan dengan luas laut 70 % dari total luas wilayah nusantara.

Sektor kelautan dan perikanan punya potensi besar untuk mendongkrak ekonomi nasional. Hanya saja, masalah logistik, dan pergudangan menjadikan sektor perikanan nasional belum bisa digarap secara maksimal.

“Kita tahu di daerah potensi perikanannya sangat besar, hanya saja karena masalah logitik dan minimnya gudang penyimpanan (cold storage), menjadikan sektor ini belum maksimal untuk digarap,” ujar Rifky, saat melakukan kunjungan kerja bersama Komisi IV DPR RI, di Gorontalo, (16/10/2018).

Oleh karenanya, menurut Rifky, saat ini kami (KKP) tengah genjar untuk menyelsaikan gudang-gudang perikanan, terutama di daerah-daerah lumbung perikanan, seperti di Gorontalo ini.

“Pelan-pelan kami selesaikan kebutuhan cold storage, disamping sambil jalan kita semua coba selesaikan untuk masalah logistic. Sehingga ekspor sektor kelautan dan perikanan bisa terus kita tingkatkan,” tambahnya.

Karena memang, kita juga punya program Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN), ini mengacu pada Perpres 26 tahun 2012 tentang Sistem Logistik Nasional. SLIN bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan stabilisasi sistem produksi perikanan hulu-hilir, pengendalian disparitas dan stabilisasi harga, serta untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri.

“Bukan hanya gudang saja, nanti juga logistik kita selesaikan. Makanya kami ajak seluruh stakeholder atau pun instansi, kemenetrian, ataupun lembaga lain untuk sama-sama majukan sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya.

Adapun bicara ekspor, nilai ekspor perikanan terus meningkat hingga bulan Agustus 2018. Peningkatan nilai ekspor di tahun 2017 hampir mencapai angka nilai ekspor tahun 2014 sebesar US$4,514 juta. Neraca perdagangan produk perikanan positif berada di angka US$4,039 juta di tahun 2017.

“Realisasi volume ekspor sebesar 702.73 ribu ton, meningkat 7.04 % dibandingkan dengan realisasi pada bulan Agustus 2017,” ujarnya.

Sementara untuk domestik, angka konsumsi ikan nasional terus meningkat. Pada tahun 2016 mencapai 43,94 kg/kap atau meningkat 6,74% dari tahun sebelumnya (41,11 kg/kap),  dan tahun 2017 meningkat menjadi 47,34 kg/kap, serta target 2018 dan 2019 masing-masing sebesar 50,65 kg/kap dan 54,49 kg/kap.

“Bukan hanya orientasi ekspor, kebutuhan untuk domestik juga ikut meningkat. Itu karena masyarakat sadar akan pentingnya makan ikan buat kesehatan,” ucapnya.

Sementara itu, untuk bantuan di Gorontalo sendiri, sejak tahun 2015 – 2017 Direktktorat Jendral PDSPKP telah memberikan bantuan dengan total nilai anggaran sebesar Rp54.9 milyar, diantaranya: 1 Unit Gudang Beku Terintegrasi (ICS), 4 Unit Kendaraan Berpendingin, 25 Unit Chest Freezer, 13 Unit Ice Flake Machine, 4 Unit Cold Storage, 1 Unit Pasar Ikan Bersih dan pada tahun 2018, Ditjen PDS akan memberikan kendaraan berpendingin dan chest freezer.

“Mudah-mudahan dengan adanya penambahan bantuan gudang berkapastitas 200 ton ini, bisa bermanfaat dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Gorontalo dan sekitarnya,” tuturnya.

Ditempat yang sama, ketua tim rombongan DPR RI dari Komisi IV, Roem Kono, mengatakan, saya pribadi sebagai putra daerah, sangat berterimakasih sekali kepada pemerintah pusat dalam hal ini KKP, yang mau peduli dan memberikan bantuannya kepada masyarakat Gorontalo.

“Saya datang langsung kelapangan karena ingin melihat secara langsung adanya bantuan gudang, di daerah, khususnya sekarang di Gorontalo. Dan memang jauh dari ekspektasi yang kami bayangkan. Ini sangat bagus, dan megah. Harapannya bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Karena memang sudah menjadi tugas kami, untuk memperjuangkan hak-hak rakyat. Menginterervensi pusat untuk membantu rakyat terutama masyarakat daerah.

“Intinya sudah menjadi kewajiban dan keharusan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Agar masyarakat sejahtera,” pungkasnya.

Tag: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Yosi Winosa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56