Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Prabowo klaim Gerindra banyak caleg perempuan DPR RI, padahal PSI paling banyak.
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Kalau dibilang Jokowi pakai teks dan Prabowo pakai isi otak isinya hoax.
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Isi otak Prabowo tak lebih dari hoax dan kebohongan.
  • 16:45 WIB. Mahendradatta - Berdasarkan UU pemasyarakatan, Ba'asyir memenuhi syarat pembebasan bersayarat.
  • 16:45 WIB. Mahendradatta - Sudah sewajarnya Abu Bakar Ba'asyir mendapatkan pembebasan.

Berhenti Gunakan "Corporate-Speak", Jadi Pengusaha yang Lebih Merakyat

Foto Berita Berhenti Gunakan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Apa sih yang dimaksud dengan “corporate-speak”? Mungkin istilah tersebut masih asing di telinga Anda yang awam dalam dunia perbisnisan. “Corporate-speak” biasa juga disebut dengan corporate jargon, yakni jargon atau bahasa yang sering digunakan di perusahaan besar, birokrasi, dan tempat kerja serupa. Jika Anda sudah menjadi seorang wirausaha, ada baiknya Anda menghindari menggunakannya. Jadilah wirausaha yang merakyat.

Banyak orang memasuki dunia wirausaha setelah mendekam selama bertahun-tahun dalam pekerjaan atau karier yang tidak memuaskan. Mereka tentu sudah sering mendengar para manajer dan pejabat perusahaan mengisi otak mereka dengan email-email impersonal, buletin, dan tidak ada satu pun terima kasih di dalamnya.

Membiasakan diri dengan hal-hal yang baik merupakan sesuatu yang positif. Untuk menarik pelanggan atau pun investor ke dalam bisnis Anda, dengan menggunakan bahasa yang sopan tentu akan lebih mudah melakukannya.

Ambil jenis bahasa itu dan masukkan ke dalam usaha baru Anda, hilangkan kebiasaan perusahaan lain yang tidak melibatkan kata terima kasih di dalamnya. Coba buat kalimat yang jauh dari gaya korporat dan lebih kepada gaya pribadi sesuai dengan merek yang ingin Anda pasarkan.

Berikut adalah tiga alasan spesifik bagi Anda, kenapa Anda harus menghindari “corporate-speak” ketika berbicara mewakili bisnis Anda:

Sulit melakukan pendekatan dengan pelanggan

Menurut Entrepreneur.com, pelanggan yang masih awam dengan merek dagang Anda, akan malas melakukan komunikasi apabila bahasa yang Anda gunakan terlalu korporat. Coba belajar berbicara dan menulis dengan cara yang memiliki sentuhan pribadi yang unit dari diri Anda dan memungkinkan pelanggan untuk merangkul gaya Anda.

Semakin Anda mampu melakukan ini, semakin banyak orang akan memberi tahu orang lain tentang Anda dan melihat Anda karena kepribadian.

Anda harus lebih menarik

Setiap pengusaha memiliki cerita tentang bagaimana mereka memulai bisnis, apa yang membuat mereka melakukannya dan bagaimana kegagalan dan kesuksesan terbentuk di mana mereka saat ini. Anda harus menarik di mata pelanggan Anda.

Dengan menggunakan bahasa yang lebih pribadi dan menghindari penggunaan “corporate-speak” dapat membuat mereka tidak canggung untuk berinteraksi dengan Anda. Ingat bahwa sebagai seorang wirausahawan, Anda tidak hanya menjual bisnis atau jasa Anda tetapi juga diri Anda sendiri kepada orang-orang.

Anda harus lebih bisa berhubungan

Ketika menggunakan bahasa yang kaku dan serius mungkin Anda memang akan terlihat berwibawa, namun apabila sasaran pelanggan Anda adalah remaja, atau bahkan orang tua sekali pun akan merasa bosan dan enggan membangun hubungan dengan bisnis Anda.

Introvert dan ekstrovert adalah wirausahawan yang sukses dan mereka harus belajar bagaimana menjadi relatable dalam cara yang berbeda. Jika Anda berbicara berita, cuaca dan olahraga sepanjang waktu dan tidak ada yang lain, maka orang mungkin tidak berhubungan dengan bisnis Anda (kecuali itu model bisnis Anda).

Semua orang mengerti bahasa keberhasilan dan kegagalan. Setiap orang pernah mengalaminya dalam kehidupan pribadi mereka. Mampu menulis dan berbicara dengan cara yang memungkinkan Anda untuk menjadi lebih relevan dengan orang-orang, akan membantu Anda mendapatkan pelanggan lebih banyak lagi.

Jika Anda telah bekerja di dunia korporat, maka Anda sudah tahu bagaimana bahasa yang dibicarakan perusahaan telah membuat Anda merasakan diajak berbicara terus-menerus dengan bahasa seperti itu. Apakah Anda ingin mengeluarkan getaran tersebut sebagai wirausahawan? Jika tidak, maka jadilah lebih relatable dan saksikan bisnis Anda tumbuh.

Tag: Tips Bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56