Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:05 WIB. Grab - Ditinggal mitra pengemudi, Grab klaim perusahaannya lebih besar dari Go-Jek.
  • 21:53 WIB. Indosat - Indosat akan fokus di video streaming.
  • 21:50 WIB. Indosat - Indosat kejar target 4G di seluruh wilayah operasional.
  • 21:50 WIB. Bukalapak - Kantor Bukalapak di Bandung sudah beroperasi selama seminggu.
  • 20:27 WIB. Facebook - Facebook hapus 15,4 juta konten kekerasan.
  • 20:26 WIB. Apple - Tumblr untuk iOS hilang dari App Store.
  • 20:25 WIB. Jasnita - Jasnita lepas izin lisensi frekuensi 2,3 GHz.
  • 20:20 WIB. SpaceX - SpaceX tunda peluncuran roket Falcon 9.
  • 20:18 WIB. Anker - Anker rilis powerbank mungil kapasitas jumbo.
  • 20:16 WIB. Oppo - Oppo A7 siap sapa Indonesia.
  • 20:15 WIB. Realme - Ponsel Realme rambah toko offline.
  • 20:14 WIB. Go-Jek - Aplikasi Go-Jek meluncur bulan depan di Singapura.
  • 19:59 WIB. Indosat - Indosat tawarakan paket 1 GB seharga Rp51 sampai Rabu ini.
  • 19:58 WIB. Indosat - Indosat ekspansi jaringan ke luar Pulau Jawa untuk tingkatkan kualitas.
  • 19:57 WIB. First Media - First Media dan Internux janji bakal lunasi utang Rp708 miliar paling lambat pada 2020.

Jangan Buat Pelanggan Kecewa dengan 4 Kesalahan Dropshipping Ini

Foto Berita Jangan Buat Pelanggan Kecewa dengan 4 Kesalahan Dropshipping Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebagai pengusaha e-commerce atau penjual online, tentu Anda sudah tidak asing dengan istilah dropshipping, kan? Dalam gembar-gembor toko online saat ini, pengusaha yang profesional sekalipun kerap masih melakukan kesalahan terhadap dropshipping.

Banyak toko online yang hanya menunjukkan semangatnya di awal-awal pendirian, namun setelahnya berantakan. Meskipun ada beberapa faktor potensial yang dapat berkontribusi pada berantakannya toko, seperti yang dikutip Redaksi Warta Ekonomi melalui website Entrepreneur.com, telah ditemukan bahwa banyak pemilik toko yang gagal di area kunci yang sama, yakni dropshipping.

Berikut ini rangkuman kesalahan yang perlu pengusaha hindari saat menyiapkan dropshipping untuk penjualan di toko Anda:

1. Memilih pemasok yang salah

Beberapa pebisnis berpikiran bahwa membuat keputusan bisnis lebih penting daripada memilih pemasok yang tepat. Padahal pemasok Anda akan memengaruhi segalanya mulai dari kualitas produk hingga waktu pengiriman, jadi penting bahwa Anda memilih seseorang yang akan memberikan hasil yang Anda butuhkan.

Selain memeriksa ulasan dan testimoni untuk calon pemasok Anda, pertimbangkan untuk menempatkan pesanan pengujian. Ini akan memberi Anda pengalaman langsung dengan proses pengiriman dan memungkinkan Anda untuk melihat apakah produk memenuhi harapan Anda.

2. Menjadi tergantung pada satu vendor

Meskipun memilih pemasok yang berkualitas adalah langkah pertama yang penting, jangan biarkan diri Anda menjadi puas diri. Apa yang terjadi jika pemasok Anda kehabisan stok salah satu barang terlaris Anda? Parahnya lagi, bagaimana jika itu keluar dari bisnis sepenuhnya?

Ibaratnya, jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, masalah seperti itu dapat membahayakan toko Anda. Selalu siapkan pemasok cadangan, jadi jika terjadi sesuatu pada vendor utama Anda, Anda tetap dapat melakukan penjualan dan memenuhi pesanan pelanggan. Berhati-hatilah bahwa kontrak Anda dengan vendor utama Anda tidak melarang Anda memesan dari orang lain.

3. Biaya pengiriman kejutan

Ketika mencantumkan harga produk di situs web Anda, apakah Anda dimuka dengan biaya pengiriman Anda? Meskipun biaya pengiriman yang tinggi sering disebut sebagai alasan utama mengapa pembeli beralih dari toko Anda, bahkan lebih buruk lagi adalah biaya pengiriman "kejutan" yang tidak muncul sampai akhir pembelanjaan.

Untuk membuat pelanggan Anda senang, Anda perlu membuat biaya pengiriman Anda jelas dari awal. Banyak peritel yang paling baik menggunakan tarif tetap yang konsisten, atau menambahkan alat "kalkulator pengiriman" ke laman pesanan mereka.

4. Tidak ada pelacakan setelah pembelian

Pelanggan ingin tahu kapan mereka akan menerima pesanan mereka setelah membeli dari toko online. Namun, terlalu banyak bisnis dropshipping baru mengasumsikan bahwa interaksi mereka dengan pelanggan berakhir saat mereka mengklik tombol "checkout".

Kurangnya komunikasi hampir tidak akan meyakinkan pelanggan Anda tentang kualitas bisnis Anda - sebaliknya, mereka mungkin berpikir bahwa toko Anda adalah penipuan. Untuk memberi pelanggan Anda ketenangan pikiran dan menghindari keluhan, pastikan untuk menyediakan sistem pelacakan pesanan yang mudah digunakan dengan bantuan vendor Anda.

Kirim pembaruan email saat pesanan dikonfirmasi atau dikirim. Komunikasi yang konsisten sangat penting ketika penundaan pengiriman terjadi atau jika suatu barang sementara kehabisan stok. Memberikan layanan berkualitas dalam hal ini adalah kunci untuk menjaga kepuasan pelanggan.

Ketika dilakukan dengan benar, dropshipping dapat menjadi landasan model bisnis Anda, membantu Anda mendapatkan pesanan untuk pelanggan Anda secara tepat waktu dan efisien. Ketika Anda mengambil langkah-langkah untuk menghilangkan kesalahan rutin dari model bisnis Anda, Anda akan dapat memberikan layanan berkualitas yang diharapkan dan layak bagi pelanggan Anda.

Tag: Tips Bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6005.297 -7.053 616
2 Agriculture 1442.671 -1.953 20
3 Mining 1844.938 -18.572 47
4 Basic Industry and Chemicals 790.570 -1.875 71
5 Miscellanous Industry 1413.515 -4.728 45
6 Consumer Goods 2338.209 -9.153 49
7 Cons., Property & Real Estate 423.665 3.328 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.855 -15.574 71
9 Finance 1145.996 8.015 91
10 Trade & Service 807.510 -3.038 150
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 151 202 51 33.77
2 MTSM 139 179 40 28.78
3 SURE 2,930 3,660 730 24.91
4 POLA 228 284 56 24.56
5 KBLV 372 450 78 20.97
6 LPLI 107 124 17 15.89
7 MPRO 770 860 90 11.69
8 IMAS 1,960 2,150 190 9.69
9 TIRA 138 150 12 8.70
10 INRU 640 690 50 7.81
No Code Prev Close Change %
1 AMAG 338 272 -66 -19.53
2 GMTD 14,800 12,100 -2,700 -18.24
3 NIPS 400 350 -50 -12.50
4 RODA 388 340 -48 -12.37
5 ABMM 2,150 1,885 -265 -12.33
6 PYFA 191 171 -20 -10.47
7 PRIM 815 730 -85 -10.43
8 TRIS 250 228 -22 -8.80
9 AKSI 280 260 -20 -7.14
10 INCI 535 500 -35 -6.54
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,840 1,980 140 7.61
2 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
3 TRUK 151 202 51 33.77
4 BBCA 24,825 25,100 275 1.11
5 BBRI 3,490 3,520 30 0.86
6 ADRO 1,545 1,485 -60 -3.88
7 INKP 11,900 11,250 -650 -5.46
8 WSKT 1,530 1,630 100 6.54
9 PGAS 2,070 2,030 -40 -1.93
10 PTBA 4,740 4,660 -80 -1.69