Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:40 WIB. Suspensi - BEI cabut suspensi saham Bank Danamon dan Bank Parahyangan mulai hari ini, Selasa (22/01/2019). 
  • 10:39 WIB. Merger - Merger Bank Danamon dan Bank Nusantara Parahyangan diperkirakan efektif 01 Mei 2019 mendatang. 
  • 10:26 WIB. Rusia - Rusia paksa Facebook dan Twitter pindahkan server ke negaranya.
  • 10:26 WIB. WhatsApp - Halau hoaks, WhatsApp buat call center jelang Pilpres 2019.
  • 09:46 WIB. Rupiah - Pukul 09.45 WIB, rupiah berbalik menguat 0,04% ke level Rp14.218 per dolar AS. 
  • 09:03 WIB. IHSG - Selasa pagi, IHSG dibuka menguat 0,03%ke level 6.452,60.
  • 08:46 WIB. Smartfren - Smartfren andalkan internet murah, incar 10 juta pelanggan baru.
  • 08:39 WIB. iPhone - Pabrik pembuat iPhone pecat 50 ribu pegawai kontrak.
  • 08:23 WIB. WhatsApp - Kemenkominfo: Fitur baru WhatsApp tak 100% berantas hoaks.
  • 08:23 WIB. Facebook - Masih usaha gaet remaja, Facebook bikin fitur kumpulan meme
  • 08:22 WIB. Ghosn - Carlos Ghosn janji tidak keluar Jepang.
  • 08:20 WIB. WhatsApp - WhatsApp batasi forward message siang ini.
  • 07:17 WIB. WhatsApp - WhatsApp ancam tutup akun penyebar hoaks.
  • 07:16 WIB. Google - Google Maps luncurkan fitur cek kecepatan kendaraan.
  • 07:15 WIB. WhatsApp - WhatsApp batasi pengiriman pesan berantai.

Kenali Keuntungan dan Cara Bisnis Waralaba Ritel

Foto Berita Kenali Keuntungan dan Cara Bisnis Waralaba Ritel
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Jika Anda sudah memahami bisnis waralaba ritel, tidak salah jika Anda mulai melirik bisnis ini. Bisnis dengan sistem waralaba memang cocok bagi Anda yang tidak memiliki keberanian untuk menghidupkan brand baru.

Sementara ritel dapat menjadi pilihan bisnis yang tepat di tengah tingginya kebutuhan masyarakat Indonesia akan produk pangan yang cepat dan mudah dijangkau.

Jika Anda tertarik dengan bisnis waralaba ritel, berikut keuntungan dari bisnis waralaba ritel yang menguasai pasar Indonesia, seperti dikutip dari Finansialku.com.

1. Alfamart

Keuntungan bisnis waralaba toko ritel Alfamart yang pertama, yakni manajemen bisnis telah stabil karena terbangun sejak lama. Dengan demikian, Anda yang baru memulai bisnis bisa menjalankannya dengan tenang karena semua ide, manajemen, dan sistem pemasaran sudah tersedia dan siap digunakan.

Kedua, namanya sudah dikenal masyarakat. Sehingga proses pemasarannya tentu lebih mudah, terlebih manajemen finansialnya pun akan lebih mudah.

Umumnya, para investor lebih mudah memberikan modal kepada bisnis yang sudah berdiri stabil dan dinilai baik dari segi finansial serta pemasaran. Dengan begitu, Anda akan diuntungkan karena sistem manajemen diterapkan oleh pemilik waralaba. 

Adapun persyaratan bisnis waralaba ini, yaitu sudah berupa badan usaha. Badan usaha merupakan kesatuan yuridis atau hukum, teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan usaha sering disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda.

Syarat kedua, pemilik harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Hal ini dikarenakan bisnis yang berlokasi di Indonesia dan menjadi prosedur bisnis di negara ini.

Selanjutnya, lokasi usaha yang disarankan yakni luas area penjualan minimal 800 meter persegi. Luas ini di luar gudang dan ruang administrasi dan sudah memenuhi perizinan, termasuk izin tetangga, domisili, SIUP, NPWP, dan lainnya.

Terakhir, bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang telah diciptakan pihak Alfamart berlaku dan harus diikuti oleh pemilik franchise Alfamart.

2. Alfamidi

Beberapa keuntungan dari bisnis waralaba Alfamidi adalah pihak Alfamidi selalu siap membantu mitra dengan beberapa cara, seperti survei lokasi, studi kelayakan, persiapan operasional toko, renovasi, dan sebagainya, dukungan untuk pengurusan masalah perizinan, membantu menyediakan peralatan toko dan barang dagangan, menyeleksi dalam perekrutan karyawan, membangun program pemasaran terpadu, supervisi operasional berkesinambungan, pelaporan keuangan, promosi, pembukaan toko, hingga mendirikan image di tengah masyarakat. 

Sementara beberapa persyaratan bagi Anda yang berminat membuka bisnis waralaba toko ritel Alfamidi, yakni harus seorang WNI, mempunyai badan usaha (PT atau CV), menyediakan tempat lokasi seluas 400 meter persegi (di luar gudang dan tempat tinggal karyawan) dengan total keseluruhan lahan ± 400-500 meter persegi, memiliki izin tetangga, izin domisili usaha, UUG/HO, SITU, IMB, SIUP, TDP, NPWP dan NPPKP, serta STPUW. 

Untuk Kabupaten Serang, harus terdapat aturan jarak antar-minimarket, yaitu minimal 500 meter. Bila jarak di bawah angka yang ditetapkan, maka perizinan tidak dapat diterbitkan.

3. Indomaret

Keuntungan dari bisnis waralaba Indomaret yang bisa didapatkan, yaitu memiliki Brand Authority yang jelas, promosi tingkat nasional, transformasi pengetahuan, Anda ditempatkan sebagai pelaku bisnis, brand sudah dikenal masyarakat luas, bantuan survei lokasi untuk mengoptimalkan potensi pasar, dukungan sistem operasional yang sudah terintegrasi, sehingga investor tidak perlu terlibat secara full time, peluang berkembang, di mana investor bisa memiliki lebih dari satu toko, dan minimalisasi risiko dengan dukungan penuh dari pihak Indomaret.

Persyaratan bisnis Indomaret pun tak beda jauh dengan warabala ritel Alfamidi, di antaranya harus merupakan WNI, memiliki jiwa entrepreneur dan fokus mengembangkan bisnis Indomaret, ada perizinan seperti IMB/IPB ruang usaha/ruko/ kios, UUG/ HO, SIUP, TDP, NPWP, PKP, dan lainnya, mempunyai lokasi untuk pembukaan toko Indomaret di area komersial dengan luas 120-200 meter persegi, serta menyediakan dana investasi dengan estimasi RP394 juta.

4. Lion Express (Super Indo)

Bisnis waralaba Lion Express pun memiliki sejumlah keuntangan yang tidak kalah menarik, seperti compact supermarket yang memenuhi kebutuhan konsumen sehari-hari akan produk berkualitas dengan lebih dari 6.500 produk termasuk lebih dari 1.000 jenis produk segar (buah, sayur, daging, ikan).

Keuntungan selanjutnya, yakni community store yang berarti dekat dengan konsumen, baik di perumahan maupun apartemen, sehingga mempermudah akses masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lion Express merupakan anak perusahaan dari Super Indo dengan pengalaman dalam industri ritel sejak 1997. Selain itu, investor akan memiliki hak pakai merek dagang, sistem distribusi dan pelayanan yang sepenuhnya sama dengan sistem yang dijalankan di gerai-gerai Super Indo, dan Lion Express membantu persiapan yang diperlukan mulai dari survei lokasi, desain, pengembangan bangunan, hingga penataan layout dan persiapan pembukaan gerai.

Untuk persyaratannya, Anda yang berminat membuka bisnis waralaba toko ritel ini perlu menyediakan bangunan siap pakai dengan luas kurang lebih 500 meter persegi, serta menyiapkan investasi modal awal dengan nilai Rp2,5 miliar (dapat berubah-ubah sewaktu-waktu).

Jika Anda tertarik dengan bisnis waralaba ritel, maka pelajari dan kenali terlebih dahulu seluk-beluk bisnis waralaba ritel, keuntungan, hingga persyaratannya.

Tag: franchise, Ritel

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6450.834 2.678 627
2 Agriculture 1642.122 58.830 21
3 Mining 1896.174 15.254 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.201 0.505 71
5 Miscellanous Industry 1423.572 -19.807 46
6 Consumer Goods 2599.505 -7.787 51
7 Cons., Property & Real Estate 465.509 -6.115 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.795 5.554 71
9 Finance 1239.207 4.959 91
10 Trade & Service 794.825 -2.264 155
No Code Prev Close Change %
1 NATO 175 236 61 34.86
2 CLAY 306 382 76 24.84
3 SQMI 382 476 94 24.61
4 YPAS 575 710 135 23.48
5 HEXA 2,920 3,600 680 23.29
6 BNLI 705 855 150 21.28
7 VOKS 250 300 50 20.00
8 INRU 785 910 125 15.92
9 KMTR 334 382 48 14.37
10 DSSA 15,600 17,825 2,225 14.26
No Code Prev Close Change %
1 MTSM 206 157 -49 -23.79
2 AGRS 490 402 -88 -17.96
3 PADI 1,090 920 -170 -15.60
4 CANI 248 210 -38 -15.32
5 NAGA 280 240 -40 -14.29
6 SKYB 160 142 -18 -11.25
7 AKSI 394 350 -44 -11.17
8 PLIN 3,400 3,040 -360 -10.59
9 KIOS 2,000 1,790 -210 -10.50
10 MYTX 105 94 -11 -10.48
No Code Prev Close Change %
1 HOME 150 144 -6 -4.00
2 BUMI 174 174 0 0.00
3 ERAA 2,310 2,240 -70 -3.03
4 BNLI 705 855 150 21.28
5 PNLF 296 296 0 0.00
6 ASII 8,475 8,325 -150 -1.77
7 BHIT 69 68 -1 -1.45
8 BBRI 3,820 3,800 -20 -0.52
9 SSMS 1,205 1,210 5 0.41
10 INDY 2,180 2,130 -50 -2.29