Portal Berita Ekonomi Jum'at, 16 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:14 WIB. Sandiaga - Kita berencana mendapatkan donatur untuk dana kampanye.
  • 14:14 WIB. Sandiaga - Akan ada revisi kebutuhan dana kampanye.
  • 14:13 WIB. Sandiaga - Sekitar 2-3 bulan ini, hampir Rp30 habis terpakai kampanye.
  • 14:11 WIB. Sandiaga - Formula dipakai agar bukan Gerindra saja  yang diuntungkan, tapi partai pendukung lain.
  • 14:11 WIB. Sandiaga - Kita sudah menemukan formula untuk kampanye bersama Demokrat.
  • 14:10 WIB. Sandiaga - Kritik SBY ke Prabowo adalah masukan kami.
  • 14:08 WIB. Arief Puyono - AHY dapat diproyeksikan untuk 2024 jika Prabowo-Sandi terpilih.
  • 14:08 WIB. Arief Puyono - Jika Prabowo terpilih, AHY bakal disiapkan untuk posisi menteri.
  • 14:07 WIB. Arief Puyono - Tak apa-apa jika kader Demokrat mendukung kubu sebelah.
  • 14:07 WIB. Arief Puyono - Seharusnya partai koalisi kampanyekan capres yang didukung.
  • 14:06 WIB. Arief Puyono - Kalau SBY  tak mau kampanye, jangan bicara aneh.
  • 14:03 WIB. Demokrat - Prabowo harus menggelar pertemuan dengan pimpinan prapol koalisi.
  • 14:02 WIB. Demokrat - Polemik SBY dan Prabowo soal komunikasi yang kurang.
  • 14:02 WIB. Demokrat - SBY resah sebab calon yang diusung belum punya gagasan visi misi.
  • 14:02 WIB. Demokrat - Langkah SBY kritisi Prabowo sudah tepat.

Ditanya soal Suap di Sukamiskin, KPK Cecar Pejabat Kemenkumham

Foto Berita Ditanya soal Suap di Sukamiskin, KPK Cecar Pejabat Kemenkumham
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami soal pemberian suap dari narapidana pada pejabat atau petugas di Lapas Klas 1 Sukamiskin, Bandung.

"KPK mendalami sejauh mana pengetahuan saksi terkait pemberian-pemberian yang dilakukan oleh narapidana pada pejabat ataupun petugas-petugas di Lapas Sukamiskin," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

KPK memeriksa dan mencecar Sri sebagai saksi untuk tersangka Fahmi Darmawansyah (FD) yang merupakan terpidana korupsi.

"Kami juga mendalami lebih lanjut bagaimana sebenarnya proses pengelolaan termasuk juga perizinan keluar dari sebuah lapas, khususnya Lapas Sukamiskin," ucap Febri.

Selain itu, dalam penyidikan kasus itu, KPK telah memperpanjang penahanan dua tersangka kasus suap terkait pemberian fasilitas di Lapas Klas 1 Sukamiskin. Dua tersangka itu antara lain mantan Kalapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein (WH) dan Hendry Saputra (HS) yang merupakan ajudan Wahid Husein.

"Hari ini, dilakukan perpanjangan penahanan Pengadilan Negeri yang kedua selama 30 hari dimulai 19 Oktober 2018 sampai 17 November 2018 untuk 2 tersangka WH dan HS," ucap Febri.

KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya dalam kasus itu, yakni terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah (FD) dan Andri Rahmat (AR) yang merupakan narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping (tamping) dari Fahmi Darmawansyah.

Dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus itu, KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait tindak pidana, yaitu dua unit mobil masing-masing satu unit Mitsubishi Triton Exceed warna hitam dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakkar warna hitam. Diketahui, mobil yang dipesan oleh Fahmi Darmawansyah dan kemudian diberikan kepada Wahid Husein adalah Mistubishi Triton Exceed warna hitam.

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Novrian Arbi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00