Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Satu Triliun Obligasi dan Sukuk XL Axiata Tercatat di BEI Hari Ini

Foto Berita Satu Triliun Obligasi dan Sukuk XL Axiata Tercatat di BEI Hari Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT XL Axiata Tbk (EXCL) ajukan permohonan pencatatan obligasi dan sukuk ijarah dengan nominal masing-masing Rp1 triliun ke Bursa Efek Indonesia pada Selasa (9/10/2018). 

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI, Goklas Tambunan dan Kepala Divisi Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, menginformasikan bahwa BEI telah menyetujui pencatatan obligasi berkelanjutan I XL Axiata tahap I tahun 2018 dan sukuk ijarah berkelanjutan II XL Axiata tahap 1 tahun 2018. Persetujuan tersebut diumumkan melalui surat nomor S-06012/BEI.PP3/10-2018 tertanggal 16/10/2018. 

“Obligasi sebesar Rp1 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp1 triliun milik EXCL akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (17/10/2018). Adapun Obligasi berkelanjutan I yang dicatatkan terdiri atas lima seri dengan jumlah yang bervariasi, yaitu seri A sebesar Rp328 miliar, seri B Rp450 miliar, seri C Rp131 miliar, seri D Rp19 miliar, dan seri E sebesar 72 miliar,” jelas keduanya dalam keterbukaan informasi yang diterima di Jakarta, Rabu (17/10/2018). 

Adapun pembayaran bunga untuk seluruh seri obligasi tersebut dilakukan setiap tiga bulan sekali. Antara obligasi seri A,B, C, dan D akan jatuh tempo dengan selisih waktu dua tahun, yaitu pada 26/10/2019, 16/10/2021, 16/10/2023, dan 16/10/2025, sedangkan untuk seri E akan jatuh tempo pada 16/10/2028.  

Sementara itu, sukuk ijarah EXCL yang tercatat di BEI hari ini terdiri atas lima seri dengan waktu jatuh tempo bersamaan dengan jatuh tempo setiap seri obligasi. 

“Sukuk ijarah EXCL seria A berjumlah Rp358 miliar, seri B berjumlah Rp399 miliar, seri C berjumlah Rp149 miliar, seri D berjumlah 34 miliar, dan seri E berjumlah Rp60 miliar,” tambah Goklas dan Irvan. 

Kemudian, keduanya kembali memberi penjelasan bahwa obligasi dan sukuk yang tercatat tersebut tidak dijamin dengan gunan khusus berupa benda atau pendapatan atau aktiva lain milik EXCL. Dengan demikian, seluruh kekayaan EXCL, baik berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan di kemudian hari menjadi jaminan umum atas semua utang EXCL kepada krediturnya. 

 

Tag: PT XL Axiata Tbk

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing