Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:09 WIB. Minyak - Harga minyak nabati diramalkan naik US$50-US$100 per ton.
  • 17:07 WIB. BTN - BTN mengincar pendanaan sebesar Rp14 triliun tahun ini.
  • 17:06 WIB. BTN - BTN masih belum memerlukan pendanaan dari ekuitas.
  • 16:52 WIB. BNI - BNI menargetkan kredit modal kerja tumbuh 12%-14% tahun ini.
  • 16:51 WIB. BCA - BCA akan memprioritaskan penyaluran kredit kepada nasabah yang memiliki hubungan dengan bank.
  • 16:50 WIB. BCA - BCA yakin kredit modal kerja masih moncer di 2019.
  • 16:49 WIB. BI - BI memprediksi penghimpunan DPK 2019 tidak akan melesat jauh dibandingkan tahun sebelumnya.
  • 16:48 WIB. Fintech - Penyaluran pinjaman fintech lending pada 2018 mencapai Rp22,67 triliun.
  • 15:06 WIB. Multifinance - OJK mencatat penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 5,14% menjadi Rp433,9 triliun.
  • 15:03 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan optimis tingkat kepesertaan mencapai 95% pada tahun 2019 ini.

Kereta Api Trans Sulawesi untuk Maros-Barru Diuji Coba pada 2020

Foto Berita Kereta Api Trans Sulawesi untuk Maros-Barru Diuji Coba pada 2020
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Megaproyek kereta api Trans Sulawesi terus digenjot. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menyampaikan proyek kereta api Trans Sulawesi untuk rute Kabupaten Maros-Kabupaten Barru akan diujicobakan pada 2020. Bila berjalan lancar, pihaknya mengharapkan untuk rute Kota Makassar-Kota Parepare pun sudah direalisasikan uji coba pada 2021. 

Gubernur Nurdin bahkan telah membahas terkait perkembangan pengerjaan proyek kereta api Trans Sulawesi untuk jalur Makassar-Parepare dengan Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa Bagian Timur. "Saya sudah sampaikan kita harus berkoordinasi. Tidak perlu bertemu, tetapi informasi harus terus berjalan," ucap dia, Rabu (17/10/2018).

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Beli Tiket KAI yang Perlu Anda Ketahui

Gubernur Nurdin tidak lupa mengajak para kepala daerah yang dilalui jalur kereta api untuk meninjau lokasi secara bersama dan melakukan rapat. Seperti Wali Kota Makasaar, Bupati Maros, Bupati Pangkep dan Wali Kota Parepare. "Kita berjalan melihat kondisi ini sama-sama dan kita akan rapat di Parepare. Saya juga akan koordinasikan, nanti semua kita tugasi untuk melancarkan hingga ini selesai."

Gubernur Nurdin juga menyampaikan bahwa pembebasan lahan sejauh ini telah mencapai 90% yang rampung. 

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa Bagian Timur, Nur Setiawan, berharap program nasional di Sulsel ini akan berjalan lancar. Olehnya itu, koordinasi dengan pimpinan daerah sangatlah penting. "Sebenarnya bagian dari koordinasi pemerintah daerah, apa yang sudah ditetapkan pemerintah pusat bisa berjalan lancar dan diterima baik oleh pemerintah daerah," katanya.

Ia melanjutkan bahwa pembangunan juga menyentuh bagian lain dari infrastruktur ini, terutama sekitar stasiun tempat transit, baik penumpang dan barang. Untuk progres pembangunan pada tahap satu dan dua sudah hampir 90%. 

Sementara untuk tahap tiga yakni di Kabupaten Pangkep dan Maros 64 kilometer dan tahap pertama 47 kilometer sehingga total tidak kurang 110 kilometer dan akan disentuh anggaran yang tersedia. Jelasnya, anggaran tahap tiga sekitar Rp2,9 triliun dan tahap satu dan dua sekitar Rp2,3 triliun.

"Mudah-mudahan lancar, bahwa ini program bersama, khususnya Sulsel. Pengerjaannya, rencananya pada 2020 tahap satu hingga tiga sudah mulai beroperasi," ujarnya.

Untuk pengerjaan tahap tiga efektif berlangsung pada 2019 sehingga diharapkan akhir 2018 terkait pembebasan lahan sejatinya sudah selesai. 

Tag: Kereta Cepat

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56