Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 04:38 WIB. Scottish Cup Final: Hearts 1 vs 2 Celtic
  • 04:36 WIB. German DFB Cup: RB Leipzig 0 vs 3 Bayern Munchen
  • 04:33 WIB. Copa Del Rey: Barcelona 1 vs 2 Valencia¬†
  • 23:23 WIB. Asuransi - Traveloka meluncurkan produk asuransi perlindungan rumah selama momen Lebaran 2019.
  • 23:20 WIB. Hoax - Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 30 berita hoax selama momen ricuh 22 Mei.

Sistem Tanam Rapat Tingkatkan Produktivitas Jagung

Sistem Tanam Rapat Tingkatkan Produktivitas Jagung - Warta Ekonomi
WE Online, Kediri -

Sistem tanam jarak rapat pada tanaman jagung mampu meningkatkan produktivitas tanaman. Sistem ini perlu di sosialisasikan kepada petani, sehingga pendapatan petani bisa bertambah.

Sistem tanam jarak rapat jagung ini sudah dilakukan Kelompok Tani (Poktan) “Tani Mapan”, di  Desa Mejono, Kec. Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Panen dilakukan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko, Presiden Direktur PT BISI International Tbk (BISI) Jemmy Eka Putra, Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tjiu Thomas Effendy, Dirjen Tanaman Pangan, Kementan Sumarjo Gatot Irianto.

Panen jagung tanam jarak rapat ini berlangsung di areal seluas 42,8 hektare di Desa Mejonoyang diikuti seribu petani dari seluruh wilayah Jawa Timur dan perwakilan di beberapa provinsi di Indonesia. Acara bertajuk “Guyub Panen Nusantara” menggunakan benih BISI-18. Benih ini ditanam jarak rapat (dekat) 60 cm x 15 cm. Hasil panen tanam rapat bisa mencapai 12,8 ton pipil kering per hektare. Paling rendah produktivitas 10 ton pipilan kering per hektar.

"Jagung hibrida yang ditanam ini varietas BISI-18.Usia tanaman 107 hari, sudah bisa kita penen, " kata Moeldoko, di Kediri, Kamis (18/10/2018).

Moeldoko mengatakan, dalam  satu hektar jumlah tanaman jagung hibrida BISI-18 mencapai 100.000 pohon. Pada penanaman biasa, jumlah populasi tanaman hanya 62.500 pohon. Hasil produksi  mencapai lebih dari 10 ton/ha-12 ton/ha.

Jika luas areal tanam jagung jarak rapat ini mencapai 42,8 hektar, maka produksi lebih dari 428 ton jagung.

"Luas lahan 42,8 hektar ini hampir setengah dari luas lahan panen keseluruhan di desa Menjono,” kata Moeldoko.

Luas lahan panen jagung di Kabupaten Kediri hingga Oktober 2018 mencapai lebih dari 15.347 hektar. Sementara areal tanam jagung dalam setahun mencapai 46.300 hektar. Secara keseluruhan luas panen jagung di Jawa Timur, hingga Oktober 2018 mencapai 104 hektar.

Moeldoko menyebutkan HKTI hadir sebagai solusi bagi petani dan pertanian Indonesia karena organisasi ini mencari dan menawarkan solusi bagi permasalahan petani seperti masalah lahan, teknologi, permodalan, manajemen, hingga pasca panen.

“HKTI menginginkan petani terlibat dalam proses produksi dari hulu hingga pasca panen. Karena value yang tinggi di sektor pertanian adalah pasca panen. Untuk membangun kemandirian pangan dan pertanian nasional, HKTI menjadi mitra strategis pemerintah yang positif, baik di pemerintahan pusat maupun pemerintahan daerah,” tegasnya.

Jemmy Eka Putra, mengatakan penerapan inovasi penting untuk menghasilkan varietas yang terbaik. Jagung hibrida BISI-18 produktivitas tinggi, yaitu 10 ton/ha sampai 12,5 ton/ha.

“Varietas ini bisa ditanam jarak rapat. Dalam  satu hektar bisa 100.000 pohon. Padahal selama ini petani kita biasa tanam 62.5000 pohon per hektare,” katanya.

Jemmy menyebutkan  Provinsi Jawa Timur sebagai penyumbang produksi Jagung terbesar di Indonesia karena luas areal tanaman jagung di Jatim mencapai lebih dari 1 juta hektar.

Tahun depan BISI menargetkan adanya peningkatan produktivitas jagung pipil. Perusahaan ini berencana akan meningkatkan kemitraan dengan petani jagung hingga 100.000 hektare. Dalam tiga tahun ini BISI sudah menjalin kemitraan dengan petani jagung seluas 88.638 hektare.

Tag: Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Yosi Winosa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62