Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Multifinance - OJK mencatat penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 5,14% menjadi Rp433,9 triliun.
  • 15:03 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan optimis tingkat kepesertaan mencapai 95% pada tahun 2019 ini.

Pegub Kewirausahaan, Maksimalkan OK OCE?

Foto Berita Pegub Kewirausahaan, Maksimalkan OK OCE?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat Peraturan Gubernur (Pergub) kewirausahaan untuk aturan dasar program OK OCE. Pergub tersebut akan mengatur prosedur sampai pendampingan OK OCE.

Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO), Faransyah Jaya, mengatakan standar pendampingan OK OCE sebelumnya masih asal-asalah, sehingga tidak ada pendidikan dan prosedur yang jelas. Karena itu, dengan adanya Pergub tersebut maka OK OCE dapat berjalan maksimal.

"Jadi kayak standar pendamping kemarin kan masih istilahnya sedikit asal-asalanlah. Dengan ini kan jelas pendidikannya, prosedurnya," ujarnya di Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Ia berharap dengan Pergub itu menjadi standar pegangannya para SKPD menjalankan kewirausahaan di Jakarta.

"Jadi yang sekarang ini kan ada 7 PAS yakni  pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran laporan keuangan dan, permodalan," terangnya.

Terkait nama Pergub 102 tahun 2018, Faransyah menjelaskan, mengapa tidak menyertakan nama OK OCE. Hal itu untuk mempermudah pemahaman masyarakat. Sebab OK OCE lebih kepada sebuah brand atau penyebutan.

"Agar lebih jelas pemahamannya, OK OCE kan bahasa Inggris dan memang slogan yang digunakan waktu kampanye. Kalau nama program resmi seperti di Pergub," jelasnya.

Aturan tersebut tertulis dalam Pergub 102 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT). Pergub itu sudah diteken Anies 9 Oktober 2018 lalu.

Tag: Oke Oce

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56