Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Pariwisata Harus Manfaatkan Situasi Pelemahan Rupiah

Foto Berita Pariwisata Harus Manfaatkan Situasi Pelemahan Rupiah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sektor pariwisata dinilai menjadi alternatif sumber pendapatan nasional di tengah gejolak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, Panky Tri Febiansyah memaparkan soal elastisitas nilai tukar terhadap pariwisata dalam Media Briefing “Tantangan Pengembangan Infrastruktur Pariwisata di Tengah Gejolak Nilai Tukar” di Gedung Widya Graha LIPI, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Ia menjelaskan hubungan antara rupiah melemah dengan jumlah wisatawan asing yang semakin banyak, dengan asumsi para turis memang mencari tempat lebih murah untuk berlibur.

Ketika nilai rupiah melemah terhadap dolar AS, justru Indonesia menjadi tempat yang lebih menggiurkan untuk melepas penat karena wisatawan bisa lebih diuntungkan karena segala hal jadi serba murah.

"Mengapa tidak coba ambil peluang, dorong agar banyak wisatawan mancanegara masuk," ujar Panky.

Berdasarkan data, angka elastisitas perubahan nilai tukar terhadap kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 0,7059.

Artinya, ketika nilai rupiah terhadap dolar AS turun Rp100, ada peluang jumlah wisatawan akan bertambah jadi 70.000 orang.   

Akselerasi sektor pariwisata pada 2012 sampai 2017 berada di angka 1,22 dengan laju tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dibandingkan sektor lainnya.

Pengembangan infrastruktur pariwisata adalah hal penting yang tak cuma jadi pekerjaan bagi pemerintah, tapi harus melibatkan pihak-pihak lain seperti pebisnis, akademisi dan komunitas.

Infrastruktur bukan sekadar soal jalan raya atau bandara, tetapi meliputi akomodasi, rumah makan hingga pendidikan pada SDM agar kompeten dalam mengelola pariwisata.

Tag: Pariwisata

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56