Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Lurah di Bandung Ditahan Gara-Gara Korupsi Proyek Jalan

Foto Berita Lurah di Bandung Ditahan Gara-Gara Korupsi Proyek Jalan
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Lurah Warung Muncang Dayat Hidayat ditahan atas kasus dugaan korupsi proyek jalan dalam program inovasi pembangunan dan pemberdayaan kewilayahan (PIPPK) di Kota Bandung, Jawa Barat, dengan kerugian mencapai Rp118 juta.

"Penyidik Kepolisian Resor Kota Besar Bandung telah menyerahkan tahap dua. Tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi," ujar jaksa Kejari Bandung Agusman R. Kusmawan di Bandung, Kamis.

Dayat diduga telah menyelewengkan dana PIPPK untuk pembangunan jalan di RW 02, 03, 04, 05, 06, 09, dan 10 serta rehab Gedung RW 06 pada tahun anggaran 2015.

"Diindikasi kegiatan tersebut tidak dilaksanakan sesuai dengan peraturan ataupun petunjuk teknis," katanya.

Saat ini, Dayat telah ditahan oleh pihak jaksa dan dititipkan ke Rutan Kebonwaru Bandung, Rabu (17/10). Tersangka ditahan selama 20 hari.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengaku telah mencium adanya dugaan praktik korupsi saat masih menjabat sebagai wakil wali kota mendampingi Ridwan Kamil.

"Waktu itu Mang Oded mendapat laporan dari tiga hingga empat ketua RW, lalu dipanggil Lurah Warung Muncang dan Camat Bandung Kulon," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Oded mendapat informasi adanya indikasi dugaan korupsi yang melibatkan pihak ketiga.

Ia pun meminta lurah dan camat terkait segera menyelesaikannya.

Namun, kata dia, perintahnya tidak dituruti sehingga pada akhirnya Dayat harus berurusan dengan hukum.

Karena berstatus ASN, pemkot akan memberikan bantuan hukum dari Bagian Hukum Setda Kota Bandung.

"Tiba-tiba sekarang muncul (kasus korupsi), berarti instruksi saya tidak dilaksanakan. Tidak dipertanggungjawabkan," katanya.

Menurut Oded, hal ini menjadi peringatan keras bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandung untuk tidak bermain-main dengan anggaran, terutama yang menyangkut pembangunan fasilitas publik.

Ia pun berharap peran serta masyarakat untuk senantiasa mengawasi dan melaporkan setiap pembangunan yang melibatkan uang negara jika ada kejanggalan.

"Saya tentu sangat berterima kasih kalau masyarakat mau dan berani melapor. Kami akan menindaklanjuti," katanya.

Tag: korupsi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing