Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:43 WIB. Ekspor - Gema Grahasara bidik peluang segmen ekspor. 
  • 21:42 WIB. Batubara - United Tractors targetkan kenaikan produksi batubara di tahun 2019.
  • 21:42 WIB. Debit - Saat lebaran, transaksi kartu debit diprediksi akan meningkat.
  • 21:41 WIB. Saham - Warren Buffet kuasai US$861 juta saham Amazon.
  • 21:40 WIB. Subsidi - Realisasi subsidi April 2019 turun 13,70% menjadi Rp37,95 triliun. 
  • 19:14 WIB. Kebakaran - Kebakaran Plaza Kalibata sudah dalam penanganan petugas. 
  • 19:13 WIB. Industri - Industri makanan dan minuman siap saji tetap ekpansif di tahun 2019. 
  • 19:12 WIB. Akuntansi - Radana Finance siap implementasikan standar akuntansi PSAK 71.
  • 19:12 WIB. Alumunium - Harga alumunium berpotensi menguat di tengah polemik perang dagang. 
  • 17:23 WIB. Infrastruktur - Menhub cek kesiapan penerapan one way dari Cikarang hingga Brebes. 

Best Product Vs Customer Loyalty

Best Product Vs Customer Loyalty - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Saya bukan reviewer kamera, tapi sebagai user sekaligus researcher terpaksa memberi opini: Canon adalah market leader di kategori kamera full frame SLR, tetapi justru masuk belakangan di kategori full frame mirrorless setelah membiarkan Sony selama lima tahun sendirian di sana.

Setelah pasar secara signifikan tergerus Sony akhirnya Canon gerah juga dan ikut bermain di ff mirrorless. Produknya? Ada beberapa keunggulan, tetapi secara jujur overall teknologi dan fitur Canon ff mirrorless masih kalah dibandingkan Sony. Wajar saja, R&D Sony sudah lima tahun bertekun di sini. Yang lebih meresahkan lagi, produk Canon dijual lebih mahal dari Sony.

Lalu, apakah ini akhir dari Canon? Tunggu dulu, bro. Belum tentu "produk terbaik" yang menang karena masih ada sisi customer loyalty.

Pertama, intimacy: pengguna Canon yang sudah intim dengan sistem menu lama pasti enggan jika harus belajar sistem menu Sony. Kedua, character: karakter warna Canon berbeda, ini masalah selera. Ketiga, backward integration: pengguna yang sudah berinvestasi puluhan/ratusan juta di lensa-lensa Canon mau tidak mau harus tetap di brand yang sama - rugi besar jika jual semua dan beli sistem baru. Berbagai exit barrier tadi membuat arah persaingan susah ditebak.

Terakhir, community: basis pemakai Canon jauh lebih besar dari Sony. Komunitas berfungsi saling mengajari, berbagi, dan tentu saja menganjurkan merek apa yang dibeli.

Kita sudah sering menyaksikan bahwa produk yang dikritik "jelek dan mahal" toh akhirnya tetap sukses di pasaran. Tetapi, cara pandang konsumen berbeda dengan kritikus. Konsumen bukan mencari produk terbaik, melainkan produk yang membuat mereka merasa lebih nyaman.

Lalu, apa yang akan terjadi di masa mendatang? Marilah saksikan bersama. Yang pasti, jika produsen bersaing maka konsumen yang akan diuntungkan.

Catatan penutup: agar lebih jelas, kategori yang dibahas di sini adalah kamera full frame (sensor besar atau sering dianggap kelas profesional). Kamera mirrorless sendiri ada berbagai kelas dan strategi di tiap kelas berbeda. Canon di kelas APSC (kamera lebih kecil) memimpin pasar dengan produk yang unggul dalam fitur dan harga yang malah lebih rendah.

Tag: Alex Mulya

Penulis: Alex Mulya, Consulting Director WE Research

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Reuters/Thomas Peter

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10