Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. WeChat - WeChat butuh 7 tahun untuk jadi aplikasi super.
  • 20:58 WIB. Huawei - Huawei bikin asisten pintar penantang Amazon dan Google.
  • 20:49 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo resmi cabut izin frekuensi First Media, Bolt, dan Jasnita.
  • 16:25 WIB. Asus - Asus ZenBook Pro 15, laptop 2 layar seharga Rp36 juta.

Harga Tiket ke Palu Cenderung Masih Mahal

Foto Berita Harga Tiket ke Palu Cenderung Masih Mahal
Warta Ekonomi.co.id, Palu -

Harga tiket pesawat tujuan ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, maupun sebaliknya pascagempa tsunami pada 28 September lalu masih belum stabil, bahkan cenderung masih mahal.

"Harga tiket ke Kota Palu maupun sebaliknya Palu-Makassar-Jakarta masih sangat mahal, makanya saya menunggu saja beberapa hari kedepan sampai harga turun baru beli. Kalau tidak percaya bisa dicek di internet," kata seorang calon penumpang, Fauzi, di Palu, Sabtu.

Dia mengatakan harga tiket tujuan Makassar menembus Rp900.000-an untuk penerbangan Senin, belum maskapai penerbangan Lion dan Garuda sudah tembus di harga satu jutaan.

Senada dengan calon penumpang lainnya, Michel akhirnya mengurungkan niat membeli tiket tujuan Jakarta karena harga tiket pada Sabtu (20/19) sampai dua hari kedepan untuk penerbangan langsung masih di atas Rp1,5 jutaan dan harga itu masih bisa naik.

"Itu harga per hari ini (Sabtu) kalau booking dua hari ke depan. Ada apakah sebenarnya ini, apakah pihak maskapai penerbangan sengaja memainkan harga di saat orang terkena bencana," katanya.

Menurut mahasiswa Universitas Trisakti itu kedatanganya ke Palu melihat keluarga yang terkena musibah bencana gempa. Beruntung, keluarganya selamat. Hanya saja waktu ingin balik harga tiket pesawat melambung tinggi jauh sebelum gempa itu terjadi.

Harga standar untuk ke Makassar hanya sekita Rp600.000-an, sementara ke Jakarta paling tinggi Rp800.000 sampai Rp1 jutaan. Tetapi pascabencana harga semakin mahal dan tidak terkendali hanya beberapa jam harga terus naik.

"Ini perlu perhatian pemerintah untuk memberikan teguran kepada maskapai penerbangan yang seenaknya memainkan harga tiket yang diluar kewajaran apalagi Palu sedang berduka saat ini," katanya.

Seorang calon penumpang lainnya, Herman saat dikonfirmasi sedang berada di Makassar mengeluh karena harga tiket dua hari ke depan sudah menembus di harga Rp900.000 lebih, nanti di hari Jumat depan harga baru Rp600.000-an itupun maskapai Sriwijaya, sedangkan Lion di atas Rp700.000.

"Kenapa harga tiket ini begitu cepat naik, semestinya dikasih kelonggaran, kasihan sudah kena gempa malah mereka meraup untung. Apalagi pesawat yang flightnya transit seperti NAM bisa di atas satu jutaan," katanya.

Berdasarkan data pihak Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, per 19 Oktober 2018, pergerakan penumpang yang datang dari 18 penerbangan mencapai 1.931 orang dewasa, anak-anak 128 orang dan bayi 31 orang. Sementara penumpang yang berangkat dari 18 penerbangan sebanyak 1.965 orang dewasa dan anak-anak 21 orang serta bayi sembilan orang.

Harga tiket pesawat pascagempa dan tsunami saat bandara mulai aktif cukup tinggi, bahkan menembus Rp4 jutaan untuk tujuan Jakarta, sementara Makassar dan Balikpapan tembus Rp2 jutaan. Harga tiket sampai ini belum stabil sementara jumlah penumpang melonjak.

Tag: Palu, Gempa Palu

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35