Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Wiranto Panggil Pejabat Bahas Pembelian Sukhoi, Terancam Amerika?

Foto Berita Wiranto Panggil Pejabat Bahas Pembelian Sukhoi, Terancam Amerika?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Wiranto memanggil sejumlah pejabat untuk rapat pagi ini. Hadir dalam kegiatan ini di antaranya Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan dan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Elfien Goentoro.

Wiranto mengatakan, rapat kali membahas proyek kerjasama pembuatan pesawat tempur Korea Fighter eXperiment dan Indonesia Fighter eXperiment (KFX dan IFX). Tidak hanya itu,  juga terkait pembelian pesawat Sukhoi SU-35 dari Rusia.

"Kita membahas pembelian pesawat Sukhoi S-35," katanya di Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Sekadar diketahui, kerja sama KFX dan IFX rencananya dimulai tahun 2022. Bahkan bakal diproduksi PTDI dan purwarupanya diharapkan uji coba pada 2020 mendatang. Sementara untuk pembelian Sukhoi S-35, Indonesia rencananya akan membeli pesawat itu sebanyak 11 pesawat. Dua pesawat di antaranya akan tiba pada tahun depan.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan dan Komunikasi Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal (TNI) Totok Sugiarto, menjelaskan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) militer Indonesia masih menggunakan yang dulu belum ada penambahan kecuali Sukhoi.

"Sukhoi akan tiba di Indonesia pada 2019 nanti (sebanyak) 2 unit," imbuhnya.

Tag: Wiranto

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing