Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:51 WIB. PLN - PLN sedang mengupayakan pemenuhan daya listrik untuk kompor listrik.
  • 18:49 WIB. PLN - PLN masih mempunyai batas hutang 300% atau hingga Rp2.000 triliun.
  • 18:46 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menargetkan pembangunan 51.000 unit rumah untuk MBR melalui skema pembiayaan BP2BT.
  • 18:22 WIB. AFPI - AFPI menargetkan penyaluran pinjaman Rp40 triliun pada 2019.
  • 17:55 WIB. AP I - Bandara NYIA sudah mencapai 30% fisik pembangunan.
  • 17:54 WIB. AP I - AP I buka peluang rute penerbangan dari Asia dan Timur Tengah via Bandara NYIA.
  • 17:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel melalui T-Cash jalin kerja sama strategis dengan CRP Group.

Singapura Adalah Negara Paling Ramah untuk Bisnis, Tertarik Buka Bisnis di Sana?

Foto Berita Singapura Adalah Negara Paling Ramah untuk Bisnis, Tertarik Buka Bisnis di Sana?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tahukah Anda bahwa Singapura adalah negara yang paling ramah untuk bisnis di Asia? Singapura menempati peringkat ke-10 ekosistem paling baru di dunia menurut laporan dari firma riset Kompas. Negara itu secara konsisten peringkat No. 1 untuk kemudahan melakukan bisnis, oleh Bank Dunia.

Maka tidak heran apabila ratusan perusahaan multinasional termasuk Uber, Toyota, Facebook, dan Google bermarkas di sana. Setelah mengutip dari Entrepreneur.com, ternyata ini alasan kenapa Singapura dinobatkan sebagai negara yang ramah bisnis di Asia:

Singapura Baik untuk Investasi

Sebagai kendaraan untuk tujuan investasi, perusahaan-perusahaan dari seluruh dunia ingin mendirikan perusahaan induk Singapura untuk investasi bisnis Asia Pasifik mereka. Perusahaan-perusahaan dari India sangat tertarik untuk melakukannya karena ikatan bilateral yang kuat.

Hubungan ini semakin diperkuat ketika Perjanjian Perdagangan Bebas Singapura (Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Singapura - CECA) ditandatangani pada 2005, yang tidak hanya membantu meningkatkan volume perdagangan antara kedua negara ini, tetapi juga membantu Singapura meningkatkan daya tariknya, sebagai tujuan investasi utama.

Dengan lingkungan bisnisnya yang ramah, infrastruktur kelas dunia, dan salah satu kerangka pajak terbaik di dunia, Singapura adalah tempat terbaik bagi setiap investor untuk meningkatkan bisnis mereka dan kehadiran mereka di Asia.

Pendanaan Melimpah dengan Harga Rendah

Singapura adalah rumah bagi lebih dari 128 bank komersial, 31 bank dagang, 365 pengelola dana dan 604 pemegang lisensi layanan pasar modal. Sebagai pusat utama untuk manajemen kekayaan dan investasi di seluruh Asia, mudah bagi bisnis untuk memiliki akses ke layanan perbankan swasta dan komersial untuk membiayai ekspansi mereka dengan suku bunga rendah.

Berbagai insentif pajak, skema pembiayaan dan hibah uang tunai mendorong bisnis untuk mengatur entitas mereka di negara tersebut.

Sistem Pajak yang Efisien

Kebijakan pajak terbuka dan jujur, pembebasan pajak, dan insentif keuangan menjadikan Singapura tujuan yang paling dicari di kawasan APAC bagi perusahaan yang ingin masuk ke pasar Asia.

Bersama dengan sistem pajak penghasilan tingkat perusahaan tunggal, pemerintah telah menandatangani lebih dari 21 perjanjian perdagangan bebas dengan 27 ekonomi dan 76 penghindaran komprehensif perjanjian pajak berganda yang memfasilitasi kelancaran bisnis lintas batas. Insentif pajak ini telah menarik dan mempertahankan bisnis asing, investor dan start-up ke Singapura.

Proses Penyiapan Perusahaan yang Mudah

Menyiapkan bisnis di Singapura adalah sederhana dan lugas. Negara ini menyambut baik dengan investor senjata terbuka, wirausahawan, dan profesional yang dapat melengkapi ekonomi.

Mengumpulkan Modal dan Dana

Singapura adalah salah satu tujuan paling menguntungkan untuk meningkatkan pendanaan internasional dan menciptakan pusat perbendaharaan regional. Merek global memanfaatkan kenyamanan operasional untuk mendirikan pos terdepan. Investasi di Singapura jauh lebih mudah daripada di negara-negara seperti India di mana investor harus menjalani yurisdiksi berisiko tinggi.

Pemerintahan dan Ekonomi yang Stabil

Ketika pemerintah di seluruh dunia memimpikan kewirausahaan untuk menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi ke depan, penting untuk melihat kisah pertumbuhan yang diadopsi oleh pemerintah Singapura. Pemerintahan yang stabil, transparan dan tertib, dengan visi untuk membawa bangsa ini ke jalur progresif telah membawa Singapura menjadi pusat bisnis dan inovatif.

Sistem politiknya efisien, di mana setiap undang-undang, kebijakan, dan peraturan dibingkai dengan mengingat pendekatan rasional dan pro-bisnis. Selain itu, pemerintah telah mengembangkan infrastruktur kelas dunia dengan sistem transportasi jalan raya yang sangat baik dan fasilitas komunikasi.

Tag: Singapura

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56