Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Dukung Revolusi Industri 4.0, VibiCloud Luncurkan Produk Baru

Foto Berita Dukung Revolusi Industri 4.0, VibiCloud Luncurkan Produk Baru
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

ViBiCloud menawarkan business–ready solution untuk mendukung proses bisnis industri manufaktur, jasa keuangan serta kesehatan untuk menjadi jembatan bagi para developer/startup lokal sehingga dapat memajukan ekosistem industri di Indonesia.

Alfonsus Bram, CEO & Founder ViBiCloud  menyatakan, layanan ViBiCloud business–ready solution yang diluncurkan hari ini, Rabu (17/10/2018) menghadirkan layanan inovasi solusi untuk mempercepat pengembangan dan penyebaran bagi pelanggan yang ingin melakukan transformasi digital di dalam mengimplementasikan program pemerintah yaitu Industri 4.0.

"Kerja sama dengan para pengembang untuk industri manufaktur, bank, jasa keuangan serta kesehatan dapat mempercepat adopsinya sehingga para pemilik bisnis hanya berfokus pada core business mereka. Dengan ini pula, kami sangat terbuka untuk dapat bekerjasama dengan industri lainnya," ungkap Alfonsus.

Dengan pengalaman serta portofolio untuk para pelanggan korporat di bidang industri manufaktur, jasa keuangan, dan juga kesehatan serta lebih dari 100 pelanggan, 5.000 aplikasi di lebih dari 10 negara didunia, ViBiCloud didukung oleh dan bermitra dengan merek teknologi ternama seperti HPE (Hewlett Packard Enterprise), Microsoft dan AiChat sebagai penyedia cloud service ternama.

Chief Partner Officer & Director of Small Medium Corporate Segment, Microsoft Indonesia, mengatakan bahwa pertumbuhan teknologi cloud ini membawa manfaat besar bagi perusahaan dalam hal proses yang lebih disederhanakan, penyimpanan data yang lebih aman juga lebih efisien serta layanan yang lebih cepat.

"Teknologi hybrid Microsoft dalam Azure Stack memungkinkan pelanggan mendapatkan manfaat dari semua keuntungan yang dimiliki solusi cloud namun tetap menginginkan komputasi awan mereka tetap di dalam perangkat lokal (on-premise) dan terjangkau tanpa memandang besar kecil skala pelanggan kami. Semua ini dapat ditemukan dalam inovasi bisnis siap pakai (business-ready solution) terbaru dari ViBiCloud," jelas Mulia Dewi.

Sementara itu, Director & General Manager, HPE Pointnext Global Channel & HPE Service Provider, Hewlett Packard Enterprise, APAC, Christanto Suryadarma, mengatakan bahwa saat ini organisasi  memanfaatkan teknologi baru untuk memperlancar bisnis sekaligus mengurangi biaya.

“Dengan HPE ProLiant untuk Microsoft Azure Stack, pelanggan dapat memproses data dalam jumlah besar dengan sedikit atau tanpa latensi. Jika kebutuhan beban kerja mereka memerlukan sumber daya public cloud, solusinya terintegrasi sempurna dengan Microsoft Azure public cloud, menciptakan pengalaman hybrid cloud yang sesungguhnya," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sudono Salim, Country Manager Indonesia, AiChat menuturkan, perusahaan saat ini perlu mengetahui bahwa AI bukan lagi masa depan namun lebih kepada kebutuhan bisnis untuk tetap relevan di dunia yang sangat kompetitif sekarang ini.

"Dengan mewujudkan kesamaan visi dari Satya Nadella (CEO Microsoft), AiChat mendemokratisasikan AI agar lebih mudah diakses untuk para pengguna bisnis juga para pecinta IT. Dengan teknologi AiChat, kami menyediakan kemampuan untuk para pengguna bisnis mengelola AI dengan cepat dan mudah. Selain itu pula, dengan layanan jasa Azure Stack dari VibiCloud, kami menjadi platform AI conversational yang pertama dengan pusat data di Indonesia," pungkasnya.

Tag: Industri 4.0, VibiCloud

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: VibiCloud

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35